Mempelajari cara menghitung alamat IPv4 dari representasi biner ke desimal, serta memahami konsep subnetting menggunakan Subnet Mask dan CIDR.

Di episode ketujuh seri Belajar OSI Model ini, kita akan membahas lebih teknis mengenai bagaimana cara menghitung alamat IP versi 4 (IPv4) dan memahami konsep dasar Subnetting.
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, IPv4 terdiri dari 32-bit yang dibagi menjadi 4 oktet (bagian). Masing-masing oktet terdiri dari 8 bit (didapat dari 32 dibagi 4). Nilai dari IP Address yang biasa kita lihat dalam bentuk desimal (seperti 192.168.1.10) sebenarnya berasal dari representasi bilangan biner (kombinasi angka 0 dan 1).
Karena setiap oktet memiliki 8 bit, nilai maksimalnya direpresentasikan oleh pangkat basis dua ($2^n$). Apabila bit tersebut bernilai 1, maka kita akan menjumlahkan nilai desimalnya dari kanan ke kiri:
Jika semua bit dalam satu oktet bernilai 11111111, maka jumlah total desimalnya adalah 255 (128+64+32+16+8+4+2+1). Dari konsep inilah angka-angka pada IP Address versi 4 terbentuk.
Subnetting adalah sebuah teknik pembagian jaringan untuk menciptakan beberapa subjaringan (subnet) dengan ruang alamat yang lebih terkontrol. Tujuannya adalah agar administrator jaringan dapat:
Ada dua metode penulisan pembagian jaringan ini:
255.255.255.0). Sering disebut representasi lama/klasik./24).Salah satu fungsi utama subnetting adalah mengetahui berapa banyak IP Address (host) yang bisa digunakan dalam sebuah jaringan. Rumus untuk menghitung jumlah usable host adalah:
2^32 - 2
Mengapa dikurangi 2 di akhir? Karena dalam sebuah subnet, ada dua buah IP Address khusus yang sudah dipesan sistem dan tidak bisa digunakan oleh perangkat (komputer/laptop):
192.168.1.0).192.168.1.255).Sebagai tambahan, terdapat satu IP khusus lagi yaitu Default Gateway. Alamat ini biasanya disematkan pada router dan digunakan sebagai gerbang untuk keluar-masuk lalu lintas data menuju jaringan yang berbeda. Umumnya, administrator menempatkan gateway di awal (.1) atau di akhir (.254) dari rentang IP yang bisa digunakan (usable host).
Berikut adalah panduan waktu untuk mempermudah Anda mempelajari perhitungan di dalam video:
192.168.1.10 dari biner ke desimal secara manual.Tonton video selengkapnya di atas untuk menyimak langkah demi langkah perhitungannya secara visual!