Series/OSI Model/Episode 4
Episode 4 of 19

BELAJAR OSI MODEL - [EPISODE 4 - LAYER 2 DATA LINK]

Pembahasan mengenai Layer 2 (Data Link) pada OSI Model, cara kerja MAC Address, serta perbedaan antara Hub dan Switch.

Architek ID
Architek IDMarch 8, 2026
0 views
2 min read

Di episode keempat seri Belajar OSI Model ini, kita akan naik satu tingkat dari Physical Layer menuju Layer 2 atau Data Link Layer.

Data Link Layer adalah lapisan yang bertugas menangani komunikasi antar perangkat (device) di dalam jaringan lokal (Local Area Network/LAN) yang sama. Komunikasi pada layer ini tidak menggunakan IP Address, melainkan menggunakan alamat fisik yang disebut MAC Address (Media Access Control) untuk mengidentifikasi perangkat keras keras secara unik.

Memahami MAC Address

MAC Address terdiri dari 48-bit identifier yang unik untuk setiap antarmuka jaringan (network interface). Format penulisannya terdiri dari enam pasang angka/huruf heksadesimal yang dipisahkan oleh titik dua, titik, atau strip. Contoh: 00:21:A2:2B:C4:5E.

Penomoran MAC Address memiliki standar tertentu:

  • 3 Pasang Pertama (OUI - Organizationally Unique Identifier): Sering juga disebut manufacturer identifier. Bagian ini berfungsi sebagai penanda vendor atau perusahaan mana yang memproduksi perangkat antarmuka jaringan tersebut.
  • 3 Pasang Terakhir (Device Specific Identifier): Bagian ini adalah nomor unik identifikasi yang diberikan secara spesifik untuk perangkat keras itu sendiri.

Selain itu, karena menggunakan format Heksadesimal, angkanya tidak hanya terdiri dari 0-9 seperti bilangan desimal biasa, tetapi juga dilanjutkan dengan huruf A hingga F (yang mewakili angka 10 hingga 15).

Perangkat Jaringan di Layer 2: Hub vs Switch

Ada dua perangkat keras jaringan utama yang bekerja pada Layer 2 untuk menghubungkan perangkat dalam satu jaringan lokal:

  1. Hub Hub adalah perangkat lawas yang meneruskan data ke semua perangkat yang terhubung kepadanya tanpa mengetahui tujuan sebenarnya. Hub tidak memiliki kapabilitas untuk membaca MAC Address. Akibatnya, data dikirim ke semua jalur (broadcast ke semua port), yang sering kali menyebabkan masalah tabrakan data atau Collision Domain. Saat ini, penggunaan Hub sudah banyak ditinggalkan.

  2. Switch Diciptakan untuk mengatasi kelemahan Hub, Switch juga bekerja di Layer 2 namun jauh lebih pintar. Switch memiliki kemampuan untuk membaca MAC Address. Melalui protokol ARP (Address Resolution Protocol), Switch dapat mempelajari MAC Address dari setiap perangkat yang terhubung dengannya. Hasilnya, saat ada data masuk, Switch hanya akan meneruskan (mengirimkan frame) ke perangkat tujuan yang spesifik, sehingga komunikasi jauh lebih efisien dan minim collision.

Protokol ARP

Untuk mengetahui MAC Address dari sebuah IP Address tujuan di dalam jaringan lokal, perangkat akan menggunakan ARP. Cara mengecek tabel ARP di sistem Linux sangat mudah, yaitu dengan menjalankan perintah arp -a di terminal. Catatan Keamanan: MAC Address harus dijaga kerahasiaannya, terutama jika jaringan Anda menggunakan MAC Address Filtering, untuk menghindari aksi cloning dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Berikut adalah poin-poin pembahasan di dalam video beserta waktunya:

  • [00:00:00] Pengenalan Layer 2 (Data Link) dan penggunaannya di Local Network.
  • [00:00:16] Penjelasan mendalam tentang MAC Address dan format penulisannya.
  • [00:00:48] Standarisasi penomoran MAC Address (OUI dan Device Specific Identifier).
  • [00:01:18] Penjelasan sistem bilangan Heksadesimal pada MAC Address.
  • [00:01:57] Perangkat jaringan di Layer 2 (Hub dan Switch).
  • [00:02:11] Cara kerja Hub dan masalah Collision Domain.
  • [00:02:49] Cara kerja Switch yang lebih efisien dengan membaca MAC Address.
  • [00:03:16] Penggunaan ARP (Address Resolution Protocol).
  • [00:03:33] Simulasi perbandingan cara kerja Hub vs Switch.
  • [00:05:35] Cara menampilkan ARP di Linux dan pentingnya menjaga kerahasiaan MAC Address.

Tonton video selengkapnya di atas untuk melihat ilustrasi mendetail tentang bagaimana Hub dan Switch bekerja!