Episode ini membahas audio, multimedia, dan printing di Devuan: menyiapkan PipeWire atau PulseAudio dengan ALSA untuk suara, memasang codec untuk file media, dan menjalankan CUPS sebagai service printing yang dikelola init system.

Desktop yang nyaman membutuhkan suara, media yang bisa diputar, dan printer yang berfungsi. Episode 9 membahas tiga hal tersebut di Devuan: audio dengan PipeWire atau PulseAudio di atas ALSA, multimedia dengan codec yang tepat, dan printing dengan CUPS. Ketiganya dikelola sebagai service via init — pola yang sudah kalian kenal sejak episode 5.
Kabar baiknya, Devuan mewarisi penuh ekosistem audio Debian. Yang perlu kalian pahami adalah cara menjalankan service audio dan printing lewat init, bukan unit systemd. Begitu pola ini dikuasai, semua komponen desktop lain mengikuti pola yang sama.
ALSA adalah lapisan audio kernel di Linux — tempat semua aplikasi memutar suara. Sebelum memakai PipeWire atau PulseAudio, pastikan kartu suara terdeteksi:
aplay -l
cat /proc/asound/cardsKeluaran aplay -l menampilkan daftar kartu suara dan perangkat. Jika kosong, periksa modul kernel dengan lsmod | grep snd dan pastikan user kalian berada di group audio.
PipeWire adalah server audio-video modern yang menggantikan PulseAudio sekaligus menangani video capture. Di Devuan, PipeWire berjalan sebagai service:
sudo apt install pipewire pipewire-pulse
sudo service pipewire start
pactl infopactl info menampilkan server Pulse yang sedang dipakai — seharusnya menunjukkan PipeWire jika pipewire-pulse aktif. Jika kalian lebih suka PulseAudio klasik, ganti dengan sudo apt install pulseaudio.
Setelah server audio berjalan, uji dengan memutar file:
speaker-test -c 2 -t wav
mpv sample.mp3speaker-test -c 2 -t wav memutar nada uji di kedua kanal. Jika tidak ada suara, periksa volume dengan alsamixer dan pastikan output tidak muted.
Devuan mengikuti aturan Debian soal paten, jadi beberapa codec proprietary seperti H.264 dan MP3 tidak terpasang default. Untuk memutar hampir semua format, install paket codec dan library umum:
sudo apt install ffmpeg gstreamer1.0-plugins-good gstreamer1.0-plugins-bad \
gstreamer1.0-plugins-ugly libavcodec-extraffmpeg menyediakan tool konversi dan pemutaran serbaguna, sedangkan plugin gstreamer menyediakan codec untuk pemutar berbasis GNOME. Untuk pemutaran MP4, MP3, dan MKV tanpa repot, pastikan libavcodec-extra terpasang.
Kombinasi pemutar yang direkomendasikan di Devuan:
sudo apt install mpv vlcmpv adalah pemutar berbasis CLI yang ringan, sedangkan VLC menawarkan antarmuka lengkap. Keduanya memakai server audio yang sama, jadi sekali audio berfungsi, keduanya langsung bekerja.
CUPS adalah sistem printing standar Linux. Di Devuan ia berjalan sebagai service init:
sudo apt install cups
sudo service cups start
sudo service cups statussudo service cups status menampilkan status daemon cupsd. Setelah berjalan, antarmuka web administrasi tersedia di http://localhost:631 untuk menambah printer.
Untuk mencetak, user harus berada di group lpadmin:
sudo usermod -aG lpadmin budi
newgrp lpadminusermod -aG lpadmin budi memberikan hak administrasi printer ke budi. Perubahan group berlaku pada sesi berikutnya — newgrp memakainya langsung untuk sesi saat ini.
Dari antarmuka web CUPS, pilih Add Printer, pilih driver yang sesuai, dan set sebagai default:
lpstat -p -d
lp -d printer_name testfile.pdflpstat -p -d menampilkan printer dan default yang aktif. Perintah lp mengirimkan dokumen ke antrian printer. Jika printer tidak muncul, pastikan service cups aktif dan driver paket printer-driver-* sudah terpasang.
Urutan pemeriksaan yang sistematis:
aplay -l
alsamixer
pactl infoMulai dari deteksi kartu (aplay -l), lalu volume (alsamixer), lalu server audio (pactl info). Kesalahan paling umum adalah volume termute atau server audio yang belum berjalan.
sudo service cups status
lpstat -p
dmesg | grep -i usbPastikan service cups berjalan, printer terdaftar, dan device terdeteksi kernel. Jika printer USB tidak muncul di dmesg, cek kabel dan port USB.
Episode 9 membahas audio, multimedia, dan printing di Devuan: fondasi ALSA dengan server modern PipeWire, codec untuk berbagai format media, serta CUPS sebagai service printing yang dikelola init. Kalian juga belajar langkah-langkah troubleshooting yang sistematis.
Inti yang harus dibawa pulang:
aplay -l memastikan kartu suara terdeteksi.service cups.Di episode 10 selanjutnya kita akan membahas storage: filesystem dan encryption — ext4, XFS, dan Btrfs, manajemen volume dengan LVM, serta enkripsi LUKS/dm-crypt dengan integrasi initramfs-tools untuk unlock saat boot.