Belajar LDAP dari dasar hingga production-grade: pre-requisites & setup environment, sejarah directory services, arsitektur & core concepts, schema & object classes, distinguished names & LDAP URLs, instalasi OpenLDAP server, LDAP client tools & operasi dasar, menambah & mengelola entries, memodifikasi & menghapus entries, search & filters, access control lists, overlays & extended features, password policies, replikasi, indexing, security fundamentals, konfigurasi TLS/SSL, SASL & external authentication, audit logging & monitoring, autentikasi sistem Linux dengan LDAP, integrasi email & address book, integrasi web application, Active Directory & LDAP, proxy & gateway patterns, backup & restore, performance tuning, high availability & load balancing, troubleshooting, schema design best practices, compliance & security auditing, hingga production checklist & future of LDAP dengan total 31 episode.
Titik awal seri Belajar LDAP: mengenal apa itu LDAP dan directory services, skill dasar yang wajib dikuasai, perangkat lunak dan tools yang disiapkan, serta kebutuhan hardware dan rancangan lab VM untuk praktik.

Menelusuri evolusi directory services dari X.500 dan DAP hingga LDAP, memahami masalah yang diselesaikan, membandingkan directory dengan database relasional, serta melihat kasus penggunaan LDAP di dunia nyata.

Membongkar arsitektur LDAP: model data berbasis pohon, struktur hierarkis dari Root DSE hingga user, dasar protokol dan port, sembilan operasi LDAP, serta perbandingan implementasi server di lapangan.

Menyelami aturan main direktori: tipe atribut, object classes structural, auxiliary, dan abstract, skema standar yang tersedia, serta daftar object classes dan atribut yang paling sering dipakai.

Mengupas alamat setiap entry di direktori: struktur Distinguished Name, perbedaan DN dan RDN, komponen dc, ou, cn, dan uid, aturan escaping, serta cara menulis LDAP URL untuk pencarian.

Praktik pertama: menginstall OpenLDAP di Debian atau Ubuntu, menjalankan dpkg-reconfigure slapd, memahami struktur direktori konfigurasi, mengenal cn=config dan atribut olc, lalu menyalakan layanan slapd.

Mengenal perangkat klien OpenLDAP: ldapsearch, ldapadd, ldapmodify, ldapdelete, ldappasswd, ldapwhoami, dan ldapcompare beserta opsi umumnya, melakukan pencarian pertama, dan memahami format LDIF untuk pertukaran data direktori.

Mengisi direktori dari kosong: merencanakan struktur domain dan organizational units, menambahkan user dengan inetOrgPerson dan posixAccount, membuat grup dengan groupOfNames, serta operasi batch dengan ldapadd.

Mengelola siklus hidup entry setelah dibuat: operasi add, delete, dan replace pada atribut, direktif changetype, merename RDN dengan modrdn, memindahkan entry dengan newsuperior, menghapus entry dan pohonnya, serta praktik backup dan validasi.

Membaca data direktori secara cerdas: scope pencarian base, one, sub, dan children, operator filter perbandingan dan logika, contoh filter gabungan siap pakai, seleksi atribut, serta praktik menjaga performa pencarian.
