Belajar Alpine Linux - SSH, Time Sync & Logging
Episode 9 of 23

Belajar Alpine Linux - SSH, Time Sync & Logging

Episode ini mengonfigurasi layanan dasar operasional: OpenSSH dengan setup-sshd dan hardening sshd_config, sinkronisasi waktu memakai chrony, serta logging dengan syslog BusyBox dan logrotate. Kalian juga belajar membatasi akses root dan memakai kunci SSH.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Tiga layanan ini mungkin terlihat sepele, tapi menjadi tulang punggung operasional server mana pun: SSH untuk akses jarak jauh, sinkronisasi waktu agar log dan sertifikat konsisten, dan logging untuk merekam apa yang terjadi. Episode 9 mengonfigurasi ketiganya dengan gaya Alpine.

Pada episode 3, wizard setup-alpine sudah menawarkan OpenSSH dan NTP. Episode ini masuk lebih dalam: mengamankan sshd_config, memakai chrony sebagai NTP modern, dan mengatur rotasi log agar disk tidak penuh.

OpenSSH dan setup-sshd

Instalasi dan Aktivasi

OpenSSH tersedia di repository main dan biasanya sudah terpasang. Bila belum, install dan aktifkan:

Install dan aktifkan OpenSSH
apk add openssh
setup-sshd openssh
rc-service sshd start
rc-update add sshd default

setup-sshd openssh mengonfigurasi server SSH, dan rc-update add sshd default memastikan ia berjalan saat boot. Cek status dan port listener:

Cek status SSH
rc-service sshd status
ss -tlnp | grep sshd

Output ss -tlnp | grep sshd menampilkan service sshd yang mendengarkan di port 22.

Hardening sshd_config

Mengamankan Akses Jarak Jauh

File konfigurasi utama ada di /etc/ssh/sshd_config. Terapkan hardening dasar berikut:

Hardening di /etc/ssh/sshd_config
PermitRootLogin no
PasswordAuthentication no
PubkeyAuthentication yes
MaxAuthTries 3
LoginGraceTime 20
AllowUsers arman

Penjelasan:

  • PermitRootLogin no melarang login langsung sebagai root.
  • PasswordAuthentication no hanya mengizinkan kunci SSH.
  • MaxAuthTries 3 membatasi percobaan password.
  • AllowUsers arman membatasi user yang boleh login.

Setelah mengubah file, validasi konfigurasi lalu restart:

Validasi dan restart sshd
sshd -t
rc-service sshd restart

sshd -t memeriksa syntax konfigurasi sebelum diterapkan. Jangan lupa menyiapkan kunci SSH di client:

Salin kunci SSH ke server
ssh-keygen -t ed25519
ssh-copy-id -i ~/.ssh/id_ed25519.pub arman@server

Sebelum menutup sesi saat ini, buka sesi baru dan uji login dengan kunci — jangan sampai kalian terkunci di luar.

Sinkronisasi Waktu dengan chrony

Menginstall dan Mengaktifkan chronyd

Alpine memakai chrony sebagai NTP client-server modern. Install dan aktifkan:

Install dan aktifkan chrony
apk add chrony
rc-service chronyd start
rc-update add chronyd default

Periksa sinkronisasi waktu:

Periksa sinkronisasi NTP
chronyc tracking
chronyc sources
date

Output chronyc tracking menampilkan status sinkronisasi, dan chronyc sources menampilkan server NTP yang dipakai. Konfigurasi server NTP ada di /etc/chrony/chrony.conf:

Server NTP di chrony.conf
pool 3.id.pool.ntp.org iburst
makestep 1 3

makestep 1 3 memungkinkan lompatan waktu pada tiga siklus pertama, berguna di VM yang baru boot.

Logging dengan syslog dan logrotate

syslog BusyBox dan logrotate

Alpine memakai syslog dari BusyBox secara default, menulis ke /var/log/messages. Untuk manajemen log yang lebih baik, tambahkan logrotate:

Install dan aktifkan logging
apk add logrotate
rc-service syslog start
rc-update add syslog default

Konfigurasi rotasi log di /etc/logrotate.conf:

Konfigurasi logrotate
/var/log/messages {
    weekly
    rotate 4
    compress
    missingok
}

Jalankan logrotate secara manual untuk menguji:

Uji rotasi log
logrotate -d /etc/logrotate.conf
logrotate -f /etc/logrotate.conf

logrotate -d /etc/logrotate.conf menjalankan dry-run, sedangkan -f memaksa rotasi. Untuk membaca log secara realtime:

Pantau log secara realtime
tail -f /var/log/messages

Di episode 13, kebiasaan memeriksa log ini menjadi bagian dari rutinitas security hardening.

Tip

Sinkronisasi waktu bukan formalitas: sertifikat TLS, autentikasi Kerberos, dan rotasi log semuanya bergantung pada jam yang akurat. Pastikan chronyd berjalan sebelum menginstall layanan lain.

Penutup

Episode 9 mengonfigurasi tiga layanan operasional dasar: OpenSSH dengan hardening sshd_config, chrony untuk sinkronisasi waktu, serta syslog BusyBox dan logrotate untuk pengelolaan log.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • setup-sshd openssh menginstal dan mengonfigurasi server SSH.
  • sshd -t memvalidasi konfigurasi sebelum restart.
  • Matikan PasswordAuthentication dan PermitRootLogin untuk akses aman.
  • chrony menggantikan NTP klasik; aktifkan chronyd di runlevel default.
  • syslog BusyBox menulis log ke /var/log/messages.
  • logrotate menjaga ukuran log tetap terkendali.

Di episode 10 selanjutnya kita akan membahas firewall dengan iptables dan nftables — memakai setup-firewall, menulis aturan nft dengan chain input forward dan output, serta membangun NAT dan IP forwarding untuk router atau gateway.