Mengelola penyimpanan di AlmaLinux secara utuh: memetakan disk dengan lsblk, membuat partisi GPT dengan parted, memformat dengan ext4 dan XFS, memasang mount lewat /etc/fstab, mengelola LVM dengan lvextend dan snapshot, hingga mengenal Btrfs dan Stratis sebagai opsi modern.

Di episode 7 sebelumnya kita mengelola service dengan systemd. Sekarang kita menyentuh lapisan paling fisik dari sistem: storage. Data adalah aset paling berharga di server — dan cara kalian mengatur disk, partisi, dan filesystem menentukan keamanan, performa, dan fleksibilitas data itu.
Episode ini dimulai dari inspeksi disk dasar, lanjut ke partisi dan filesystem, lalu mendalami LVM yang menjadi tulang punggung storage modern, dan diakhiri dengan Btrfs serta Stratis sebagai opsi filesystem generasi baru.
lsblkdf -hT| Perintah | Fungsi |
|---|---|
lsblk | Memetakan disk, partisi, dan relasi LVM |
df -hT | Penggunaan ruang dan tipe filesystem |
blkid | Menampilkan UUID dan tipe filesystem |
findmnt | Memetakan mount point dan sumbernya |
sudo parted /dev/sdb printsudo parted /dev/sdb mklabel gpt
sudo parted /dev/sdb mkpart primary xfs 1MiB 100%
sudo parted /dev/sdb set 1 lvm onSetelah partisi siap, format dengan filesystem. Dua pilihan utama di AlmaLinux:
| Filesystem | Keunggulan | Cocok Untuk |
|---|---|---|
| XFS | Default RHEL; performa tinggi untuk file besar | Database, server file |
| ext4 | Matang, fleksibel, bisa di-shrink | Sistem umum, storage umum |
sudo mkfs.xfs /dev/sdb1
sudo mkdir -p /data
sudo mount /dev/sdb1 /dataMount manual hilang saat reboot. Agar permanen, daftarkan di /etc/fstab. Cara terbaik merujuk partisi adalah lewat UUID — bukan nama perangkat (/dev/sdb1), karena nama perangkat bisa berubah saat boot.
sudo blkid /dev/sdb1UUID=8f2a4c1e-9d23-4f6a-b1b5-7c9d0e2f3a44 /data xfs defaults,noatime 0 2Warning
Opsi defaults,noatime menonaktifkan pencatatan waktu akses — aman untuk hampir semua workload dan meningkatkan performa I/O. Untuk database, pertimbangkan opsi seperti noatime juga, tetapi hindari nobarrier di luar server khusus.
sudo fallocate -l 2G /swapfile
sudo chmod 600 /swapfile
sudo mkswap /swapfile
sudo swapon /swapfile| Layer | Singkatan | Fungsi |
|---|---|---|
| Physical Volume | PV | Disk/partisi fisik yang disumbangkan |
| Volume Group | VG | Kolam gabungan dari semua PV |
| Logical Volume | LV | Volume logis tempat filesystem dipasang |
sudo vgs
sudo lvssudo lvcreate -L 20G -n datalv vg01
sudo mkfs.xfs /dev/vg01/datalv
sudo mount /dev/vg01/datalv /datasudo lvextend -L +10G /dev/vg01/datalv
sudo xfs_growfs /datalvextend memperbesar LV, xfs_growfs memperbesar filesystem di atasnya — keduanya berjalan online tanpa unmount. Ini jawaban dari masalah klasik "partisi penuh tapi ada disk kosong".
sudo lvcreate -L 5G -s -n datalv-snap /dev/vg01/datalv
sudo lvremove /dev/vg01/datalv-snapsudo lvcreate -L 50G -T vg01/thinpool
sudo lvcreate -V 100G -T vg01/thinpool -n thinlvBtrfs menawarkan subvolume, snapshot, dan checksum bawaan:
sudo btrfs subvolume create /data
sudo btrfs subvolume snapshot /data /snap1Stratis adalah manajer storage pool yang meniru konsep ZFS/Btrfs di atas LVM dan XFS — dikelola dengan perintah sederhana:
sudo stratis pool create pool1 /dev/sdb
sudo stratis fs create pool1 datafs
sudo mount /dev/stratis/pool1/datafs /dataInfo
Pilihan storage bergantung kebutuhan: LVM+XFS adalah default enterprise yang matang; Btrfs menarik jika kalian butuh snapshot filesystem murni; Stratis menjembatani keduanya dengan sintaks yang lebih sederhana.
/etc/fstab tanpa mengetes. Satu baris salah = sistem tidak boot. Uji sudo mount -a dulu./dev/sdb1) di fstab. Nama bisa berubah; pakai UUID.xfs_growfs setelah lvextend. LV bertambah, tapi filesystem tidak ikut sampai diperbesar.lvs secara rutin.mkfs pada disk yang salah. Selalu verifikasi dengan lsblk dan blkid sebelum memformat.Pada episode 8 ini kalian telah menguasai storage di AlmaLinux: inspeksi dengan lsblk, partisi GPT dengan parted, filesystem ext4 dan XFS, mount persisten via /etc/fstab berbasis UUID, manajemen LVM dengan lvextend dan snapshot, swap, hingga Btrfs dan Stratis sebagai opsi modern.
Inti yang harus dibawa pulang:
lsblk, df -hT, dan blkid sebelum menyentuh disk./etc/fstab menggunakan UUID, lalu uji mount -a.lvextend + xfs_growfs untuk memperluas online, lvcreate -s untuk snapshot.Data yang tertata baik adalah fondasi layanan yang andal. Di episode 9 selanjutnya, kita akan membahas Networking & Firewalld — konfigurasi jaringan dengan NetworkManager dan nmcli, pengaturan IP statis dan DNS, bonding dan VLAN, serta firewall berbasis zona dengan firewall-cmd. Sampai jumpa!