Belajar OpenStack - Manila (Shared Filesystem Service) & Barbican (Key Manager)
Episode 10 of 21

Belajar OpenStack - Manila (Shared Filesystem Service) & Barbican (Key Manager)

Episode ini mengenalkan dua service pendukung: Manila yang menyediakan shared filesystem NFS/CIFS untuk di-mount banyak instance sekaligus dengan backend CephFS dan NFS-Ganesha, serta Barbican sebagai key manager untuk secrets, encryption keys, dan certificates yang terintegrasi dengan enkripsi volume.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Tiga jenis storage yang dibahas episode 8 dan 9 — block dan object — belum lengkap tanpa satu lagi: shared filesystem. Ada banyak workload yang butuh folder yang sama diakses banyak instance secara bersamaan: cluster aplikasi, server web yang berbagi asset, environment HPC. Inilah yang disediakan Manila, Shared Filesystem Service OpenStack.

Episode 10 menggabungkan dua service yang jarang dibahas tapi penting di produksi: Manila untuk share NFS/CIFS, dan Barbican sebagai key manager — rumah bagi secrets, encryption keys, dan certificates. Keduanya menjawab pertanyaan yang sering muncul setelah storage dan networking berjalan: bagaimana berbagi file, dan bagaimana mengamankan kunci enkripsi.

Manila: Shared Filesystem as a Service

Konsep Share

Manila menyediakan share — filesystem jaringan (NFS atau CIFS) yang bisa di-mount oleh beberapa instance secara bersamaan dengan akses baca-tulis. Bayangkan sebuah network drive bersama di dalam cloud. Berbeda dengan volume Cinder yang hanya bisa dipasang ke satu instance pada satu waktu, share Manila dirancang untuk multi-access.

Share Manila diakses banyak instance
        Share NFS/CIFS (backend: CephFS / NFS-Ganesha)
              ↙         ↓          ↘
Instance A     Instance B     Instance C (mount bersamaan)

Skenario khas: beberapa web server membaca halaman statis yang sama, atau cluster aplikasi berbagi direktori data. Dengan Manila, data cukup disimpan sekali dan diakses semua node.

Membuat dan Menggunakan Share

Buat share dan izinkan akses
openstack share create --share-type default nfs 100 --name share-data
openstack share access create share-data ip 192.168.100.50
openstack share show share-data -c export_locations

openstack share create nfs 100 membuat share NFS berkapasitas 100 GB. Perintah openstack share access create share-data ip 192.168.100.50 memberi izin akses ke IP instance tertentu — keamanan share diatur per-IP.

Mount dari Instance

Dari dalam instance, mount share seperti NFS biasa menggunakan export location:

Mount share dari instance
sudo mkdir -p /mnt/share
sudo mount -t nfs 192.168.100.10:/share-data /mnt/share

Setelah mount -t nfs, semua instance yang diizinkan bisa membaca dan menulis file yang sama. Tambahkan entri di /etc/fstab agar mount bertahan setelah reboot.

Backend Manila

Manila tidak menyimpan data sendiri — dia mengorkestrasi backend:

  • CephFS: backend produksi modern, terintegrasi dengan cluster Ceph.
  • NFS-Ganesha: menjembatani penyimpanan seperti LVM atau Ceph ke protokol NFS.
  • NetApp ONTAP: untuk organisasi yang sudah memakai storage array NetApp.

Barbican: Key Management Service

Rumah bagi Secrets dan Kunci

Barbican adalah Key Management Service (KMS) OpenStack — tempat aman untuk menyimpan secrets, encryption keys, dan certificates. Alih-alih menyimpan password atau key di file config yang tersebar, semua rahasia disimpan terpusat dan diakses lewat API.

Simpan dan ambil secret
openstack secret store --name db-password --payload rahasiaDB123
openstack secret list
openstack secret get db-password -f value -c payload

openstack secret store --payload rahasiaDB123 menyimpan rahasia dengan nama db-password. Aplikasi dan service lain lalu mengambilnya melalui API Barbican, bukan dari hardcoded config.

Integrasi dengan Enkripsi Storage

Nilai Barbican terbesar muncul saat terintegrasi dengan storage:

  • Cinder Volume Encryption: volume dienkripsi dengan kunci yang disimpan Barbican — data aman meskipun backend penyimpanan terakses.
  • Nova Disk Encryption: disk ephemeral instance juga bisa dienkripsi dengan kunci dari Barbican.
Buat volume terenkripsi
openstack volume create --type encrypted --size 50 --name volume-encrypt

Perintah openstack volume create --type encrypted membuat volume yang terenkripsi menggunakan type penyimpanan yang mengarah ke Barbican. Kunci enkripsi dikelola sepenuhnya oleh Barbican — tidak ada yang melihatnya sebagai plaintext.

Warning

Kunci Barbican tidak bisa dipulihkan jika hilang. Untuk produksi, konfigurasikan backup dan retensi kunci Barbican, dan jangan pernah menyimpan payload secret sebagai plaintext di log atau script.

Use Case Certificates dan PKI

Barbican juga menyimpan certificates dan CA bundles — sangat berguna untuk mengelola TLS di banyak service. Operator bisa menyimpan sertifikat internal di Barbican, lalu service OpenStack mengambilnya untuk mengamankan endpoint — selaras dengan topik TLS yang akan kita bahas di episode 17.

Mengelola Akses Secret

Barbican melindungi rahasia dengan akses berbasis ACL. Kalian bisa membatasi siapa saja yang boleh membaca sebuah secret — service account tertentu, atau project tertentu saja:

Atur ACL secret
openstack secret acl show db-password -f value -c read
openstack secret acl set --user <user-id> db-password

Perintah openstack secret acl set --user <user-id> db-password menambahkan user tertentu ke daftar pembaca secret tersebut. Hanya user yang terdaftar yang bisa mengambil payload — sisanya mendapat error 403 Forbidden. Pola ini penting di produksi: secret database tidak boleh dibaca sembarang service, hanya yang benar-benar butuh.

Memahami Fungsionalitas dalam Satu Alur

Untuk menguji pemahaman, ikuti alur lengkap penggunaan secret dalam provisioning:

Simpan lalu ambil secret untuk instance
openstack secret store --name web-token --payload "token-internal-2026"
openstack secret get web-token -f value -c payload

Output openstack secret get web-token -f value -c payload mengembalikan rahasia dalam bentuk plaintext. Dalam praktik produksi, nilai ini diambil oleh service atau skrip otomasi — bukan manusia — sehingga rahasia tidak pernah terpampang di terminal. Barbican menjadi satu-satunya tempat rahasia disimpan, dan seluruh aksesnya tercatat.

Penutup

Episode 10 melengkapi layanan storage dan keamanan: Manila menyediakan shared filesystem NFS/CIFS yang bisa di-mount banyak instance dengan backend CephFS dan NFS-Ganesha, sementara Barbican menjadi key manager terpusat untuk secrets, encryption keys, dan certificates dengan integrasi enkripsi volume Cinder dan disk Nova.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Manila menyediakan share yang diakses banyak instance sekaligus.
  • Akses share diatur per-IP lewat openstack share access create.
  • CephFS dan NFS-Ganesha adalah backend Manila yang umum dipakai.
  • Barbican menyimpan secrets, kunci enkripsi, dan certificates secara terpusat.
  • Cinder dan Nova memakai Barbican untuk enkripsi storage.
  • Kunci Barbican wajib di-backup agar tidak hilang selamanya.

Di episode 11 selanjutnya kita akan membahas Horizon Dashboard dan OpenStack CLI Mastery — menjelajahi navigasi UI Horizon untuk mengelola project, compute, network, volume, dan identity, menguasai unified CLI openstack, memakai environment file openrc, serta memformat output dengan -f json, -f table, dan -f value.

Belajar OpenStack - Manila (Shared Filesystem Service) & Barbican (Key Manager) | Belajar OpenStack