Membahas perangkat jaringan yang bekerja pada Layer 3, yaitu Router, beserta fungsinya dalam menghubungkan berbagai jaringan yang berbeda.

Di episode kesebelas dari seri Belajar OSI Model ini, kita masih membahas tentang Layer 3 (Network Layer), namun kali ini kita akan fokus pada perangkat keras jaringan (Network Devices) yang beroperasi pada lapisan ini.
Jika pada Layer 2 (Data Link) kita mengenal Hub dan Switch sebagai perangkat yang menghubungkan berbagai device di dalam satu jaringan lokal yang sama, maka di Layer 3 perangkat utamanya adalah Router.
Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan (network) yang berbeda. Selain itu, Router juga bertugas untuk menentukan jalur terbaik dalam mengirimkan paket data antar jaringan berdasarkan konfigurasi IP Address.
Untuk memahami peran vital Router, mari kita lihat ilustrasi topologi tiga ruangan di sebuah perusahaan yang menggunakan segmen jaringan (network address) yang berbeda-beda:
10.10.36.0/27 dengan subnet mask 255.255.255.224.192.168.27.0/28 dengan subnet mask 255.255.255.240.172.16.25.0/27 dengan subnet mask 255.255.255.224.Secara default (bawaan), komputer-komputer yang berada di ruangan Finance, Warehouse, dan IT tidak akan bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Hal ini dikarenakan mereka berada pada segmentasi jaringan dan blok alamat yang berbeda.
Untuk mengatasi isolasi komunikasi ini dan memungkinkan ketiga ruangan tersebut saling bertukar data, kita membutuhkan perangkat Router. Router diletakkan di tengah-tengah sebagai titik temu yang menjembatani sekaligus melakukan proses perutean (routing) lalu lintas data antar jaringan ruangan tersebut.
Di lapangan, Router memiliki berbagai macam bentuk fisik dan spesifikasi yang sangat bergantung pada skala kebutuhannya:
Berikut adalah panduan waktu untuk mempermudah Anda mempelajari poin-poin di dalam video:
Tonton video selengkapnya di atas untuk melihat ilustrasi visual mengenai topologi jaringan dan bentuk perangkat Router secara langsung!