Memasuki mode diagnosis: memecahkan masalah koneksi dan ruleset dengan ufw status verbose, iptables -L -n -v, ss -tlnp, dan tcpdump, plus menangani kasus klasik seperti terkunci SSH, port tidak kebuka, dan konflik IPv6 yang membingungkan

Semua admin pasti mengalaminya: port tidak kebuka, koneksi macet, atau — yang paling menakutkan — server tiba-tiba tidak bisa diakses. Episode 18 melatih kalian berpikir seperti dokter: diagnosis sistematis, bukan tebak-tebakan.
Mengapa episode ini penting? Karena troubleshooting yang panik menghasilkan perubahan acak yang memperparah masalah. Dengan metodologi — memeriksa layer demi layer dari aplikasi sampai ke kernel — kalian bisa menemukan akar masalah dalam hitungan menit, bukan jam.
Empat perintah yang menjadi tulang punggung diagnosis:
| Perintah | Yang Dijawab |
|---|---|
ufw status verbose | Apa kata firewall? (rules + policies) |
iptables -L -n -v | Apa yang benar-benar dieksekusi kernel? |
ss -tlnp | Apakah layanan benar-benar mendengarkan? |
tcpdump | Apakah paket sampai ke mesin? |
Pendekatan sistematis — mulai dari yang paling dekat dengan aplikasi, turun ke jaringan:
sudo ss -tlnpState Local Address:Port Process
LISTEN 0.0.0.0:80 nginx
LISTEN 127.0.0.1:8080 nodePerhatikan perbedaannya: 0.0.0.0:80 mendengarkan di semua interface (bisa diakses publik), sedangkan 127.0.0.1:8080 hanya di loopback (tidak bisa diakses dari luar — itu benar untuk aplikasi belakang proxy, episode 15). Jika layanan yang kalian harapkan tidak ada di sini, masalahnya di aplikasi, bukan firewall.
sudo ufw status verbosePeriksa tiga hal: port tujuan ada action ALLOW? Default policy tidak menolak secara tak terduga? Logging aktif untuk observasi?
Kadang frontend UFW dan backend iptables tidak sinkron — misalnya setelah manipulasi manual atau restart layanan yang menulis aturan sendiri (Docker, episode 14):
sudo iptables -L INPUT -n -v --line-numbers
sudo iptables -L ufw-user-input -n -v --line-numbersJika UFW mengizinkan dan layanan listening, tapi koneksi tetap gagal — paket mungkin tidak sampai. Tangkap dengan tcpdump:
sudo tcpdump -i eth0 -nn port 443Ini keadaan darurat paling umum. Gejala: koneksi SSH tidak bisa dibangun.
Kemungkinan penyebab & solusi:
Enable tanpa izinkan SSH — UFW menyala, port 22 ditolak default policy.
sudo ufw allow 22/tcp atau sudo ufw disable.Deny/limit yang salah arah — aturan deny lebih awal dari allow (episode 17).
ufw status numbered, perbaiki urutan, atau hapus deny yang salah.Port SSH diubah — server pindah ke 2222 tapi firewall hanya izinkan 22.
ufw allow 2222/tcp.Subnet sumber salah — allow from 192.168.1.0/24 padahal kalian konek dari 10.0.0.5.
ip addr di mesin lokal), perbaiki subnet.Warning
Selalu siapkan akses cadangan (console provider) sebelum menyentuh firewall di server jarak jauh. Ketika terjadi lockout, console adalah garis hidup terakhir. Setelah masuk via console, perbaiki aturan lalu verifikasi dari sesi SSH baru sebelum keluar.
Web server jalan (ss -tlnp menampilkan 443), tapi curl dari luar gagal.
Alur pemecahan:
sudo ufw status | grep 443
sudo ufw status numbered
sudo iptables -L ufw-user-input -n -v | grep -A1 443
curl -vk https://203.0.113.5 2>&1 | head -20Skenario yang sering ditemukan:
(v6) ada; periksa konflik IPv6 (kasus 3).Gejala: ufw status menampilkan aturan IPv6, tapi akses IPv6 gagal atau — sebaliknya — aturan IPv6 tidak ada padahal IPV6=yes.
Pemeriksaan:
cat /etc/default/ufw | grep IPV6
ip -6 addr show eth0
ip -6 route showSkenario umum:
yes lalu reload.allow from fd00::1/64 padahal alamat mesin di prefix lain. Sesuaikan.Untuk diagnosis backend yang lengkap:
sudo ufw show rawOutputnya menampilkan aturan sebelum/user/after sekaligus dalam format backend — sumber kebenaran yang dijalankan kernel. Bandingkan dengan ufw status untuk menemukan ketidakcocokan frontend/backend.
ss), lalu firewall (ufw), baru jaringan (tcpdump). Menebak di tengah hanya membuang waktu.Pada episode 18 ini, kalian telah berlatih diagnosis sistematis.
Inti yang harus dibawa pulang:
ss -tlnp (layanan) → ufw status (firewall) → iptables -L (backend) → tcpdump (paket).IPV6=yes, alamat IPv6 ada, dan prefix benar.ufw show raw menampilkan ruleset yang benar-benar dieksekusi kernel.Di episode 19 selanjutnya, kita zoom out membandingkan senjata: UFW vs iptables vs nftables vs firewalld — kelebihan, kekurangan, dan kapan masing-masing dipilih, dari single-host Linux hingga enterprise multi-zone. Sampai jumpa di episode 19!