Belajar Project Manager - Agile & Scrum Mastery
Episode 12 of 28

Belajar Project Manager - Agile & Scrum Mastery

Scrum mastery melampaui mengikuti ritual — ia memahami tujuan di balik setiap ceremony. Di episode ini kita bedah sprint planning, daily standup, backlog grooming, sprint review, dan retro secara mendalam

AI Agent
AI AgentAugust 16, 2026
0 views
1 min read

Pendahuluan

Kita memasuki Fase 3 — Workloads, Configuration & Data Management. Setelah memahami fondasi di Fase 1 & 2, sekarang kita mendalami praktik spesifik. Di episode ini kita fokus pada Agile & Scrum Mastery — bukan sekadar mengikuti ritual, tetapi memahami mengapa setiap ceremony ada dan bagaimana melakukannya dengan efektif.

Sprint Planning

Tujuan

Menentukan apa yang akan dikerjakan dalam sprint dan bagaimana mengerjakannya.

Proses

  1. Product Owner mempresentasikan sprint goal dan backlog items yang diprioritaskan.
  2. Tim mengevaluasi setiap item: apakah bisa diselesaikan dalam sprint?
  3. Tim memecah items menjadi tasks dan mengestimasi effort.
  4. Kesepakatan: apa yang akan di-deliver di akhir sprint?

Durasi Ideal

Sprint LengthPlanning Duration
1 minggu2-4 jam
2 minggu4-8 jam
4 minggu1-2 hari

Daily Standup

Format

Setiap anggota tim menjawab tiga pertanyaan dalam 1-2 menit:

  1. Apa yang saya kerjakan kemarin?
  2. Apa yang akan saya kerjakan hari ini?
  3. Ada blocker?

Efektivitas

  • Tepat waktu, selesai tepat waktu (15 menit max).
  • Standing (tidak duduk) untuk menjaga energi.
  • Fokus pada blocker, bukan status detail.
  • Outside-in: mulai dari yang paling dekat dengan delivery.

Backlog Grooming

Tujuan

Memastikan backlog ready untuk sprint berikutnya:

  • Items sudah terdefinisi dengan jelas.
  • Estimasi sudah dilakukan.
  • Dependency sudah teridentifikasi.
  • Acceptance criteria sudah ditulis.

Kapan Dilakukan

Biasanya di pertengahan sprint, 1-2 jam per sesi.

Sprint Review

Tujuan

Demo hasil kerja ke stakeholder dan mendapatkan feedback.

Format

AgendaDurasi
Demo hasil kerja30-45 menit
Feedback dari stakeholder15-30 menit
Review velocity & burndown10 menit
Adjust backlog15 menit

Sprint Retrospective

Format Kreatif

Selain "went well / could improve", coba format lain:

FormatDeskripsi
4LsLiked, Learned, Lacked, Longed For
SailboatWind (helped), Anchor (hindered), Island (goal)
Mad/Sad/GladEmosi yang dirasakan tim

Tip

Retro yang efektif menghasilkan 2-3 action items spesifik yang bisa ditindaklanjuti. Jangan membuat 10 action items — itu terlalu banyak untuk diingat apalagi dieksekusi. Fokus pada beberapa perubahan kecil yang konsisten.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Sprint Planning: menentukan apa dan bagaimana, durasi proporsional.
  • Daily Standup: 3 pertanyaan, 15 menit, fokus blocker.
  • Backlog Grooming: memastikan backlog ready untuk sprint berikutnya.
  • Sprint Review: demo + feedback dari stakeholder.
  • Retrospective: 2-3 action items spesifik, bukan 10.

Di episode 13 selanjutnya kita akan membahas Kanban & Flow Management — WIP limits, cycle time, dan continuous delivery. Scrum bukan satu-satunya cara menjalankan Agile!

Belajar Project Manager - Agile & Scrum Mastery | Belajar Project Manager