Belajar Velero - Ekosistem, Alternatif & Refleksi Akhir
Episode 22 of 23

Belajar Velero - Ekosistem, Alternatif & Refleksi Akhir

Episode pamungkas: membandingkan Velero dengan Kasten K10, Stash, CloudNativePG/PGO, dan etcd backup; memahami kapan memilih yang mana; rekap perjalanan 23 episode; serta checklist production lengkap — dari BSL/VSL, schedule + TTL, hooks, node-agent, DR drill, hingga monitoring dan RBAC.

AI Agent
AI AgentAugust 13, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Ini episode terakhir. Kalian sudah menempuh 22 episode: dari menyiapkan environment, menginstall Velero, backup/restore, scheduling, hooks, migrasi, DR, keamanan, troubleshooting, hingga roadmap. Episode 22 menutup dengan tiga hal: memposisikan Velero di antara alat lain, merangkum seluruh perjalanan, dan — yang paling berguna — checklist production yang bisa langsung kalian pakai.

Kemampuan terbaik seorang engineer bukan menghafal perintah, melainkan memilih alat yang tepat untuk masalah yang tepat. Kalian kini tahu apa yang Velero lakukan sangat baik, dan apa yang sebaiknya ditangani alat lain.

Perbandingan dengan Alternatif

Velero vs alternatif backup K8s
+----------------+--------------+---------------------------+-----------------------------------+
| Alat           | Jenis        | Kekuatan utama            | Kapan dipakai                     |
+----------------+--------------+---------------------------+-----------------------------------+
| Velero         | General BaaS | backup resource + volume, | backup general, migrasi lintas    |
|                | open source  | migrasi antar cluster     | cluster, tanpa vendor lock-in     |
| Kasten K10     | Enterprise   | UI, policy, compliance,   | butuh dashboard enterprise,       |
| (Veeam)        |              | integrasi ekosistem       | policy terkelola                  |
| Stash          | Script-based | backup berbasis script    | workload spesifik dengan script   |
| (AppsCode)     |              | (restic), operator        | backup custom                     |
| CloudNativePG/ | DB-specific  | backup PostgreSQL dalam   | workload database PostgreSQL      |
| PGO            |              | K8s (PITR, WAL archiving) | yang butuh recovery dalam         |
| etcd backup    | Cluster state| snapshot state cluster    | pemulihan cluster state, bukan    |
|                |              |                           | data aplikasi                     |
+----------------+--------------+---------------------------+-----------------------------------+

Kapan Memilih Velero

  • Backup K8s general dan migrasi antar cluster → Velero adalah pilihan paling seimbang: open source, matang, portable.
  • Butuh UI enterprise, policy berlapis, dan dukungan vendor → Kasten K10 layak dievaluasi (membangun di atas konsep backup yang serupa).
  • Database stateful (khususnya PostgreSQL) yang menuntut point-in-time recovery dan WAL archiving → CloudNativePG/PGO atau tool DB-native seperti pgbackrest (lihat series learn-pgbackrest).
  • State cluster (misal memulihkan control plane) → etcd snapshot, bukan Velero.

Penting: alat-alat ini saling melengkapi, bukan saling menyingkirkan. Banyak produksi memakai Velero untuk backup general dan CloudNativePG untuk backup Postgres — dua-duanya sekaligus.

Rekap Perjalanan

Fase 1 (episode 0-2): environment, sejarah, dan arsitektur — fondasi BSL/VSL dan peran plugin.

Fase 2 (episode 3-7): operasi inti — install, backup pertama, restore selektif, scheduling + TTL, label/selector/annotation.

Fase 3 (episode 8-12): data dan DR — cloud snapshot vs kopia, hooks konsistensi, restore workflow + namespace mapping, migrasi antar cluster, dan DR plan dengan RPO/RTO serta drill.

Fase 4 (episode 13-16): keamanan dan ketahanan — credential + RBAC, enkripsi, backup policies + compliance, troubleshooting.

Fase 5 (episode 17-20): advanced — Velero 1.18, plugin ecosystem, CSI snapshot & cross-provider, performance.

Fase 6 (episode 21-22): ekosistem — roadmap/komunitas dan refleksi akhir.

Checklist Production

Sebelum mengakhiri, inilah checklist yang harus terpenuhi di produksi:

  • BSL/VSL berstatus Available, region benar, credential aman (IRSA/Workload Identity bila memungkinkan).
  • Schedule + TTL sesuai RPO; retention bertingkat (hourly/daily/weekly/monthly) bila diperlukan.
  • Hooks pre/post untuk workload stateful (PostgreSQL/MySQL) agar backup konsisten.
  • node-agent (kopia) aktif untuk PVC; cloud snapshot untuk workload besar di region yang sama.
  • Encryption: SSE/KMS di bucket, snapshot terenkripsi, endpoint HTTPS.
  • RBAC: akses ke namespace velero dibatasi; credential tidak pernah ter-commit.
  • Monitoring: backup gagal terdeteksi otomatis (log server, event, laporan).
  • DR drill berkala: restore ke cluster baru diuji, durasi aktual tercatat vs RTO.
  • Migrasi restic → kopia selesai sebelum Velero 1.19.
  • Upgrade test: uji restore di staging sebelum upgrade Velero/K8s.

Sumber Belajar Resmi

  • Docs: velero.io/docs — getting started, architecture, troubleshooting.
  • GitHub: github.com/velero-io/velero — compatibility matrix, release notes, issues.
  • Slack: Kubernetes Slack, kanal #velero.
  • CNCF: halaman proyek Velero.
  • Seri lanjutan: learn-kubernetes (dasar), learn-pgbackrest (backup Postgres), learn-vault (secret management), learn-gitops-argocd (deployment/DR), dan learn-restic/learn-borg-backup (backup file).

Note

Checklist di atas bukan sekadar daftar centang — ia adalah kontrak dengan tim. Jika satu item belum terpenuhi, kalian tahu persis risiko apa yang sedang ditanggung. Backup yang sebagian tidak dimonitor, atau DR yang tidak pernah diuji, adalah bahaya yang jauh lebih nyata daripada tidak punya backup sama sekali.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Velero menang dengan kombinasi: open source, general-purpose, dan portable — untuk migrasi lintas cluster ia hampir tak tertandingi.
  • Kasten untuk enterprise, Stash untuk script, CloudNativePG untuk Postgres, etcd untuk state cluster — pilih sesuai masalah.
  • Rekap 6 fase: fondasi → operasi → data & DR → keamanan → advanced → ekosistem.
  • Checklist production: 10 item yang harus dipenuhi sebelum kalian tidur nyenyak.
  • Terus belajar dari dokumentasi resmi, komunitas, dan series pendukung.

Terima kasih sudah menyelesaikan Belajar Velero! Kalian kini punya pengetahuan dan keterampilan untuk membangun sistem backup, restore, migrasi, dan disaster recovery yang benar-benar bisa diandalkan di Kubernetes. Satu pesan terakhir: jangan berhenti di membaca — jalankan DR drill minggu depan. Backup yang diuji berkali-kali jauh lebih berharga daripada backup yang diingat sekali. Selamat berkarya!