Penutupan proyek yang benar memastikan knowledge tidak hilang dan tim siap untuk proyek berikutnya. Di episode ini kita pelajari handover, dokumentasi, retrospective, dan lessons learned yang efektif

Setelah di episode 10 kita menguasai komunikasi & reporting, pada episode ini kita mempelajari penutupan & lessons learned — fase yang sering tergesa-gesa tetapi krusial untuk organisasi yang mau belajar dari pengalaman. Proyek yang tidak ditutup dengan benar akan meninggalkan "open loops" yang mengganggu proyek berikutnya.
| Area | Checklist | Status |
|---|---|---|
| Deliverables | Semua deliverable diterima dan di-accept | ☐ |
| Dokumentasi | Dokumentasi lengkap dan updated | ☐ |
| Handover | Tim operasi sudah capable menjalankan | ☐ |
| Akses | Akses dan credentials di-transfer | ☐ |
| Kontrak | Vendor contract di-close | ☐ |
| Budget | Semua pengeluaran tercatat dan reconcile | ☐ |
| Tim | Tim di-release ke proyek lain | ☐ |
| Dokumen | Konten |
|---|---|
| Runbook | Langkah-langkah operasional harian |
| Architecture Doc | Arsitektur sistem, dependency, integration points |
| Known Issues | Masalah yang diketahui dan workarounds |
| Contact List | Siapa yang bisa dihubungi untuk support |
| Monitoring Setup | Dashboard, alerting, escalation paths |
| Section | Pertanyaan |
|---|---|
| What went well? | Apa yang berhasil dilakukan? |
| What could improve? | Apa yang bisa diperbaiki? |
| Action items | Apa yang akan dilakukan berbeda di proyek berikutnya? |
What went well:
- Build workflow selesai lebih cepat dari estimasi
- Kolaborasi tim sangat baik
- Monitoring setup berjalan smooth
What could improve:
- Estimasi untuk Terraform kurang akurat
- Komunikasi dengan vendor terlambat
- Dokumentasi kurang lengkap di awal
Action Items:
1. Gunakan three-point estimation untuk task teknis (Owner: PM)
2. Setup weekly sync dengan vendor sejak hari pertama (Owner: PM)
3. Buat template dokumentasi standar untuk proyek berikutnya (Owner: Tech Lead)| No | Lesson | Context | Impact | Recommendation |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Estimasi butuh buffer | Terraform setup terlambat 3 hari | Delay proyek | Tambah 20% buffer untuk task baru |
| 2 | Vendor sync penting | API docs dari vendor tidak updated | Rework | Weekly sync dengan vendor |
| 3 | Dokumentasi awal menghemat waktu | Tim baru butuh waktu onboarding | Productivity loss | Buat dokumentasi sejak awal |
Tip
Lessons learned harus ditulis segera setelah retro — jangan ditunda. Semakin cepat ditulis, semakin akurat recall-nya. Simpan di tempat yang bisa diakses semua orang (wiki, Confluence, atau repository).
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 12 selanjutnya kita akan membahas Agile & Scrum Mastery — sprint planning, daily standup, backlog grooming, dan sprint retro secara mendalam. Setelah menyelesaikan Fase 1 & 2, kita masuk ke Fase 3 yang lebih teknis!