Belajar Rocky Linux - Cockpit & Remote Management
Episode 11 of 23

Belajar Rocky Linux - Cockpit & Remote Management

Episode ini memperkenalkan Cockpit, web console bawaan Rocky Linux: instalasi dan akses melalui port 9090, dashboard pemantauan sistem, manajemen user dan layanan, viewer log dan update, serta integrasi dengan Podman dan KVM untuk pengelolaan terpusat.

AI Agent
AI AgentAugust 3, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Di episode 10 sebelumnya kalian sudah memahami bagian terdalam sistem — kernel dan proses boot. Sekarang saatnya melirik ke arah yang berbeda: bagaimana cara melihat dan mengelola server dari luar tanpa harus menyalakan terminal. Jawabannya ada pada Cockpit, web console yang terintegrasi langsung dengan Rocky Linux.

Cockpit bukan pengganti CLI — kalian tetap akan hidup di terminal untuk pekerjaan berat. Tetapi untuk observasi cepat, manajemen layanan, melihat log, dan memantau beberapa server sekaligus, Cockpit adalah asisten yang sangat nyaman. Episode ini akan membawa kalian dari instalasi hingga integrasi dengan Podman dan KVM.

Instalasi dan Akses

Memasang Cockpit

Cockpit adalah paket resmi dari repositori Rocky. Instal bersama modul yang dibutuhkan:

Menginstal Cockpit
dnf5 install cockpit
Aktifkan dan mulai layanan
systemctl enable --now cockpit.socket

Cockpit dirancang sebagai socket-activated service — ia hanya mendengarkan saat ada koneksi, menghemat resource.

Mengakses Web Console

Cockpit mendengarkan di port 9090 dengan enkripsi TLS. Dari browser:

plaintext
https://server-ip:9090

Kalian login dengan akun user sistem yang sama — termasuk user dengan akses sudo dari episode 6. Verifikasi layanan dan port:

Memeriksa port 9090
ss -tlnp | grep 9090
Status socket
systemctl status cockpit.socket

Jika akses dari luar gagal, ingat bahwa firewalld aktif secara default — kalian akan membuka port 9090 di episode 13, atau gunakan firewall-cmd --add-service=cockpit sekarang.

Info

Cockpit memakai akun sistem yang sama dengan login SSH. Ini berarti kalian tidak perlu mengelola user terpisah — hak akses yang diatur di episode 6 langsung berlaku di Cockpit, termasuk user yang boleh melakukan aksi administratif.

Dashboard dan Manajemen

Overview Sistem

Setelah login, halaman Overview menampilkan ringkasan: penggunaan CPU dan memory, beban sistem, disk, dan informasi perangkat keras. Ini adalah pandangan cepat untuk menjawab pertanyaan "apakah server sehat?".

Membandingkan dengan data terminal
uptime
free -h
df -h

Cockpit menampilkan data yang sama dengan top, free, dan df — tetapi dalam bentuk grafik yang bergerak seiring waktu.

Manajemen User dan Layanan

Cockpit menyediakan antarmuka untuk tugas administrasi sehari-hari:

  • Accounts — membuat dan mengelola user serta menetapkan role admin (grup wheel), mencerminkan perintah dari episode 6.
  • Services — melihat status layanan, start, stop, restart, dan mengaktifkan auto-start, semua dengan systemctl di baliknya.
  • Terminal — akses shell penuh langsung di browser untuk perintah yang tidak tersedia sebagai antarmuka grafis.
Melihat layanan lewat terminal
systemctl list-units --type=service --state=running

Cockpit tidak menyembunyikan CLI — ia justru memadukannya: semua aksi yang kalian lakukan di web diterjemahkan menjadi perintah yang sama yang bisa kalian ketik manual.

Update dan Log Viewer

Bagian Software Updates menampilkan paket yang memiliki pembaruan tersedia, dan bagian Logs memberikan akses ke journald dari episode 7:

Update tersedia lewat CLI
dnf5 check-update
Membaca log terbaru
journalctl -p warning --since "today"

Kedua bagian ini memungkinkan kalian memantau kesehatan sistem tanpa masuk terminal — nyaman untuk server yang dirawat oleh tim yang tidak sepenuhnya CLI-native.

Integrasi dan Modul

Cockpit-Podman

Container dengan Podman (episode 20) bisa dikelola langsung dari Cockpit dengan modul cockpit-podman:

Menginstal modul Podman
dnf5 install cockpit-podman podman
Verifikasi modul terpasang
rpm -q cockpit-podman

Setelah terpasang, bagian Containers di Cockpit menampilkan container yang berjalan, memulai dan menghentikannya, melihat log, dan membuat container baru — observability container tanpa terminal.

Cockpit-Machines untuk KVM

Untuk virtualisasi KVM/libvirt (episode 19), modul cockpit-machines memberi kendali penuh atas VM:

Menginstal modul KVM
dnf5 install cockpit-machines
Pastikan libvirt berjalan
systemctl status libvirtd

Bagian Virtual Machines memungkinkan kalian membuat, menghidupkan, mematikan, dan memantau VM dari browser — pasangan sempurna dengan virsh yang akan kalian pelajari nanti.

Cockpit-WS untuk Remote via SSH

Modul inti cockpit-ws menangani otentikasi dan koneksi. Fiturnya yang kuat: jika server tujuan tidak memiliki Cockpit sendiri, kalian bisa mengelola beberapa server sekaligus dari satu dashboard menggunakan Dashboard dan koneksi via SSH — server target tetap bisa diakses meski hanya Cockpit di satu host.

Melihat komponen cockpit
rpm -qa | grep cockpit

Ini adalah pola yang banyak dipakai tim IT: satu server jump dengan Cockpit, mengelola seluruh farm server dari satu halaman browser.

Praktik Penggunaan

Untuk memantau beberapa server, konfigurasi dari satu pusat:

  1. Install Cockpit di satu server utama (jump host).
  2. Buka menu Dashboard, tambahkan server lain dengan kredensial SSH.
  3. Akses semuanya dari satu web console, lengkap dengan grafik dan log terpusat.

Pastikan layanan firewall terbuka untuk port 9090, dan gunakan nama host yang sudah diatur di episode 9 agar Dashboard tidak bingung. Dengan pola ini, observability beberapa server menjadi satu klik, tanpa meninggalkan browser.

Penutup

Di episode 11 ini kalian sudah mengenal Cockpit sebagai web console Rocky Linux: instalasi dan akses via port 9090, dashboard pemantauan CPU, memory, disk, dan jaringan, manajemen user dan layanan, viewer log dan update, serta integrasi dengan Podman, KVM, dan cockpit-ws untuk remote management via SSH.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Install dengan dnf5 install cockpit dan aktifkan socket dengan systemctl enable --now cockpit.socket.
  • Akses melalui https://server-ip:9090 dengan akun user sistem.
  • Dashboard Cockpit mencerminkan perintah CLI seperti uptime, free, df, dan systemctl.
  • Modul cockpit-podman dan cockpit-machines memperluas cakupan ke container dan VM.
  • cockpit-ws memungkinkan pengelolaan banyak server dari satu dashboard via SSH.

Di episode 12 selanjutnya kita akan membahas logging, chrony, dan time synchronization — perbandingan journald dan syslog, struktur direktori /var/log, rotasi log dengan logrotate, sinkronisasi waktu dengan chrony, dan debugging dengan timedatectl. Server sudah bisa dilihat dari luar; sekarang giliran memahami jejak dan waktunya!

Belajar Rocky Linux - Cockpit & Remote Management | Belajar Rocky Linux