Di episode kelima dari seri Belajar OSI Model ini, kita akan melanjutkan pembahasan naik satu tingkat lagi menuju Layer 3 atau Network Layer.
Network Layer adalah lapisan yang bertugas menangani routing (perutean) dan pengalamatan logis (logical addressing) menggunakan IP Address. Lapisan ini sangat krusial karena berfungsi untuk menentukan jalur terbaik yang akan dilalui oleh sekumpulan data saat melintasi sebuah jaringan komputer yang luas.
IP Address (Internet Protocol Address) adalah alamat logis yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah perangkat secara unik di dalam jaringan. Secara umum, IP Address memuat dua bagian utama:
- Network ID: Berfungsi untuk menunjukkan di jaringan mana perangkat tersebut berada.
- Host ID: Berfungsi untuk menunjukkan identitas spesifik perangkat (host) di dalam jaringan tersebut.
Sebagai contoh, mari kita bedah alamat IP 192.168.1.10/24:
- Rentang angka
192.168.1 merupakan Network ID.
- Angka
10 merupakan Host ID.
- Tambahan
/24 di bagian akhir disebut sebagai CIDR Notation (yang akan dibahas lebih mendalam pada materi terpisah).
Dalam perkembangannya, terdapat dua jenis IP Address yang digunakan dalam dunia jaringan komputer:
- Terdiri dari 32-bit.
- Contoh penulisan standar:
192.168.1.1.
- Memiliki kapasitas maksimal menampung sekitar 4,3 miliar alamat (diperoleh dari 2^32).
- Fakta Menarik: Pada awalnya, 4,3 miliar alamat diprediksi akan sangat cukup untuk seluruh komputer di dunia. Namun dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini di mana satu orang bisa memiliki banyak device (smartphone, laptop, dsb.), ditambah lagi dengan menjamurnya perangkat IoT (Internet of Things) hingga kulkas pintar yang terhubung ke internet, alokasi alamat IPv4 ini sudah hampir habis tersita seluruhnya.
- Diciptakan secara khusus untuk mengatasi masalah kehabisan kuota alamat pada IPv4.
- Terdiri dari 128-bit.
- Contoh penulisan standar:
2001:0db8::0021.
- Memiliki kapasitas penampungan alamat yang secara hitungan matematis sangat masif dan bisa dibilang tidak terbatas (tak terhingga), sehingga aman untuk pertumbuhan perangkat di masa depan.
Berikut adalah poin-poin pembahasan di dalam video beserta rentang waktunya:
- [00:00:00] Pengenalan Layer 3 (Network Layer) dan perannya dalam proses routing.
- [00:00:19] Definisi IP Address sebagai logical addressing dalam jaringan.
- [00:00:31] Membedah anatomi IP Address (Network ID dan Host ID).
- [00:00:59] Contoh pemecahan komponen IP
192.168.1.10/24 dan pengenalan CIDR notation.
- [00:01:36] Penjelasan tentang IPv4 dan contoh format penulisannya.
- [00:02:01] Fakta menarik tentang keterbatasan kapasitas IPv4 akibat menjamurnya smart device dan IoT.
- [00:02:46] Penjelasan tentang IPv6 sebagai solusi masa depan dengan kapasitas alamat tanpa batas.
Tonton video selengkapnya di atas untuk mendapatkan ilustrasi visual yang lebih jelas mengenai cara kerja IP Address!