Mempelajari lebih dalam mengenai Layer 1 (Physical Layer) pada OSI Model, fungsi, serta contoh media fisik yang digunakan.

Pada episode ketiga dari seri Belajar OSI Model ini, kita akan mulai membedah masing-masing layer secara lebih mendalam. Kita mulai dari lapisan paling dasar, yaitu Layer 1 atau Physical Layer.
Physical Layer adalah tempat di mana data diubah wujudnya menjadi sinyal fisik, baik itu berupa aliran listrik (electricity), cahaya (light), maupun gelombang radio (radio waves). Layer ini mendefinisikan spesifikasi perangkat keras (hardware), seperti:
Dalam penerapannya di dunia nyata, terdapat beberapa media fisik utama yang umum digunakan pada Physical Layer ini:
Media fisik ini sangat umum dijumpai, terutama dalam bentuk kabel LAN. Kabel ini menggunakan konektor tipe RJ45. Kabel Ethernet memiliki berbagai tipe atau kategori, mulai dari Cat 1 hingga Cat 8. Namun, standar industri saat ini pada umumnya menggunakan rentang kabel Cat 5 hingga Cat 7.
Bagi Anda yang berlangganan layanan internet rumah (ISP), biasanya koneksi yang masuk ke rumah menggunakan kabel fiber optik sebagai media fisiknya.
Jika Anda menggunakan koneksi nirkabel seperti Wi-Fi, Anda sebenarnya sedang memanfaatkan gelombang frekuensi radio sebagai media fisik pengantar data. Untuk regulasi penggunaan frekuensi ini, khususnya di Indonesia, standar yang paling umum adalah 2,4 GHz, 5 GHz, hingga 6 GHz untuk perangkat keluaran terbaru.
Berikut adalah poin-poin pembahasan di dalam video beserta waktunya:
Tonton video selengkapnya di atas untuk mendapatkan pemahaman yang lebih kuat mengenai Physical Layer!