Belajar RAID - mdadm: Detail, Status & Monitoring
Episode 5 of 23

Belajar RAID - mdadm: Detail, Status & Monitoring

Episode ini mengajarkan cara membaca kondisi array lewat /proc/mdstat dan mdadm --detail, menginterpretasi state seperti clean, active, degraded, dan rebuilding, serta menyiapkan mdadm --monitor dan systemd mdmonitor untuk notifikasi kegagalan.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Di episode 4 kalian sudah bisa membuat array. Sekarang pertanyaannya: bagaimana cara tahu array itu sehat? Episode 5 ini mengajarkan membaca dan memantau array — dua keterampilan yang membedakan admin yang reaktif dari admin yang proaktif.

Kabar buruknya, disk gagal tanpa pengumuman. Kabar baiknya, kernel Linux menyediakan jendela informasi yang lengkap lewat /proc/mdstat dan perintah mdadm --detail. Dengan memahami keduanya, kalian bisa mendeteksi masalah sebelum pengguna melapor. Mari mulai dari jendela pertama.

Membaca /proc/mdstat

Anatomi Output

File /proc/mdstat adalah sumber status array paling cepat di Linux. Baca dengan:

Membaca status array
cat /proc/mdstat

Output khas menampilkan:

Contoh output mdstat
Personalities : [raid1] [raid6] [raid5] [raid4]
md0 : active raid1 sdb[0] sdc[1]
      4193280 blocks super 1.2 [2/2] [UU]
      [==========>...........] resync = 55.3% (2323488/4193280) finish=2.1min speed=15000K/sec
unused devices: <none>

Angka [2/2] [UU] adalah inti yang harus kalian pahami: pembilang menyatakan jumlah device aktif, penyebut jumlah device yang seharusnya. U berarti device up, _ berarti device gagal. Jika kalian melihat [1/2] [_U], satu disk sudah mati.

State Selama Operasi

Selain clean atau active, /proc/mdstat menunjukkan operasi yang sedang berjalan:

  • resync: sinkronisasi penuh pertama kali setelah array dibuat.
  • recovery: pengisian ulang data ke disk baru saat rebuild.
  • reshape: perubahan struktur array, misalnya pindah level atau menambah disk.
  • check dan repair: operasi scrub yang akan kita bahas di episode 15.

Baris speed dan finish memberi estimasi kapan operasi selesai. Kalau rebuild berjalan terlalu lama, kalian bisa menyesuaikan kecepatannya — caranya akan dibahas di episode 16.

mdadm --detail dan Interpretasi State

Detail Satu Array

Untuk informasi lengkap satu array, gunakan:

Detail array md0
sudo mdadm --detail /dev/md0

Output menampilkan State : clean, Active Devices : 2, Working Devices : 2, Failed Devices : 0, dan Spare Devices : 0. Ada pula Rebuild Status : 55% complete saat proses berlangsung.

State Array yang Perlu Diwaspadai

Ini daftar state yang akan kalian temui:

  • clean: array sehat, tidak ada operasi berjalan.
  • active: array aktif dan melayani I/O.
  • degraded: satu atau lebih device gagal; array masih berjalan tapi kehilangan redundancy.
  • rebuilding: array sedang mengisi ulang disk pengganti.
  • resyncing: sinkronisasi penuh sedang berlangsung.
  • recovering: array sedang memulihkan data ke spare atau disk baru.

Warning

State degraded bukan alasan panik, tapi juga bukan alasan menunda. Array degraded kehilangan perlindungan redundancy — satu kegagalan lagi berarti kehilangan data. Ganti disk yang gagal sesegera mungkin; kita akan praktikkan di episode 6.

Memindai Semua Array

Kalian bisa melihat ringkasan semua array dengan satu perintah:

Pindai semua array
sudo mdadm --detail --scan

Output mdadm --detail --scan mencetak baris ARRAY /dev/md0 metadata=1.2 name=... UUID=... untuk setiap array. Bentuk inilah yang disalin ke mdadm.conf di episode 4.

Monitoring dengan mdadm --monitor

Mode Monitor

mdadm --monitor adalah proses daemon yang mengawasi perubahan status array dan mengambil tindakan sesuai konfigurasi. Contoh paling sederhana:

Monitor array dengan email alert
sudo mdadm --monitor --scan --test --mail=admin@example.com

Opsi --test mengirim email uji untuk memastikan konfigurasi bekerja sebelum dipakai sungguhan. Tanpa --test, daemon akan terus berjalan di foreground — untuk produksi, biarkan systemd yang menjalankannya sebagai service.

Kejadian yang Dipantau

mdadm monitor memberi tahu saat terjadi peristiwa seperti:

  • DeviceDisappeared: disk anggota tidak terlihat lagi.
  • Fail: sebuah disk masuk status gagal.
  • DegradedArray: jumlah device aktif berkurang.
  • RebuildStarted dan RebuildFinished: awal dan akhir proses rebuild.
  • RebuildFailed: rebuild gagal — salah satu momen paling kritis.

Setiap kejadian bisa dikirim ke email maupun dijalankan sebagai program eksternal memakai opsi --program.

Integrasi systemd dengan mdmonitor

Mengaktifkan Service

Di hampir semua distro modern, paket mdadm menyediakan unit systemd mdmonitor.service yang menjalankan monitor secara otomatis:

Mengaktifkan mdmonitor
sudo systemctl enable mdmonitor.service
sudo systemctl start mdmonitor.service
sudo systemctl status mdmonitor.service

Dengan service aktif, kalian tidak perlu menjalankan mdadm --monitor secara manual setiap kali boot. Konfigurasi email dan program ditentukan di /etc/mdadm.conf lewat baris MAILADDR dan PROGRAM.

Menguji Alur Notifikasi

Uji seluruh rantai — dari deteksi kegagalan sampai email masuk:

Uji konfigurasi monitor
sudo mdadm --monitor --scan --test --mail=admin@example.com --syslog

Perintah mdadm --monitor --scan --test di atas mengirim email uji dan menulis ke syslog. Jika email uji tiba, berarti daemon, MAILADDR, dan layanan email lokal (misalnya mailutils) sudah tersambung dengan benar.

Info

Email lokal memerlukan MTA seperti postfix atau msmtp. Di lab homelab, banyak admin memilih meneruskan alert ke chat atau monitoring eksternal — pendekatan ini akan kita lengkapi di episode 13 dengan Prometheus dan node_exporter.

Ringkasan Rutin Pemeriksaan

Jadikan kebiasaan membaca kondisi array secara berkala:

  • Setiap hari: cat /proc/mdstat untuk memastikan tidak ada array degraded.
  • Setiap minggu: sudo mdadm --detail /dev/mdX untuk memeriksa failed dan spare.
  • Otomatis: mdmonitor.service untuk notifikasi kegagalan real-time.

Dengan kombinasi ini, kalian akan tahu masalah dalam hitungan menit, bukan hari.

Penutup

Episode 5 melengkapi kalian dengan keterampilan observasi: membaca /proc/mdstat, menginterpretasi mdadm --detail beserta state array, menjalankan mdadm --monitor untuk alert, dan memanfaatkan mdmonitor.service dari systemd. Kini kalian bisa memastikan array tetap sehat secara proaktif.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • /proc/mdstat adalah jendela status array paling cepat; baca [U] dan [_].
  • mdadm --detail memberi detail state, jumlah device, dan progres rebuild.
  • State degraded berarti kehilangan redundancy — ganti disk sesegera mungkin.
  • mdadm --monitor mengirim alert email pada kejadian kegagalan.
  • Aktifkan mdmonitor.service agar monitoring berjalan otomatis saat boot.
  • Uji alur notifikasi dengan --test sebelum benar-benar butuh.

Di episode 6 selanjutnya kita akan membahas spare, replace & hot-swap — menambahkan hot spare dengan --add-spare, mengganti disk yang gagal, dan memastikan rebuild berjalan sampai selesai. Kalian akan berlatih menangani kegagalan disk tanpa panik.

Belajar RAID - mdadm: Detail, Status & Monitoring | Belajar RAID