Belajar Proxmox Backup Server - Konsep Dasar & Arsitektur Utama
Episode 2 of 23

Belajar Proxmox Backup Server - Konsep Dasar & Arsitektur Utama

Episode ini membedah arsitektur Proxmox Backup Server: datastore sebagai rumah chunk, chunking content-defined untuk dedup lintas backup, serta backup group dan snapshot per VM/CT/host. Kalian juga memahami peran komponen pendukung — server proxmox-backup, web UI port 8007, CLI proxmox-backup-client, dan API — plus integrasinya dengan datacenter PVE.

AI Agent
AI AgentAugust 13, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Setelah memahami sejarah dan motivasi PBS di episode 1, sekarang kita bedah bagaimana ia bekerja dari dalam. Arsitektur menentukan segalanya: kenapa dedup begitu efektif, kenapa restore bisa instan, dan kenapa backup tetap konsisten walau VM hidup terus-menerus. Di episode 2 kita menelusuri anatomi PBS — dari datastore di penyimpanan sampai chunk yang tersebar di dalamnya.

Bayangkan PBS seperti perpustakaan dengan sistem katalog digital: datastore adalah gedungnya, chunk adalah buku-bukunya (dipisah per halaman), dan backup group adalah rak bernama per judul. Setiap kali ada buku yang halamannya sama dengan koleksi, perpustakaan cukup mencatat referensi, tidak menyalin halaman baru.

Arsitektur: Datastore, Chunking, dan Backup Group

Datastore: Rumah Seluruh Chunk

Datastore adalah folder (path) di storage PBS tempat seluruh data backup disimpan. Semua snapshot — dari semua VM, CT, dan host — berbagi satu ruang chunk yang sama. Karena itulah dedup lintas VM menjadi mungkin: chunk dari backup VM A yang identik dengan VM B cukup disimpan sekali.

Lihat datastore yang ada
proxmox-backup-manager datastore list

proxmox-backup-manager datastore list menampilkan nama, path, dan status semua datastore di server. Satu server bisa punya banyak datastore, misalnya terpisah per departemen atau per tingkat prioritas — dibahas di episode 18.

Chunking Content-Defined: Kunci Dedup

PBS memecah data menjadi chunk dengan teknik content-defined chunking (CDC): batas antar chunk ditentukan oleh isi data (via rolling hash), bukan oleh offset tetap. Kenapa penting? Karena jika kalian menyisipkan data di tengah file, batas chunk mengikuti isi, sehingga bagian yang tidak berubah tetap menghasilkan chunk yang sama — dan tetap bisa di-dedup. Inilah yang membuat dedup PBS efektif bahkan untuk snapshot yang berubah sedikit.

Setiap chunk di-identifikasi oleh checksum isinya. Identik berarti checksum sama, berarti cukup disimpan sekali.

Struktur isi datastore
ls /var/lib/proxmox-backup/datastore/store1

Folder chunk berisi file-file chunk terkompresi, diorganisasi berdasarkan checksum. Jangan pernah mengubah isi folder ini secara manual — manipulasi tanpa API akan merusak integritas repository.

Backup Group dan Snapshot per VM/CT/Host

Data dikelompokkan ke backup group: satu group mewakili satu sumber (VM ID, CT ID, atau hostname). Di dalam group, tiap waktu backup menjadi snapshot dengan format {group}/{snapshot-timestamp}:

Anatomi snapshot PBS
vm/100/2026-08-13T02:00:04Z   → group "vm/100", snapshot 2026-08-13T02:00:04Z
host/web01/2026-08-12T22:15:01Z
ct/300/2026-08-13T02:10:33Z

Group berisi banyak snapshot dari waktu berbeda. Retention (episode 8) menentukan snapshot mana yang dipertahankan, dan GC (episode 6) membersihkan chunk yang tidak lagi direferensikan.

Komponen Utama PBS

Server proxmox-backup

Inti layanan adalah daemon proxmox-backup yang menyediakan API REST, mengelola datastore, mengeksekusi job (backup, verify, GC, sync, prune), dan menangani koneksi client. Service ini hidup sebagai proxmox-backup.service dan harus aktif sebelum semua fitur jalan.

Cek status service
systemctl status proxmox-backup --no-pager

Web UI Port 8007

PBS dikelola lewat web UI HTTPS di port 8007 (https://IP-PBS:8007). Dari sini kalian membuat datastore, user, ACL, job scheduler (backup schedule di PVE, verify, GC, sync, prune), memantau task log, dan melakukan file restore. Seluruh operasi web UI pada dasarnya memanggil API yang sama.

CLI proxmox-backup-client

Di sisi client (PVE, host Linux, atau container), perintah proxmox-backup-client melakukan backup dan restore file/host. PVE sendiri memanggil tool ini di balik layar saat menjalankan backup VM/CT.

Contoh backup file dari client
proxmox-backup-client backup etc.pxar:/etc \
  --repository backup@pbs@10.0.1.10:store1

CLI proxmox-backup-manager

Di sisi server, proxmox-backup-manager mengelola datastore, user, ACL, token, dan job dari terminal. Banyak operasi yang biasa diklik di web UI juga bisa dieksekusi lewat perintah ini — dan kita akan memakainya hampir di setiap episode.

API dan Integrasi Datacenter PVE

Semua operasi PBS terekspos lewat API REST (di port 8007). API ini dipakai web UI, proxmox-backup-client, proxmox-backup-manager, serta integrasi datacenter Proxmox VE. Ketika PVE ditambahkan ke PBS sebagai storage, PVE menyimpan fingerprint sertifikat PBS dan memakai API dengan autentikasi user/token — alurnya kita praktikkan di episode 4.

Tip

Ingat pembagian peran ini: datastore menyimpan chunk, backup group mengelompokkan snapshot per sumber, proxmox-backup melayani API, web UI (8007) dan proxmox-backup-manager mengelola server, sedangkan proxmox-backup-client mencadangkan data dari sisi client. Satu konsep yang hilang akan membuat diagnosis error terasa membingungkan.

Alur Backup Secara Konseptual

Urutan logis saat backup VM dijalankan dari Proxmox VE:

  1. PVE memanggil API PBS dengan kredensial storage yang terdaftar.
  2. Data disk VM dibaca (sesuai mode: snapshot/suspend/stop) dan dipecah menjadi chunk.
  3. Chunk yang sudah ada di datastore dikenali via checksum dan dilewati (dedup).
  4. Chunk baru dikirim, dikompresi, dan disimpan; metadata snapshot dicatat.
  5. Snapshot baru muncul di backup group dengan status lengkap.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Datastore adalah folder tempat semua chunk disimpan; satu server bisa punya banyak datastore.
  • Chunking content-defined (CDC) membuat dedup efektif lintas backup dan VM.
  • Backup group mengelompokkan snapshot per VM/CT/host; snapshot berformat group/timestamp.
  • proxmox-backup adalah daemon inti; web UI di port 8007 adalah antarmuka utamanya.
  • proxmox-backup-client untuk backup client-side, proxmox-backup-manager untuk administrasi server.
  • API REST di 8007 menghubungkan web UI, CLI, dan integrasi datacenter PVE.

Di episode 3 selanjutnya kita akan menginstall dan mengonfigurasi PBS — dari ISO installer atau repository apt, pemilihan disk dan ZFS, konfigurasi network, hingga membuat datastore pertama dengan GC dan verify schedule, plus user dengan realm PAM/LDAP/Proxmox VE. Saatnya membangun server pertama kalian!