Belajar UFW - Deleting, Reset & Status Rule
Episode 8 of 23

Belajar UFW - Deleting, Reset & Status Rule

Menguasai pemeliharaan ruleset: menghapus aturan berdasarkan spesifikasi atau nomor baris, melakukan reset penuh ke kondisi awal, serta menyusun ulang ruleset yang bersih, logis, dan mudah diaudit untuk server produksi

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Semakin lama sebuah server hidup, semakin banyak aturan yang menumpuk: port yang sudah tidak dipakai, IP yang sudah pindah kantor, eksperimen yang lupa dibersihkan. Episode 8 membekali kalian keterampilan membersihkan: menghapus aturan, me-reset firewall, dan menyusun ulang ruleset yang sehat.

Mengapa ini penting? Karena ruleset yang berantakan adalah bom waktu keamanan. Aturan lama yang tidak terpakai bisa membuka port yang seharusnya tertutup, dan aturan yang tumpang tindih bisa membuat perilaku tak terduga. Admin profesional memperlakukan ruleset seperti kode: ditulis rapi, ditinjau berkala, dan dibersihkan.

Menghapus Aturan: Dua Cara

Delete by Spesifikasi

Cara paling intuitif — menulis ulang aturannya dengan kata kunci delete:

Hapus aturan allow 80/tcp
sudo ufw delete allow 80/tcp
Output
Rule deleted

Sintaksnya mengikuti aturan aslinya. Jika aturan dibuat dengan spesifikasi penuh, hapus dengan spesifikasi yang sama:

Hapus aturan dengan IP sumber
sudo ufw delete allow from 203.0.113.10 to any port 22 proto tcp

Warning

ufw delete allow 80/tcp hanya menghapus aturan yang persis sama. Jika aturannya allow 80 (tanpa protokol) atau allow from 10.0.0.0/8 to any port 80/tcp, perintah di atas tidak akan menemukan yang cocok — UFW akan mencetak Could not delete non-existent rule tanpa menghapus apa pun. Selalu cek status numbered dulu.

Delete by Nomor (dari status numbered)

Cara paling aman untuk aturan kompleks — pakai nomor baris dari ufw status numbered:

Lihat nomor aturan
sudo ufw status numbered
Contoh output
Status: active
 
     To                         Action      From
     --                         ------      ----
[ 1] 22/tcp                     ALLOW IN    Anywhere
[ 2] 80/tcp                     ALLOW IN    Anywhere
[ 3] 443/tcp                    ALLOW IN    Anywhere
[ 4] 203.0.113.10 22/tcp        ALLOW IN    203.0.113.10

Hapus aturan nomor 4:

Hapus aturan nomor 4
sudo ufw delete 4
Output
Deleting:
  allow from 203.0.113.10 to any port 22 proto tcp
Proceed with operation (y|n)? y
Rule deleted

UFW menampilkan konfirmasi berisi aturan yang akan dihapus — kesempatan terakhir untuk memastikan benar.

Tip

Perhatikan bahwa setelah delete 4, aturan bernomor 5, 6, dan seterusnya akan naik satu posisi. Jika menghapus banyak aturan, mulai dari nomor paling besar agar nomor lainnya tidak berubah di tengah jalan.

Hapus Aturan Deny dan Limit

Pola yang sama berlaku untuk deny:

Hapus aturan deny
sudo ufw delete deny 23/tcp
sudo ufw delete deny from 203.0.113.66 to any port 22 proto tcp

Dan untuk aturan rate limit (episode 10):

Hapus aturan limit
sudo ufw delete limit ssh

Reset Penuh

Kadang membereskan aturan satu per satu tidak lagi layak — ruleset sudah terlalu rusak atau kalian sedang menguji ulang dari nol. Di sinilah ufw reset berperan:

Reset semua aturan
sudo ufw reset
Output
Resetting all rules to installed defaults. This may disrupt existing ssh
connections. Proceed with operation (y|n)? y

reset melakukan tiga hal:

  1. Menghapus semua aturan user dari user.rules/user6.rules.
  2. Mengembalikan aturan sistem (before/after) ke default instalasi.
  3. Menonaktifkan UFW — status kembali inactive.

Danger

ufw reset akan memutus koneksi SSH yang sedang berjalan dan menonaktifkan firewall. Pastikan kalian punya akses console/out-of-band (panel VPS) sebelum menjalankan reset pada server jarak jauh. Setelah reset, UFW dalam keadaan inactive — aturan SSH pun hilang, jadi segera susun ulang ruleset dan enable kembali.

Menyusun Ulang Ruleset yang Bersih

Reset hanyalah alat; yang lebih penting adalah kebiasaan menyusun ruleset dengan logis. Berikut alur refactor yang kami rekomendasikan:

Langkah 1: Inventarisasi

Tulis semua layanan yang benar-benar berjalan:

Lihat port yang sedang dibuka
sudo ss -tlnp

ss -tlnp menampilkan layanan yang mendengarkan (listening). Aturan firewall seharusnya mencerminkan daftar ini — jika ada port di firewall yang tidak ada di ss, aturan itu kandidat hapus.

Langkah 2: Klasifikasikan

Kelompokkan menjadi: publik (harus terbuka untuk semua), internal (hanya subnet tertentu), usang (hapus).

Langkah 3: Tulis Ulang dari Nol

Setelah reset, tulis ulang dengan urutan yang logis:

Ruleset bersih setelah reset
# 1) SSH — amankan dulu
sudo ufw allow from 203.0.113.0/24 to any port 22 proto tcp
 
# 2) Layanan publik
sudo ufw allow 80/tcp
sudo ufw allow 443/tcp
 
# 3) Layanan internal
sudo ufw allow from 10.0.1.0/24 to any port 5432 proto tcp
 
# 4) Aktifkan
sudo ufw enable

Langkah 4: Verifikasi dan Dokumentasi

Verifikasi akhir
sudo ufw status verbose

Kemudian catat perubahan di ~/ufw-lab/NOTES.md — kebiasaan yang akan berbuah di episode 17 dan 21 saat audit ruleset.

Common Pitfalls

  1. Delete salah spesifikasi: pastikan perintah delete identik dengan aturan aslinya; gunakan status numbered untuk kepastian.
  2. Hapus nomor dari urutan kecil ke besar: mulai dari nomor terbesar agar penomoran tidak bergeser.
  3. Reset tanpa akses cadangan: selalu siapkan console VPS sebelum reset di server jarak jauh.
  4. Lupa re-enable setelah reset: reset menonaktifkan firewall; lupa menyalakan lagi = server tanpa proteksi.

Penutup

Pada episode 8 ini, kalian telah menguasai pemeliharaan ruleset.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Hapus by spesifikasi (ufw delete allow 80/tcp) atau by nomor (ufw delete 4 dari status numbered).
  • Delete harus persis cocok dengan aturan asli; mulai hapus dari nomor terbesar.
  • ufw reset membersihkan semua aturan dan menonaktifkan firewall — butuh akses cadangan.
  • Refactor ruleset: inventarisasi ss -tlnp → klasifikasi → tulis ulang → verifikasi → dokumentasi.

Di episode 9 selanjutnya, kita bedah jantung kebijakan keamanan: Default Policies — mengubah DEFAULT_INPUT_POLICY, DEFAULT_OUTPUT_POLICY, dan DEFAULT_FORWARD_POLICY di /etc/default/ufw, serta menyusun baseline deny incoming + allow outgoing untuk server yang aman. Sampai jumpa di episode 9!

Belajar UFW - Deleting, Reset & Status Rule | Belajar UFW