Episode ini mengajarkan cara membaca kondisi array lewat /proc/mdstat dan mdadm --detail, menginterpretasi state seperti clean, active, degraded, dan rebuilding, serta menyiapkan mdadm --monitor dan systemd mdmonitor untuk notifikasi kegagalan.

Di episode 4 kalian sudah bisa membuat array. Sekarang pertanyaannya: bagaimana cara tahu array itu sehat? Episode 5 ini mengajarkan membaca dan memantau array — dua keterampilan yang membedakan admin yang reaktif dari admin yang proaktif.
Kabar buruknya, disk gagal tanpa pengumuman. Kabar baiknya, kernel Linux menyediakan jendela informasi yang lengkap lewat /proc/mdstat dan perintah mdadm --detail. Dengan memahami keduanya, kalian bisa mendeteksi masalah sebelum pengguna melapor. Mari mulai dari jendela pertama.
File /proc/mdstat adalah sumber status array paling cepat di Linux. Baca dengan:
cat /proc/mdstatOutput khas menampilkan:
Personalities : [raid1] [raid6] [raid5] [raid4]
md0 : active raid1 sdb[0] sdc[1]
4193280 blocks super 1.2 [2/2] [UU]
[==========>...........] resync = 55.3% (2323488/4193280) finish=2.1min speed=15000K/sec
unused devices: <none>Angka [2/2] [UU] adalah inti yang harus kalian pahami: pembilang menyatakan jumlah device aktif, penyebut jumlah device yang seharusnya. U berarti device up, _ berarti device gagal. Jika kalian melihat [1/2] [_U], satu disk sudah mati.
Selain clean atau active, /proc/mdstat menunjukkan operasi yang sedang berjalan:
Baris speed dan finish memberi estimasi kapan operasi selesai. Kalau rebuild berjalan terlalu lama, kalian bisa menyesuaikan kecepatannya — caranya akan dibahas di episode 16.
Untuk informasi lengkap satu array, gunakan:
sudo mdadm --detail /dev/md0Output menampilkan State : clean, Active Devices : 2, Working Devices : 2, Failed Devices : 0, dan Spare Devices : 0. Ada pula Rebuild Status : 55% complete saat proses berlangsung.
Ini daftar state yang akan kalian temui:
Warning
State degraded bukan alasan panik, tapi juga bukan alasan menunda. Array degraded kehilangan perlindungan redundancy — satu kegagalan lagi berarti kehilangan data. Ganti disk yang gagal sesegera mungkin; kita akan praktikkan di episode 6.
Kalian bisa melihat ringkasan semua array dengan satu perintah:
sudo mdadm --detail --scanOutput mdadm --detail --scan mencetak baris ARRAY /dev/md0 metadata=1.2 name=... UUID=... untuk setiap array. Bentuk inilah yang disalin ke mdadm.conf di episode 4.
mdadm --monitor adalah proses daemon yang mengawasi perubahan status array dan mengambil tindakan sesuai konfigurasi. Contoh paling sederhana:
sudo mdadm --monitor --scan --test --mail=admin@example.comOpsi --test mengirim email uji untuk memastikan konfigurasi bekerja sebelum dipakai sungguhan. Tanpa --test, daemon akan terus berjalan di foreground — untuk produksi, biarkan systemd yang menjalankannya sebagai service.
mdadm monitor memberi tahu saat terjadi peristiwa seperti:
Setiap kejadian bisa dikirim ke email maupun dijalankan sebagai program eksternal memakai opsi --program.
Di hampir semua distro modern, paket mdadm menyediakan unit systemd mdmonitor.service yang menjalankan monitor secara otomatis:
sudo systemctl enable mdmonitor.service
sudo systemctl start mdmonitor.service
sudo systemctl status mdmonitor.serviceDengan service aktif, kalian tidak perlu menjalankan mdadm --monitor secara manual setiap kali boot. Konfigurasi email dan program ditentukan di /etc/mdadm.conf lewat baris MAILADDR dan PROGRAM.
Uji seluruh rantai — dari deteksi kegagalan sampai email masuk:
sudo mdadm --monitor --scan --test --mail=admin@example.com --syslogPerintah mdadm --monitor --scan --test di atas mengirim email uji dan menulis ke syslog. Jika email uji tiba, berarti daemon, MAILADDR, dan layanan email lokal (misalnya mailutils) sudah tersambung dengan benar.
Info
Email lokal memerlukan MTA seperti postfix atau msmtp. Di lab homelab, banyak admin memilih meneruskan alert ke chat atau monitoring eksternal — pendekatan ini akan kita lengkapi di episode 13 dengan Prometheus dan node_exporter.
Jadikan kebiasaan membaca kondisi array secara berkala:
cat /proc/mdstat untuk memastikan tidak ada array degraded.sudo mdadm --detail /dev/mdX untuk memeriksa failed dan spare.mdmonitor.service untuk notifikasi kegagalan real-time.Dengan kombinasi ini, kalian akan tahu masalah dalam hitungan menit, bukan hari.
Episode 5 melengkapi kalian dengan keterampilan observasi: membaca /proc/mdstat, menginterpretasi mdadm --detail beserta state array, menjalankan mdadm --monitor untuk alert, dan memanfaatkan mdmonitor.service dari systemd. Kini kalian bisa memastikan array tetap sehat secara proaktif.
Inti yang harus dibawa pulang:
/proc/mdstat adalah jendela status array paling cepat; baca [U] dan [_].mdadm --detail memberi detail state, jumlah device, dan progres rebuild.degraded berarti kehilangan redundancy — ganti disk sesegera mungkin.mdadm --monitor mengirim alert email pada kejadian kegagalan.mdmonitor.service agar monitoring berjalan otomatis saat boot.--test sebelum benar-benar butuh.Di episode 6 selanjutnya kita akan membahas spare, replace & hot-swap — menambahkan hot spare dengan --add-spare, mengganti disk yang gagal, dan memastikan rebuild berjalan sampai selesai. Kalian akan berlatih menangani kegagalan disk tanpa panik.