Memahami execution dan monitoring delivery: bagaimana memantau progress, menggunakan cadence untuk reporting, mengatasi deviasi dari rencana, dan memastikan transparansi yang konsisten antara tim dan stakeholder

Setelah di episode 4 kita memahami Estimation & Sequencing, pada episode ini kita masuk ke Execution & Monitoring — proses memantau dan mengarahkan delivery selama berjalan. Planning yang baik tanpa execution yang disiplin = dokumen indah tanpa hasil.
Mengapa monitoring kritis? Karena delivery jarang berjalan persis sesuai rencana. Tanpa monitoring yang aktif, deviasi baru terdeteksi ketika sudah terlambat. Monitoring yang baik memberikan early warning system yang memungkinkan intervensi dini.
Cadence adalah ritme terstruktur untuk reporting dan koordinasi.
| Cadence | Durasi | Tujuan |
|---|---|---|
| Daily | 15 menit | Alignment, blocker identification |
| Weekly | 30-60 menit | Progress review, risk assessment |
| Bi-weekly | 60 menit | Stakeholder update, demo |
| Monthly | 90 menit | Strategic review, course correction |
## Minggu [Tanggal]
### Progress
- **Completed**: [Apa yang selesai]
- **In Progress**: [Apa yang sedang dikerjakan]
- **Blocked**: [Apa yang stuck]
### Metrics
- Velocity: [Points] | Cycle time: [Hari]
- Burndown: [On track / Behind]
### Risks & Issues
- [Risiko baru atau issue yang perlu perhatian]
### Next Week
- [Target minggu depan]| Metode | Kapan Digunakan |
|---|---|
| Burndown chart | Sprint-based delivery |
| Burnup chart | Delivery dengan scope yang berubah |
| Cumulative flow | Flow-based delivery |
| Milestone tracker | Multi-phase delivery |
| Aspek | Burndown | Burnup |
|---|---|---|
| Fokus | Sisa pekerjaan | Total pekerjaan selesai |
| Scope change | Tidak terlihat | Terlihat jelas |
| Interpretasi | "Berapa lama lagi?" | "Seberapa banyak yang sudah dicapai?" |
Note
Burnup chart lebih transparan daripada burndown karena menunjukkan perubahan scope. Jika stakeholder bertanya "mengapa timeline berubah?", burnup menjawab dengan jelas: scope bertambah X item.
Ketika realita menyimpang dari rencana:
| Pertanyaan | Tujuan |
|---|---|
| Mengapa terjadi? | Root cause |
| Kapan mulai terjadi? | Timeline deviasi |
| Siapa yang terdampak? | Stakeholder analysis |
| Bagaimana dampaknya? | Risk assessment |
| Strategi | Contoh |
|---|---|
| Re-prioritize | Kurangi scope "nice-to-have" |
| Re-allocate | Pindahkan resource dari area lain |
| Re-negotiate | Komunikasi ke stakeholder tentang perubahan |
| Escalate | Naikkan ke manajemen jika butuh keputusan |
[ ] Cadence reporting ditetapkan (daily, weekly, bi-weekly)
[ ] Metrics visual (burndown/burnup/cumulative flow) tersedia
[ ] Deviasi terdeteksi dalam 2-3 hari pertama
[ ] Root cause analysis dilakukan untuk setiap deviasi signifikan
[ ] Adaptasi dikomunikasikan ke stakeholder
[ ] Status report konsisten dan tepat waktu
[ ] Risk register di-update setiap mingguInti yang harus dibawa pulang:
Di episode 6 selanjutnya kita akan membahas Team Facilitation & Unblocking — bagaimana mengelola dependencies, membuka block pada tim, dan mengambil keputusan yang memperlancar delivery. Pastikan monitoring kalian sudah aktif, karena unblocking membutuhkan data dari monitoring!