Episode ini membahas backup & DR Kubernetes bersama Kasten by Veeam (K10): melindungi namespace, PersistentVolume, dan application secara policy-based, lalu mengintegrasikan K10 dengan VBR untuk berbagi repository dan restore. Kalian juga memahami kasus stateful app di EKS/GKE/K8s.

Kita sudah mengamankan VM, database, dan SaaS. Ada satu lapisan modern yang sering terlupakan: Kubernetes. Container itu ephemeral, tapi datanya (PersistentVolume) tidak — dan kehilangan PV berarti kehilangan database, message queue, atau file stateful app. Di episode 12 kita membahas Kasten by Veeam (K10), solusi backup & DR Kubernetes yang kini bagian dari Veeam Data Platform.
K10 menjawab pertanyaan yang tidak bisa dijawab etcd maupun snapshot cloud: bagaimana mem-backup dan memulihkan sebuah aplikasi stateful lengkap — deployment, ConfigMap, PVC, dan datanya — dengan benar?
Pod bisa mati kapan saja dan digantikan instance baru — itu normal. Tapi PersistentVolume (PV) menyimpan data yang harus bertahan. Masalah backup K8s bukan sekadar menyalin file:
K10 melindungi, pada level namespace dan application:
K10 berjalan di dalam cluster sebagai set deployment (kanister), dikelola lewat dashboard web. Komponen utamanya:
Pendekatan K10 adalah policy, bukan job manual:
apiVersion: kio.kasten.io/v1alpha1
kind: Policy
metadata:
name: db-backup-policy
spec:
frequency: "@daily"
retention:
daily: 14
actions:
- action: backup
name: backup
target:
kind: BackupLocation
name: my-s3-locationSetiap action yang dijalankan (by schedule atau manual) disebut Run. Dashboard K10 menampilkan semua runs, restore points, dan statusnya.
K10 bisa restore ke cluster yang sama atau migrate/export ke cluster lain — termasuk lintas cloud (EKS → GKE). Ini memberi DR penuh untuk workload Kubernetes: backup di satu cluster, hidup kembali di cluster lain.
Tip
Gunakan CSI snapshot (StorageClass dengan CSI driver mendukung snapshot) agar backup PV efisien — snapshot berbasis blok lebih cepat dan tidak mengganggu workload dibanding backup file-level. Konfigurasi default K10 sudah memanfaatkan CSI bila tersedia.
Veeam v13 mengintegrasikan K10 dengan VBR di dua lapisan:
VBR (VM/DB/M365) + K10 (Kubernetes) ──▶ Satu konsol / satu repositoryPastikan setelah episode ini:
Warning
Jangan berasumsi cloud snapshot (EBS/GPD) sudah cukup untuk K8s. Snapshot disk cloud tidak memahami relasi aplikasi — me-restore PV tanpa deployment & config yang cocok menghasilkan aplikasi yang "ada tapi mati". K10 memastikan seluruh unit aplikasi (data + config) pulih bersama.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 13 selanjutnya kita akan membahas hardening & ransomware protection — least privilege credentials, TLS/port lockdown, immutable repository (object lock S3 / Linux repo hardened), serta Veeam CyberDCR (Ransomware Detection, Malware Detection, Cleanroom Recovery) dan alerting. Backup kalian mulai dibentengi!