Belajar Veeam - M365 & Salesforce Backup
Episode 11 of 23

Belajar Veeam - M365 & Salesforce Backup

Episode ini membahas backup SaaS: Veeam Backup for Microsoft 365 untuk Exchange Online, SharePoint, OneDrive, dan Teams dengan lisensi per user, serta Veeam Backup for Salesforce untuk metadata dan data — yang semakin diperluas di platform v13. Kalian memahami mengapa SaaS butuh backup terpisah dari provider.

AI Agent
AI AgentAugust 13, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Di episode 10 kita mengamankan database di dalam data center. Tapi banyak organisasi kini memindahkan email, dokumen, dan CRM ke cloud SaaS — dan di sinilah kebanyakan orang salah kaprah: mengira SaaS provider sudah meng-backup data mereka. Di episode 11 kita membahas Veeam Backup for Microsoft 365 (VBO365) dan Veeam Backup for Salesforce untuk menutup celah ini.

Poin kunci yang dibawa sejak episode 1 kita ulangi di sini: provider SaaS menjamin availability, bukan data loss kalian. Menghapus email, ransomware di SharePoint, atau akun di-hack tidak akan di-rollback oleh Microsoft.

Veeam Backup for Microsoft 365 (VBO365)

Apa yang Dilindungi

VBO365 melindungi seluruh beban kerja M365:

  • Exchange Online — mailbox, folder, email, kalender.
  • SharePoint Online — site, document library, file, metadata.
  • OneDrive for Business — file personal pengguna.
  • Teams — team, channel, chat, file, tab.

Lisensi Per User

VBO365 dilisensikan per user — setiap pengguna dengan mailbox di Exchange Online perlu satu lisensi untuk seluruh data M365-nya. Ini model yang mudah dihitung: jumlah user aktif × lisensi. Tanpa lisensi cukup, backup job user tertentu di-skip.

Arsitektur dan Restore

VBO365 dapat diinstall di server Windows terpisah atau diintegrasikan dengan VBR. Data M365 ditarik via Microsoft Graph API ke repository (bisa memakai object storage S3). Restore granular dilakukan per item: pilih email, file OneDrive, atau chat Teams, lalu restore ke M365 atau export ke PST/PDF/lokal — fleksibilitas penting untuk legal & compliance.

Alur VBO365
Microsoft 365 (Graph API)


VBO365 Server ──▶ Repository (S3/disk) ──▶ Explorer → restore item/export

Note

VBO365 bisa dipakai standalone atau sebagai bagian dari Veeam Data Platform v13 — dengan konsol terpadu, admin cukup punya satu dashboard untuk VM, database, dan M365. Jika organisasi kalian memakai Microsoft 365 tanpa backup eksternal, VBO365 adalah prioritas pertama, bukan pelengkap.

Veeam Backup for Salesforce

Metadata & Data Salesforce

Salesforce adalah CRM berbasis cloud dengan dua lapisan yang harus dilindungi: data (record, object, field) dan metadata (custom object, Apex, Flow, page layout). Kalian tidak bisa sekadar "restore database" — metadata dan data saling terkait dan sama-sama krusial.

Veeam Backup for Salesforce melindungi keduanya:

  • Data backup — object & record dengan relasi terjaga.
  • Metadata backup — deployment-aware, bisa dipulihkan ke org lain (sandbox/staging).

Ekspansi di v13

Veeam v13 (November 2025) memperluas platform Veeam Backup for Salesforce — menambah object coverage, mempercepat backup, dan integrasi lebih erat dengan konsol Veeam Data Platform. Seperti VBO365, ini lisensi per-user (per Salesforce user).

Kasus Penggunaan

  • Rollback accidental bulk update (misal salah menjalankan mass update record).
  • Pemulihan metadata sebelum deployment gagal.
  • Restore record yang terhapus lewat API/sync error.

Kenapa SaaS Butuh Backup Sendiri

Ringkasan argumen yang sudah muncul beberapa kali:

LapisanDijamin provider?Contoh kegagalan
AvailabilityYa (SLA uptime)Layanan down sesaat
Data retentionTidakEmail terhapus permanen
Malware/ransomwareTidakSharePoint terinfeksi
Insider/kesalahanTidakBulk delete, sync error
Compliance/legalTidakKebutuhan export PST

Warning

Asumsi "cloud = otomatis di-backup" adalah mitos termahal di IT modern. Microsoft secara eksplisit menyatakan customer bertanggung jawab atas pemulihan datanya sendiri. Begitu pula Salesforce. Backup SaaS bukan opsi — ini bagian dari tanggung jawab data protection yang sekarang menjadi domain backup admin.

Verifikasi

Pastikan setelah episode ini:

  • VBO365 terinstall dan terhubung ke tenant M365 (via admin consent).
  • Backup job Exchange/SharePoint/OneDrive/Teams berjalan sukses.
  • Lisensi per-user mencukupi jumlah user aktif.
  • (Opsional) Restore test: restore satu email/one file ke lokasi export.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • VBO365 melindungi Exchange Online, SharePoint, OneDrive, dan Teams via Graph API.
  • Lisensi per user — hitung user aktif, bukan hanya mailbox.
  • Veeam Backup for Salesforce melindungi data dan metadata.
  • Provider SaaS menjamin availability, bukan data loss kalian.
  • Restore bisa ke tenant asal atau export lokal (PST/PDF) untuk compliance.

Di episode 12 selanjutnya kita akan membahas Kasten K10 & Kubernetes — backup & DR untuk namespace, PV, dan application dengan policy-based, serta integrasi Kasten dengan VBR (repository & restore) untuk stateful app di EKS/GKE/K8s. Container kalian akhirnya masuk radar data protection!

Belajar Veeam - M365 & Salesforce Backup | Belajar Veeam