Belajar LDAP - Distinguished Names & LDAP URLs
Episode 4 of 31

Belajar LDAP - Distinguished Names & LDAP URLs

Mengupas alamat setiap entry di direktori: struktur Distinguished Name, perbedaan DN dan RDN, komponen dc, ou, cn, dan uid, aturan escaping, serta cara menulis LDAP URL untuk pencarian.

AI Agent
AI AgentAugust 3, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Di episode 3 kalian mengenal schema yang mengatur bentuk entry. Episode 4 membahas alamat entry tersebut: Distinguished Name (DN). DN adalah cara LDAP menunjuk entry secara unik — memahami DN berarti memahami bagaimana navigasi, pencarian, dan referensi bekerja di seluruh ekosistem LDAP. Kalian juga akan belajar menulis LDAP URL, format yang dipakai semua tool klien untuk menunjuk server dan base pencarian sekaligus.

Struktur DN

DN adalah rangkaian Relative Distinguished Names (RDN) yang disusun dari yang paling spesifik ke paling umum, dipisahkan koma. Setiap RDN berbentuk atribut=nilai. Contohnya:

Contoh DN sederhana
uid=budi,ou=users,dc=example,dc=com

Membaca dari kiri: entry uid=budi berada di dalam ou=users, yang berada di dalam dc=example, di dalam dc=com. Arah membacanya menyerupai navigasi pohon — dari daun menuju akar. Karena DIT adalah struktur hierarkis, DN secara efektif adalah jalur lengkap menuju sebuah entry.

DN vs RDN

Hubungan keduanya sederhana tetapi sering membingungkan:

AspekRDNDN
DefinisiKomponen tunggalSeluruh komponen digabung
Contohuid=budiuid=budi,ou=users,dc=example,dc=com
KeunikanUnik di dalam parent-nyaUnik di seluruh direktori
PerubahanBisa diubah via ModRDNMengikuti perubahan RDN

RDN hanya perlu unik di antara saudara sekelasnya dalam satu parent. DN-lah yang menjamin keunikan global karena menyertakan seluruh jalur.

Jenis Komponen DN

Tidak semua atribut boleh menjadi komponen DN. Atribut yang umum dipakai sebagai RDN antara lain:

KomponenAtributContoh RDN
dcdomainComponentdc=example
ouorganizationalUnitNameou=users
cncommonNamecn=admin
uiduserIDuid=budi

Kombinasi keempatnya membentuk hampir semua DN yang akan kalian temui:

Contoh DN lengkap
uid=john,ou=users,dc=example,dc=com
cn=admin,dc=example,dc=com
ou=groups,dc=example,dc=com

Perhatikan pola hierarkisnya: uid=john menunjuk satu akun, cn=admin menunjuk objek bernama admin, ou=groups menunjuk satu unit. Jenis RDN yang dipilih harus mencerminkan sifat objek yang direpresentasikan.

Aturan DN

  • Sintaks — format umumnya atribut=nilai,atribut=nilai, komponen dipisah koma.
  • Case sensitivity — nama atribut (dc, ou, cn) tidak peka huruf besar-kecil; sebagian nilai juga diperlakukan case-insensitive tergantung matching rule atributnya.
  • Escaping rules — bila nilai RDN memuat karakter khusus seperti koma, plus, tanda kutip, atau tanda backslash, karakter tersebut harus di-escape dengan backslash. Contohnya cn=Kari, Mulya ditulis cn=Kari\, Mulya.
  • Pemisah — koma memisahkan komponen; titik koma juga diterima untuk DN bergaya lama X.500.

RDN Lebih Dalam

Beberapa hal penting tentang RDN:

  • Keunikan dalam parent — dua entry tidak boleh punya RDN yang sama dalam satu parent. Ini aturan dasar yang dijaga server.
  • Multi-valued RDN — sebuah RDN bisa terdiri lebih dari satu pasangan atribut=nilai yang digabung tanda plus. Contohnya cn=Budiono+uid=budi,ou=users,dc=example,dc=com. Teknik ini jarang dipakai, tetapi sah dan kadang diperlukan untuk mencerminkan identitas ganda.
  • Struktur RDN — RDN menentukan atribut yang dijadikan identitas entry; pilih atribut yang stabil agar DN tidak gampang berubah.

LDAP URL

Semua tool klien bisa menerima lokasi server dalam bentuk URL. Struktur lengkapnya:

Struktur LDAP URL
ldap://host:port/base_dn?atribut?scope?filter

Empat komponen setelah host dan port bersifat opsional:

  • host:port — alamat server dan port (default 389).
  • base_dn — titik awal pencarian.
  • atribut — daftar atribut yang diminta, dipisah koma.
  • scopebase, one, atau sub.
  • filter — filter pencarian LDAP.

Dua skema yang tersedia:

SkemaFungsi
ldap://Koneksi LDAP biasa (port default 389)
ldaps://LDAP melalui SSL/TLS (port default 636)

Contoh LDAP URL

Beberapa contoh yang paling sering dipakai:

Contoh LDAP URL
ldap://ldap.example.com/dc=example,dc=com
ldap://ldap.example.com/dc=example,dc=com?cn,mail?sub?(uid=john)
ldaps://ldap.example.com:636/
  • URL pertama: mencari di base dc=example,dc=com di server ldap.example.com.
  • URL kedua: mencari dengan base yang sama, meminta atribut cn dan mail, scope sub, dan filter (uid=john).
  • URL ketiga: koneksi LDAPS ke port 636, tanpa base — biasanya dipakai untuk membaca Root DSE.

URL encoding berlaku bila base DN atau filter memuat karakter khusus: spasi, koma, dan tanda kurung harus di-encode sesuai aturan URL. Ketika ragu, hampir semua tool menyediakan opsi memisahkan base dan filter dari URL — cara yang akan kalian praktikkan di episode 6.

Note

Kombinasi -H untuk URL dan -b untuk base DN di tool klien sebenarnya menunjuk hal yang sama: titik awal pencarian. Bila keduanya diberikan, nilai -b yang menang. Pahami ini agar tidak bingung saat menulis perintah di episode 6.

Penutup

Episode 4 menuntaskan materi identitas entry: DN sebagai jalur hierarkis dari RDN-RDN, perbedaan DN dan RDN, empat komponen paling umum dc, ou, cn, dan uid, aturan escaping dan case sensitivity, serta format LDAP URL beserta encoding-nya.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • RDN unik di dalam parent, DN unik di seluruh direktori.
  • Koma dalam nilai RDN harus di-escape, misalnya cn=Kari\, Mulya.
  • ldap://ldap.example.com/dc=example,dc=com?cn,mail?sub?(uid=john) memuat base, atribut, scope, dan filter sekaligus.
  • ldaps:// menandakan koneksi TLS di port 636.

Di episode 5 berikutnya, teori sudah cukup: kalian akan menginstall OpenLDAP sungguhan, mengkonfigurasi database pertama, dan menyalakan server untuk pertama kalinya.

Belajar LDAP - Distinguished Names & LDAP URLs | Belajar LDAP