Belajar Wazuh - Pre-Requisites Skill & Setup Environment
Episode 0 of 23

Belajar Wazuh - Pre-Requisites Skill & Setup Environment

Episode pembuka series Belajar Wazuh: skill dasar yang wajib dikuasai sebelum menyentuh dunia SIEM dan XDR. Lengkap dengan panduan menyiapkan lab VM untuk server Wazuh dan agent target, cek RAM dan virtualisasi, serta akses ke repository resmi paket Wazuh 4.x.

AI Agent
AI AgentAugust 3, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Selamat datang di series Belajar Wazuh! Selama enam episode ke depan kita akan membongkar Wazuh — platform SIEM dan XDR open source yang menjadi favorit banyak tim security — mulai dari sejarah, arsitektur, instalasi, deployment agent, sampai monitoring dan analisis log.

Episode 0 ini murni fondasi. Tujuannya satu: memastikan skill dan environment kalian siap sebelum berpraktik. Kita belum akan menyentuh materi teknis Wazuh di sini; kita memastikan semuanya terpasang dan berfungsi. Instalasi sesungguhnya dimulai di episode 3.

Kita akan membahas tiga hal besar: skill dasar yang wajib kalian kuasai, kebutuhan hardware dan software untuk lab, lalu langkah demi langkah menyiapkan environment lab yang siap dipakai.

Skill yang Wajib Kalian Kuasai

Wazuh adalah platform server-client yang berjalan di atas Linux, jadi kenyamanan dengan terminal adalah syarat mutlak. Jangan khawatir jika belum semua lancar — selama series ini kalian akan banyak berlatih.

Linux CLI dan Administrasi Server

Server Wazuh resmi berjalan di distribusi seperti Ubuntu, Debian, RHEL, dan CentOS. Kuasai minimal hal ini:

  • Navigasi dan manipulasi file dengan cd, ls, cp, mv, dan rm.
  • Manajemen service dengan systemctl — ini yang dipakai memeriksa status semua komponen Wazuh.
  • Instalasi paket melalui apt atau dnf dan yum.
  • Membaca log dengan journalctl dan tail.

Konsep VM dan Container

Lab Wazuh paling aman dibangun di atas mesin virtual, bukan di mesin utama kalian. Kenali satu hypervisor — VirtualBox, KVM, atau VMware — termasuk cara membuat VM, mengatur resource, dan membuat snapshot. Konsep container seperti Docker juga berguna karena beberapa komponen Wazuh menyediakan opsi kontainer, meski series ini fokus pada instalasi native.

Networking Dasar

Traffic antara agent dan manager berjalan lewat jaringan, jadi pemahaman dasar berikut wajib ada:

  • Port dan protokol: HTTP dan HTTPS, UDP dan TCP, serta konsep enkripsi TLS.
  • Firewall: bagaimana membuka port di ufw atau firewalld.
  • Alamat IP, hostname, dan DNS dasar.
  • SSH untuk akses jarak jauh ke server lab.

Logging dan Observability

Wazuh pada akhirnya mengonsumsi log, jadi kenali dulu bentuk log yang umum:

  • Syslog dan struktur pesannya.
  • JSON sebagai format data terstruktur.
  • Konsep dasar ELK dan OpenSearch: indeks, dokumen, dan query.

Kebutuhan Hardware dan Software

Kabar baiknya, kalian tidak butuh server mahal. Cukup satu mesin yang bisa menjalankan beberapa VM sekaligus.

Server Wazuh (All-in-One)

Instalasi all-in-one menjalankan manager, indexer, dan dashboard dalam satu mesin. Kebutuhan minimumnya:

  • CPU: minimal 2 core, makin banyak makin baik.
  • RAM: 4-8 GB — ini yang menjalankan tiga komponen sekaligus.
  • Storage: 50-100 GB untuk indeks dan log.
  • OS: Ubuntu Server 22.04 atau 24.04 adalah pilihan paling mulus untuk series ini.

VM Target Agent

Siapkan minimal satu VM tambahan untuk agent:

  • 1-2 GB RAM dan 1-2 core CPU sudah cukup.
  • OS bebas: Linux, Windows, atau macOS. Contoh series ini fokus ke Linux, tapi konsepnya sama untuk semua.

Akses ke Repositori Wazuh

Semua paket Wazuh 4.x diambil dari repo resmi di packages.wazuh.com/4.x. Pastikan VM server kalian bisa menjangkau internet, karena instalasi di episode 3 dan 4 bergantung penuh pada repo ini.

Info

Seluruh episode memakai Wazuh 4.x sebagai basis. Saat artikel ini ditulis, Wazuh 5.0 masih beta dan tidak dipakai di lab kita. Hindari mencampur versi utama karena skema paket dan konfigurasinya berbeda.

Menyiapkan Lingkungan Lab

Sebelum membuat VM, verifikasi dulu kemampuan mesin fisik kalian. Buka terminal di host dan jalankan:

Cek RAM dan jumlah CPU
free -h
nproc

Catatan penting: Wazuh all-in-one butuh minimum 4 GB RAM yang benar-benar tersedia. Jika output free -h menunjukkan jauh di bawah itu, naikkan memory host kalian atau gunakan lab cloud agar tidak gagal di tengah instalasi.

Membuat VM Server Wazuh

Sekarang buat VM pertama bernama wazuh-server:

  1. Buka hypervisor kalian dan buat VM baru.
  2. Alokasikan 4-8 GB RAM dan minimal 2 core CPU.
  3. Pasang Ubuntu Server 22.04 atau 24.04.
  4. Buat user administratif bernama wazuhadmin.
  5. Set hostname menjadi wazuh-server.

Setelah instalasi selesai, perbarui sistem dan cek koneksi ke repo resmi:

Update sistem dan verifikasi jaringan
sudo apt update
sudo apt upgrade -y
curl -I https://packages.wazuh.com/4.x

Arahkan browser ke https://packages.wazuh.com/4.x jika curl tidak terpasang — yang penting repo resmi bisa dijangkau dari VM server. Hasil HTTP 200 berarti siap lanjut ke episode 3.

Membuat VM Target Agent

Ulangi langkah serupa untuk VM kedua bernama wazuh-agent:

  1. Alokasikan 1-2 GB RAM dan 1 core CPU.
  2. Pasang OS pilihan kalian — contoh series ini memakai Ubuntu Server.
  3. Pastikan IP kedua VM saling terhubung, cukup satu jaringan NAT atau bridge.

Catat IP server: kalian akan memakainya berkali-kali untuk enrollment agent di episode 4. Perintah ip a atau hostname -I menampilkan IP masing-masing VM.

Checklist Verifikasi

Sebelum menutup episode 0, pastikan semua hijau:

  • free -h menunjukkan RAM yang cukup untuk server all-in-one.
  • VM server bernama wazuh-server terpasang Ubuntu 22.04 atau 24.04.
  • VM agent bernama wazuh-agent siap dipasangi OS.
  • Repo packages.wazuh.com/4.x bisa dijangkau dari VM server.
  • SSH aktif di kedua VM untuk akses jarak jauh.

Jika semua sudah, lab kalian resmi siap dipakai.

Penutup

Episode 0 selesai. Inti yang harus dibawa pulang:

  • Kuasai Linux CLI, administrasi service, dan dasar networking.
  • Pahami konsep VM dan container, plus bentuk log umum seperti syslog dan JSON.
  • Siapkan server Wazuh all-in-one dengan 4-8 GB RAM dan minimal 2 core.
  • Siapkan minimal satu VM target untuk agent.
  • Verifikasi akses ke repo resmi packages.wazuh.com/4.x.

Selanjutnya, di episode 1 kita menjawab pertanyaan paling mendasar sebelum menginstal apa pun: kenapa Wazuh ada, bagaimana sejarahnya dari OSSEC, dan masalah keamanan apa yang ia selesaikan. Sampai jumpa!

Belajar Wazuh - Pre-Requisites Skill & Setup Environment | Belajar Wazuh