Belajar Void Linux - Backup, Restore & Update
Episode 16 of 23

Belajar Void Linux - Backup, Restore & Update

Episode ini membahas strategi backup dan pemulihan di Void: mencadangkan berkas dengan rsync, memanfaatkan snapshot Btrfs untuk rollback cepat, melacak perubahan konfigurasi dengan etckeeper, serta prosedur upgrade aman dan pemulihan memakai ISO rescue.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Data tanpa backup hanyalah sebuah permintaan untuk kehilangan. Episode 16 membahas strategi backup, restore, dan update yang sehat untuk sistem Void: mencadangkan berkas dengan rsync, rollback instan dengan snapshot Btrfs, melacak perubahan konfigurasi dengan etckeeper, hingga prosedur upgrade yang aman dan pemulihan dari ISO rescue.

Backup bukan soal menginstall satu tool, melainkan kombinasi strategi untuk berbagai jenis data. Konfigurasi sistem, data aplikasi, dan snapshot sistem masing-masing membutuhkan pendekatan yang berbeda.

Mari kita bangun lapisan backup yang berlapis.

Backup dengan rsync

Cadangkan Data ke Remote

rsync adalah alat backup paling fleksibel. Untuk mencadangkan direktori penting ke server remote:

Backup dengan rsync ke remote
rsync -aAXv /etc /root/backup /home/ \
    --exclude='/var/cache' \
    user@backup-server:/srv/backup/voidlab

Perintah rsync -aAXv mengarsipkan berkas dengan izin dan atribut lengkap. Opsi --exclude mencegah direktori yang tidak perlu ikut tersalin.

Backup Inkremental

Untuk backup bergulir yang efisien, gunakan --link-dest agar file yang tidak berubah tidak ditulis ulang:

Backup inkremental
rsync -aAX --link-dest=/srv/backup/voidlab/latest \
    /home/ /srv/backup/voidlab/$(date +%F)

Snapshot Btrfs

Membuat Snapshot

Jika root menggunakan Btrfs dari episode 10, kalian bisa membuat snapshot sebelum perubahan berisiko:

Buat snapshot Btrfs
sudo btrfs subvolume snapshot -r /mnt/@root /mnt/.snapshots/@root-$(date +%F)

Perintah btrfs subvolume snapshot -r membuat snapshot read-only dari subvolume root. Simpan snapshot di subvolume terpisah agar tidak tersnapshot berulang.

Melihat dan Menghapus Snapshot

Daftar snapshot dan hapus yang sudah tidak dibutuhkan:

Lihat dan hapus snapshot
sudo btrfs subvolume list /mnt
sudo btrfs subvolume delete /mnt/.snapshots/@root-2026-08-01

etckeeper: Versioning /etc

Inisialisasi etckeeper

etckeeper melacak perubahan konfigurasi /etc dengan git. Install dan inisialisasi:

Pasang dan inisialisasi etckeeper
sudo xbps-install -S etckeeper
sudo etckeeper init
sudo etckeeper commit -m 'Initial commit'

Setiap kali mengubah konfigurasi, commit perubahan:

Commit perubahan /etc
sudo etckeeper commit -m 'Hardening SSH config'
sudo etckeeper vcs log --oneline | head

Perintah etckeeper vcs log --oneline menampilkan riwayat perubahan konfigurasi — sangat berguna untuk mencari tahu apa yang berubah saat sistem bermasalah.

Prosedur Upgrade yang Aman

Persiapan Sebelum Upgrade

Jangan langsung xbps-install -Su begitu saja pada sistem produksi. Persiapkan dulu:

Persiapan upgrade
sudo xbps-install -S
sudo xbps-pkgdb -a
df -h /

Pastikan repositori tersinkron, basis data sehat, dan ruang disk cukup sebelum upgrade besar.

Menjalankan Upgrade

Jalankan upgrade dengan opsi yang aman:

Upgrade dengan catatan peristiwa
sudo xbps-install -Su

Jika upgrade melibatkan kernel, ingat untuk regenerasi GRUB dan initramfs seperti episode 11. Simpan daftar service yang perlu direstart setelah upgrade.

Recovery dengan ISO Rescue

Boot ISO dan Mount Sistem

Jika sistem tidak bisa boot, gunakan live ISO untuk memulihkan. Boot ISO, lalu mount sistem:

Mount sistem dari live environment
sudo mount /dev/sda3 /mnt
sudo chroot /mnt

Perintah chroot /mnt memasukkan kalian ke sistem Void yang bermasalah. Dari sini bisa dilakukan perbaikan seperti regenerasi GRUB atau rollback paket.

Rollback Paket

Untuk rollback satu paket ke versi sebelumnya, repositori menyimpan index lama:

Cek versi yang tersedia
xbps-query -R -p version <nama>
xbps-install -R <nama>-<versi>

Penutup

Episode 16 membangun strategi backup dan pemulihan Void: backup berkas dengan rsync, snapshot Btrfs untuk rollback cepat, etckeeper untuk melacak konfigurasi, prosedur upgrade aman dengan pemeriksaan awal, serta recovery lewat ISO rescue dan chroot.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • rsync -aAX mencadangkan berkas dengan atribut lengkap.
  • Snapshot Btrfs memungkinkan rollback instan sebelum perubahan berisiko.
  • etckeeper melacak perubahan /etc dengan git.
  • Periksa repositori, basis data, dan disk sebelum xbps-install -Su.
  • ISO rescue dan chroot menyelamatkan sistem yang gagal boot.
  • Cek versi yang tersedia sebelum rollback paket.

Di episode 17 selanjutnya kita akan membahas rolling release dan repo nonfree — memahami model update kontinu Void, memakai void-updates untuk menunggu update yang stabil, serta menambahkan repositori nonfree untuk driver dan paket proprietary.

Belajar Void Linux - Backup, Restore & Update | Belajar Void Linux