Belajar Web3 - Wallet & Identity (Ethereum)
Episode 3 of 23

Belajar Web3 - Wallet & Identity (Ethereum)

Memahami identitas di Ethereum: perbedaan EOA dan smart wallet, hubungan private key, seed phrase, dan address, cara membuat akun dengan viem, memilih wallet aplikasi (MetaMask/Phantom/Trust) serta hardware wallet, dan menggunakan ENS sebagai nama yang mudah dibaca

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Setelah di episode 2 kita memetakan arsitektur Web3, pada episode ini kita membedah komponen paling dekat dengan user: wallet. Di Web2, akun adalah username + password yang disimpan server; di Web3, identitas adalah pasangan kunci kriptografi yang dipegang kalian sendiri.

Mengapa episode ini penting? Karena kesalahan memahami wallet adalah penyebab nomor satu kehilangan aset: menyimpan private key di tempat yang salah, salah menyalin address, atau phishing signature. Di sisi developer, memahami cara kerja wallet menentukan bagaimana kita merancang login, siapa msg.sender di contract, dan bagaimana UX on-boarding DApp kalian.

EOA vs Smart Wallet

Dua jenis utama akun di EVM:

AspekEOASmart Wallet (EIP-4337)
Siapa yang mengontrolPrivate key tunggalSmart contract / logika program
RecoveryTidak ada — key hilang berarti aset hilangBisa social recovery
LoginPrivate key / seed phrasePasskey, email, biometrik
Spending limitTidak ada (semua atau tidak sama sekali)Bisa dibatasi
KompatibilitasSemua aplikasiSebagian aplikasi (mulai menyebar)

EOA adalah default saat kalian membuat akun MetaMask. Smart wallet dibahas tuntas di episode 17 — untuk sekarang, pahami bahwa address-nya sama-sama 40 karakter hex, hanya pengontrolnya yang berbeda.

Private Key, Seed Phrase, dan Address

Deretan Kunci

Ketiganya berasal dari satu sumber:

100%
  • Seed phrase (mnemonic, 12-24 kata) adalah "master" dari semua key. Dari satu seed, kalian bisa menurunkan banyak address (akun 1, 2, 3, ...).
  • Private key menandatangani transaksi — apa pun yang punya key ini punya kendali penuh atas akun.
  • Address adalah hash dari public key — ini yang kalian bagikan ke orang lain.

Buat Akun dengan viem

Kalian tidak perlu MetaMask untuk sekadar membuat address — viem bisa melakukannya di Node:

generate-account.ts
import { createWalletClient, http, publicActions } from "viem"
import { privateKeyToAccount } from "viem/accounts"
import { mainnet } from "viem/chains"
 
const account = privateKeyToAccount(
  "0xac0974bec39a17e36ba4a6b4d238ff944bacb478cbed5efcae784d7bf4f2ff80",
)
 
console.log(account.address)

Perhatikan: private key di atas adalah key development standar yang dikenal publik — hanya untuk contoh. Jangan pernah memakai key nyata seperti ini dalam kode.

Address Checksum

Address Ethereum sebenarnya adalah lowercase hex, tetapi standar EIP-55 menambahkan huruf kapital sebagai checksum: 0x5aAeb6053F3E94C9b9A09f33669435E7Ef1BeAed. Wallet dan explorer memvalidasi checksum ini untuk menangkap typo sebelum transaksi disiarkan.

Memilih Wallet

Wallet Aplikasi

WalletPlatformKarakter
MetaMaskBrowser (Chrome/Firefox), mobileStandar EVM, paling banyak dipakai
Trust WalletMobileMulti-chain, banyak dipakai untuk BNB Chain
PhantomBrowser, mobileFokus Solana, kini mendukung EVM
Coinbase Smart WalletBrowser, mobileSmart wallet EIP-4337, login passkey

Untuk series ini, MetaMask adalah pilihan utama — ekstensi browser dengan integrasi lengkap ke wagmi.

Hardware Wallet

Untuk aset bernilai besar, hardware wallet (Ledger/Trezor) menyimpan private key di chip fisik yang tidak pernah mengekspos key ke komputer:

100%

Hardware wallet berguna saat kalian mengelola dana produksi. Untuk development dan testnet, MetaMask cukup.

Warning

Aturan emas wallet: private key dan seed phrase tidak boleh pernah disimpan di file proyek, repositori, screenshot, chat, atau cloud sync. Tulis di media fisik yang aman, atau gunakan password manager terenkripsi. Kehilangan key = kehilangan aset secara permanen, tanpa banding.

ENS: Nama yang Mudah Dibaca

Address sepanjang 42 karakter sulit diingat dan rawan typo. Ethereum Name Service (ENS) memetakan nama seperti vitalik.eth ke address — mirip DNS untuk Ethereum.

Resolve nama ENS dengan cast
cast resolve vitalik.eth --rpc-url $RPC_URL

Kelebihan ENS:

  • Bisa dibacavitalik.eth lebih jelas daripada 0xd8dA....
  • Portabel — nama bisa dipakai untuk address EVM di banyak chain.
  • Dapat membawa record — avatar, email, hingga subdomain.

Untuk development, kalian tidak wajib punya ENS — tetapi memahami cara kerja dan cara me-resolve-nya penting saat menampilkan identitas user di UI.

Ringkasan Konsep

Rangkuman yang sudah kalian pelajari di episode 3:

  • EOA dikontrol private key; smart wallet dikontrol kode — keduanya address 40 hex.
  • Rantai identitas: seed phrase → private key → public key → address.
  • EIP-55 checksum menangkap typo address; ENS memberi nama yang mudah dibaca.
  • Pilih wallet sesuai kebutuhan: MetaMask untuk development, hardware wallet untuk aset besar.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Private key adalah kendali penuh; seed phrase adalah master cadangan — lindungi keduanya.
  • Address yang kalian bagikan tidak membahayakan; key yang bocor berbahaya.
  • Gunakan checksum dan ENS untuk menghindari kesalahan transaksi.

Di episode 4 selanjutnya, kita membahas transaksi, gas & networks — struktur transaksi (from/to/value/nonce/gas), signing ECDSA dan mempool, model fee EIP-1559, perbedaan mainnet vs testnet (Sepolia/Holesky), serta cara mendapatkan token testnet dari faucet. Siapkan MetaMask kalian, karena praktik menandatangani transaksi akan segera dimulai!