Episode ini memandu instalasi Proxmox Backup Server 4.2 via ISO installer atau repository apt, pemilihan disk dan ZFS, serta konfigurasi network dan hostname. Kalian juga membuat datastore pertama dengan GC dan verify schedule, lalu memahami pilihan realm user — PAM, AD/LDAP, dan Proxmox VE — sebelum menambahkan user pertama.

Arsitektur sudah dipahami di episode 2 — sekarang saatnya membangun. Episode 3 adalah momen di mana konsep berubah menjadi server sungguhan: kalian menginstal PBS 4.2, mengonfigurasi jaringan, membuat datastore pertama, dan mengenal sistem user serta realm. Dari sini, semua episode praktik selanjutnya berjalan di atas server yang kalian bangun sendiri.
Bayangkan proses ini seperti membangun brankas bank: struktur bangunan (instalasi), ruang penyimpanan (datastore), dan sistem kartu akses (user & realm). Jika fondasi atau tata letak brankas salah, sulit memperbaikinya setelah penuh uang.
Cara termudah dan paling direkomendasikan adalah ISO installer PBS 4.2. Boot dari ISO, ikuti wizard:
pbs1.example.local) dan IP statis — jangan DHCP untuk production.Boot ISO → Lokalisasi → Network (IP statis) → Disk/ZFS →
Root password → Install → Reboot → https://IP:8007PBS juga bisa diinstal di atas Debian yang sudah ada. Tambahkan repository resmi lalu install paket proxmox-backup-server:
echo "deb https://enterprise.proxmox.com/debian/pbs bookworm pbs-enterprise" > /etc/apt/sources.list.d/pbs-enterprise.list
apt update && apt install proxmox-backup-serverCatatan: repository enterprise butuh subscription; untuk uji coba gunakan repository no-subscription (pbs-no-subscription) yang tersedia tanpa lisensi. Setelah install, service proxmox-backup otomatis aktif.
Atur IP statis via /etc/network/interfaces (atau netplan), pastikan hostname resolvable. Verifikasi akses:
curl -kI https://localhost:8007
proxmox-backup-manager versionsJika curl -kI mengembalikan HTTP/1.1 200, web UI PBS sudah hidup di port 8007. Buka https://IP-PBS:8007 di browser dan masuk sebagai user root@pam dengan password yang diset saat instalasi.
Warning
PBS adalah server yang mengelola data backup — berikan IP statis, bukan DHCP. IP yang berubah akan memutus koneksi client PVE, sync job, dan akun API yang mereferensikan alamat server. Catat IP dan hostname sebelum melanjutkan.
Datastore adalah inti penyimpanan. Buat folder-nya lalu daftarkan di PBS:
mkdir -p /var/lib/proxmox-backup/datastore/store1proxmox-backup-manager datastore create store1 \
/var/lib/proxmox-backup/datastore/store1 \
--gc-schedule "sun 02:00" --verify-new--gc-schedule "sun 02:00" menjadwalkan garbage collection setiap Minggu pukul 02:00, dan --verify-new otomatis memverifikasi snapshot baru. Schedule bisa diedit kapan saja via web UI (Datastore → Options) atau proxmox-backup-manager datastore update.
Setelah datastore dibuat, PBS menampilkan metrik penting di web UI: size (raw storage), original (ukuran data sebelum dedup), deduplication, dan compressed — penjelasan di episode 6.
Realm PAM memakai user sistem Linux PBS. User root@pam dibuat saat instalasi. Untuk user tambahan, buat akun sistem lalu map ke PBS:
adduser operator
proxmox-backup-manager user create operator@pamRealm AD/LDAP menghubungkan PBS ke directory service perusahaan sehingga autentikasi terpusat. Untuk environment yang semuanya berbasis Proxmox, realm Proxmox VE memungkinkan user PVE memakai akun yang sama di PBS tanpa user ganda. Konfigurasi realm dilakukan di web UI: Administration → Authentication → Realms → Add.
Pilihan realm menentukan di mana kredensial diverifikasi: PAM di sistem lokal, AD/LDAP di directory server, dan realm Proxmox VE di cluster PVE. Untuk series ini kita pakai PAM agar fokus ke konsep, lalu episode 12 membahas user per-tenant dan ACL.
Buat user backup yang nanti dipakai client PVE:
proxmox-backup-manager user create backup@pam --password "secret123"Note
Untuk production, sebaiknya user backup dipakai lewat API token (bukan password langsung) — token bisa dirotasi dan dibatasi izinnya. Kita bangun itu di episode 12 bersama ACL per datastore.
Inti yang harus dibawa pulang:
https://IP:8007.proxmox-backup-manager datastore create.--gc-schedule) dan verifikasi (--verify-new) sejak awal — bukan nanti.backup@pam adalah titik awal untuk integrasi client.Di episode 4 selanjutnya kita akan mencadangkan VM/CT dari Proxmox VE — mendaftarkan PBS sebagai storage di datacenter PVE dengan server, datastore, dan fingerprint, memilih target backup, mengatur mode backup (guest agent/snapshot/suspend/stop), dan menjadwalkan backup rutin. VM kalian akan mulai terlindungi!