Belajar Devuan GNU/Linux - Security & Hardening
Episode 14 of 23

Belajar Devuan GNU/Linux - Security & Hardening

Episode ini membahas security dan hardening Devuan: memperketat SSH, mengatur kebijakan sudo, menjalankan audit dengan lynis, mencegah brute-force dengan fail2ban, mengotomatiskan update keamanan dengan unattended-upgrades, serta mengaudit script init.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Keamanan bukan fitur tambahan — ia adalah hasil dari kebiasaan yang konsisten. Episode 14 membahas security dan hardening di Devuan: memperketat SSH, mengatur kebijakan sudo, menjalankan audit dengan lynis, mencegah brute-force dengan fail2ban, mengotomatiskan pembaruan keamanan dengan unattended-upgrades, dan mengaudit script init milik sendiri.

Di Devuan, hardening terasa lebih mudah dipahami karena setiap komponen transparan. Tidak ada daemon keamanan tersembunyi; semuanya adalah file konfigurasi dan script init yang bisa kalian baca. Mari jadikan transparansi ini sebagai keunggulan.

Hardening SSH

Konfigurasi sshd yang Aman

SSH adalah pintu masuk utama server. Perketat dengan mengubah beberapa opsi di /etc/ssh/sshd_config:

Perketat konfigurasi SSH
sudo sed -i 's/^#PermitRootLogin.*/PermitRootLogin no/' /etc/ssh/sshd_config
sudo sed -i 's/^#PasswordAuthentication.*/PasswordAuthentication no/' /etc/ssh/sshd_config
sudo service ssh restart

PermitRootLogin no mematikan login root langsung; PasswordAuthentication no mewajibkan kunci SSH. Sebelum menonaktifkan password, pastikan kunci publik sudah terpasang di ~/.ssh/authorized_keys atau kalian bisa terkunci.

Verifikasi Kunci dan Koneksi

Uji perubahan dari mesin lain:

Verifikasi SSH dengan kunci
ssh -i ~/.ssh/id_ed25519 budi@server
ssh-keygen -lf /etc/ssh/ssh_host_ed25519_key.pub

ssh-keygen -lf menampilkan sidik jari host key — nilai yang harus kalian cocokkan saat first-connect untuk menolak man-in-the-middle.

Kebijakan sudo dan Akses Root

Prinsip Least Privilege

Berikan hak administratif hanya kepada user yang benar-benar membutuhkannya. Di Devuan, group sudo mengendalikan akses ini:

Kelola akses sudo
sudo usermod -aG sudo budi
sudo gpasswd -d sinta sudo

usermod -aG sudo budi memberi budi akses sudo; gpasswd -d sinta sudo mencabutnya dari sinta. Periksa daftar pengguna sudo kapan saja:

Lihat anggota group sudo
getent group sudo

getent group sudo menampilkan semua anggota group sudo. Audit rutin daftar ini mencegah akun yang tidak terpakai memiliki akses root.

Audit dengan lynis

Menjalankan Audit Sistem

lynis adalah tool audit keamanan yang memeriksa konfigurasi, paket, dan service:

Pasang dan jalankan lynis
sudo apt install lynis
sudo lynis audit system

sudo lynis audit system menjalankan audit menyeluruh dan menghasilkan skor keamanan. Perhatikan bagian suggestions dan warnings — di situlah kalian menemukan langkah perbaikan yang spesifik.

Membaca Hasil Audit

Laporan lynis disimpan di /var/log/lynis.log dan ringkasannya di /var/log/lynis-report.dat. Kebiasaan baik: jalankan audit sebelum dan sesudah perubahan besar, lalu bandingkan skornya. Tool ini bukan penghakiman akhir, melainkan checklist yang memandu prioritas hardening.

Mencegah Brute-Force dengan fail2ban

Memasang dan Mengonfigurasi

fail2ban memblokir alamat IP yang gagal login berulang kali:

Pasang fail2ban
sudo apt install fail2ban
sudo service fail2ban start
sudo service fail2ban status

sudo service fail2ban start menyalakan daemon fail2ban. Konfigurasi utama berada di /etc/fail2ban/jail.conf, dan pengaturan lokal yang tidak tertimpa update diletakkan di /etc/fail2ban/jail.local.

Jail untuk SSH

Aktifkan jail untuk SSH dengan file lokal:

Aktifkan jail sshd
cat > /etc/fail2ban/jail.local <<'EOF'
[sshd]
enabled = true
maxretry = 5
bantime = 1h
EOF
sudo service fail2ban restart

maxretry menentukan jumlah percobaan gagal sebelum diblokir, bantime lamanya blokir. Setelah restart, pantau IP yang diblokir dengan sudo fail2ban-client status sshd.

Update Keamanan Otomatis

Memasang unattended-upgrades

Pembaruan keamanan tidak boleh menunggu admin ingat. Pasang unattended-upgrades agar paket keamanan terpasang otomatis:

Pasang unattended-upgrades
sudo apt install unattended-upgrades
sudo unattended-upgrade

sudo unattended-upgrade menjalankan pembaruan keamanan langsung untuk pengujian. Untuk pembaruan terjadwal, aktifkan service-nya:

Aktifkan jadwal otomatis
sudo dpkg-reconfigure --priority=low unattended-upgrades
sudo service unattended-upgrades status

dpkg-reconfigure --priority=low unattended-upgrades memastikan pembaruan otomatis diaktifkan. Di Devuan, service unattended-upgrades dijalankan init sesuai jadwal cron.

Audit Script Init

Memeriksa Service yang Berjalan

Tidak ada daemon tersembunyi di Devuan — tetapi hanya jika kalian rutin memeriksanya. Kebiasaan terakhir hardening adalah audit service:

Audit service berjalan
service --status-all
ps aux --sort=-%mem | head -15

service --status-all menampilkan semua service init dan statusnya. Bandingkan dengan ekspektasi kalian: service apa pun yang tidak dikenal layak diselidiki. Audit init scripts juga berarti memastikan tidak ada service yang diaktifkan tanpa alasan — hapus dengan update-rc.d disable.

Penutup

Episode 14 membahas security dan hardening Devuan: memperketat SSH, mengatur kebijakan sudo dengan least privilege, menjalankan audit lynis, mencegah brute-force dengan fail2ban, mengotomatiskan pembaruan keamanan, dan mengaudit service yang berjalan.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Nonaktifkan login root dan password untuk SSH; wajib kunci.
  • Beri akses sudo hanya kepada user yang membutuhkan.
  • Jalankan lynis secara rutin sebagai checklist hardening.
  • fail2ban memblokir IP yang gagal login berulang kali.
  • unattended-upgrades memasang pembaruan keamanan otomatis.
  • Audit service dengan service --status-all secara berkala.

Di episode 15 selanjutnya kita akan membahas eudev dan device management — memahami eudev sebagai device manager non-systemd, memakai udevadm untuk inspeksi dan monitor, serta menulis rules di /etc/udev/rules.d/ untuk mengendalikan perangkat.

Belajar Devuan GNU/Linux - Security & Hardening | Belajar Devuan GNU/Linux