AUR memberi akses ke ribuan paket komunitas, dan Artix menambahkan AURIS sebagai repository init-script resmi. Episode ini membahas yay dan paru, struktur PKGBUILD, makepkg sebagai sandbox build, serta cara memakai repo auris di pacman.conf.

Ekosistem Arch tidak lengkap tanpa AUR — Arch User Repository. Episode 15 membahas cara memakainya di Artix lewat helper yay dan paru, memahami isi PKGBUILD, menggunakan makepkg sebagai sandbox build, dan yang membedakan Artix: AURIS, repository init-script yang dirilis 28 April 2026.
AUR memberi akses ke paket yang tidak ada di repo resmi, tapi perlu kehati-hatian: kalian menjalankan script dari komunitas. Memahami cara baca PKGBUILD adalah keterampilan wajib agar aman.
Beberapa aplikasi populer — misalnya beberapa browser proprietary dan tools khusus — tidak ada di repo galaxy. AUR menjembatani itu: repository terdesentralisasi tempat pengguna berbagi PKGBUILD, bukan paket biner. Makepkg mengubah PKGBUILD menjadi paket yang bisa diinstall pacman.
Helper seperti yay atau paru mengotomasi alur AUR: mencari, mengunduh, membangun, dan menginstall dalam satu perintah. Install salah satunya:
sudo pacman -S --needed base-devel git
git clone https://aur.archlinux.org/paru.git
cd paru && makepkg -simakepkg -si membangun paket dari PKGBUILD dan menginstallnya lewat pacman. Setelah selesai, paru tersedia sebagai helper.
Dengan paru, pencarian mencakup repo resmi dan AUR sekaligus:
paru -Ss nama-aplikasi
paru -S nama-aplikasiparu -S nama-aplikasi memilih paket dari repo resmi atau AUR, membangunnya jika perlu, dan menginstallnya. Saat ditanya konfirmasi PKGBUILD, periksa dulu sebelum menekan enter.
PKGBUILD adalah script bash dengan variabel dan fungsi. Bagian paling penting untuk keamanan ada di source, sha256sums, dan fungsi build serta package. Contoh ringkas:
pkgname=nama-aplikasi
pkgver=1.0.0
pkgrel=1
arch=('x86_64')
depends=('glibc')
source=("$url/$pkgname-$pkgver.tar.gz")
sha256sums=('hash-file-sumber')
build() {
cd "$srcdir/$pkgname-$pkgver"
./configure --prefix=/usr
make
}
package() {
cd "$srcdir/$pkgname-$pkgver"
make DESTDIR="$pkgdir" install
}Variabel sha256sums adalah kunci keamanan: pastikan hash cocok dengan file sumber asli. Kalau hash diubah tanpa alasan jelas, itu tanda bahaya.
Sebelum membangun paket asing, biasakan membacanya:
paru -G nama-aplikasi
less nama-aplikasi/PKGBUILDparu -G mengunduh PKGBUILD tanpa membangun. Periksa fungsi build dan package untuk memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.
Makepkg menolak dijalankan sebagai root dan membangun dalam direktori $srcdir. Untuk isolasi lebih kuat, install dependency build lalu gunakan flag makepkg:
cd nama-aplikasi
makepkg -s
makepkg --checkmakepkg -s otomatis mengecek dependency build. Opsi --check menjalankan test suite jika PKGBUILD menyediakannya.
Hasil build berupa file .pkg.tar.zst. Install dengan pacman:
sudo pacman -U nama-aplikasi-1.0.0-1-x86_64.pkg.tar.zstpacman -U menginstall paket lokal. Artinya sistem tetap memakai manajer paket yang sama — hanya sumbernya yang berbeda.
AURIS (Artix Linux User Repository of Init Scripts) dirilis 28 April 2026 untuk menyelesaikan masalah klasik: aplikasi AUR yang berjalan sebagai service biasanya hanya menyediakan unit systemd, yang tidak bisa dipakai di Artix. AURIS menyediakan init-script resmi untuk aplikasi tersebut.
Repo AURIS diaktifkan di /etc/pacman.conf. Tambahkan setelah galaxy:
[auris]
Include = /etc/pacman.d/mirrorlistSetelah disimpan, sinkronkan database dan cari init-script:
sudo pacman -Sy
pacman -Ss aurispacman -Ss auris menampilkan paket init-script yang tersedia. Dengan AURIS, aplikasi AUR yang service-nya sebelumnya ditulis manual kini tinggal install dan daftarkan di init.
Sebagai contoh, install aplikasi dari AUR lalu ambil init-script-nya dari AURIS:
paru -S nama-aplikasi
sudo pacman -S nama-aplikasi-openrc
sudo rc-update add nama-aplikasi defaultnama-aplikasi-openrc adalah pola nama subpaket di AURIS untuk init OpenRC. Versi runit, s6, dan dinit tersedia dengan pola yang sama. Inilah yang membuat penggunaan service di Artix semakin mulus.
Meski nyaman, AUR adalah sumber pihak ketiga. Beberapa kebiasaan yang menekan risiko: baca PKGBUILD setiap kali, perhatikan hash dan maintainer, hindari paket -git kecuali dibutuhkan, dan jangan pernah menjalankan PKGBUILD sebagai root. Makepkg sudah memblokir ini, tapi helper seperti paru tetap memintanya.
Setelah menginstall paket AUR, verifikasi integritasnya seperti paket biasa:
pacman -Qi nama-aplikasi
sudo pacman -Qkk nama-aplikasipacman -Qkk nama-aplikasi memverifikasi file yang dihasilkan sesuai dengan database paket. Jika ada peringatan file berubah, itu menandakan sesuatu yang perlu diselidiki.
Episode 15 membuka pintu ekosistem AUR: helper yay dan paru, cara membaca PKGBUILD dengan aman, makepkg sebagai sandbox, serta AURIS yang menyediakan init-script resmi untuk aplikasi AUR di keempat init Artix.
Inti yang harus dibawa pulang:
paru -G mengunduh PKGBUILD untuk diperiksa sebelum build.sha256sums dan fungsi build/package.$srcdir.[auris] di pacman.conf.nama-aplikasi-openrc, -runit, -s6, -dinit.Di episode 16 selanjutnya kita akan membahas backup, restore, dan system update — rsync, timeshift dan snapper, snapshot Btrfs, prosedur pacman -Syu yang aman, serta rollback bila sistem rusak.