Belajar Alpine Linux (distro Linux ringan, security-oriented, berbasis musl libc dan BusyBox) dari dasar hingga production-grade: pre-requisites skill & setup environment, sejarah latar belakang & mengapa membutuhkannya, konsep dasar & arsitektur utama, instalasi & setup dengan setup-alpine, package management dengan apk, OpenRC init system & service management, user group & privileges dengan doas, networking & filesystem dasar, diskless data & USB install, SSH time sync & logging, firewall iptables/nftables & nft, web server & LEMP stack, kernel & kernel management, security hardening, musl libc implikasi & kompatibilitas, TLS & certificates, container runtime Docker & Podman, Alpine 3.24 & fitur terbaru, networking lanjutan VPN & tunneling, performance & resource optimization, cloud SBC & embedded, Alpine roadmap & community, hingga ekosistem alternatif & refleksi akhir dengan total 23 episode.
Sebelum menyentuh konfigurasi Alpine, kalian perlu menguasai skill dasar Linux CLI, konsep package manager, dan networking. Di episode ini kalian juga menyiapkan VM atau container, mengunduh image ISO Alpine dari alpinelinux.org, dan memverifikasi environment sebelum lanjut.

Episode ini menelusuri asal-usul Alpine Linux sejak 2010 sebagai distro untuk router kecil, filosofi Small Simple Secure, serta riwayat rilis besarnya. Kalian juga memahami mengapa ukuran image minimal, footprint RAM rendah, dan desain keamanannya menjadikan Alpine pilihan populer untuk container dan firewall.

Episode ini membedah arsitektur Alpine dari akarnya: musl libc versus glibc, BusyBox dengan konsep applet, package manager apk dengan repository main community dan testing, serta init system OpenRC. Kalian juga mengenali komponen utama seperti kernel dan setup-alpine.

Episode ini memandu instalasi Alpine dari nol menggunakan wizard setup-alpine: keymap, hostname, networking, repository, user admin, SSH, dan pemilihan skema disk sys atau data. Kalian juga belajar setup-disk, setup-xorg-base untuk desktop, serta proses boot dengan GRUB atau Syslinux.

Episode ini mengupas apk, package manager Alpine. Kalian belajar perintah dasar apk update add del dan upgrade, struktur repository di /etc/apk/repositories, serta apk search info dan audit. Episode ini juga menjelaskan perbedaan apk v2 di versi lama dengan apk v3 di Alpine 3.23 dan seterusnya.

Episode ini membedah OpenRC, init system non-systemd milik Alpine. Kalian belajar rantai boot dari PID 1 ke init hingga OpenRC, mengelola service dengan rc-service dan rc-update, membaca rc-status, serta memahami struktur /etc/init.d dan /etc/conf.d untuk menulis service sendiri.

Episode ini membahas manajemen user dan group di Alpine dengan adduser, addgroup, dan deluser, termasuk isi file /etc/passwd dan /etc/group. Kalian juga belajar doas sebagai pengganti sudo, konfigurasi /etc/doas.d, dan peran group wheel untuk hak administrasi.

Episode ini menjelaskan cara Alpine mengelola jaringan dengan /etc/network/interfaces ala OpenRC, perintah ifup ifdown dan ip, serta resolver DNS di /etc/resolv.conf. Kalian juga mempelajari layout filesystem Alpine, /etc/fstab, mount, dan dukungan ext4, btrfs, serta xfs.

Episode ini membahas mode instalasi Alpine yang paling khas: diskless yang boot penuh dari RAM memakai initramfs, mode data dengan partisi data terpisah, serta instalasi ke media USB. Kalian juga belajar lbu untuk menyimpan dan memulihkan konfigurasi sistem.

Episode ini mengonfigurasi layanan dasar operasional: OpenSSH dengan setup-sshd dan hardening sshd_config, sinkronisasi waktu memakai chrony, serta logging dengan syslog BusyBox dan logrotate. Kalian juga belajar membatasi akses root dan memakai kunci SSH.
