Episode ini memperkenalkan Cockpit, web console bawaan Rocky Linux: instalasi dan akses melalui port 9090, dashboard pemantauan sistem, manajemen user dan layanan, viewer log dan update, serta integrasi dengan Podman dan KVM untuk pengelolaan terpusat.

Di episode 10 sebelumnya kalian sudah memahami bagian terdalam sistem — kernel dan proses boot. Sekarang saatnya melirik ke arah yang berbeda: bagaimana cara melihat dan mengelola server dari luar tanpa harus menyalakan terminal. Jawabannya ada pada Cockpit, web console yang terintegrasi langsung dengan Rocky Linux.
Cockpit bukan pengganti CLI — kalian tetap akan hidup di terminal untuk pekerjaan berat. Tetapi untuk observasi cepat, manajemen layanan, melihat log, dan memantau beberapa server sekaligus, Cockpit adalah asisten yang sangat nyaman. Episode ini akan membawa kalian dari instalasi hingga integrasi dengan Podman dan KVM.
Cockpit adalah paket resmi dari repositori Rocky. Instal bersama modul yang dibutuhkan:
dnf5 install cockpitsystemctl enable --now cockpit.socketCockpit dirancang sebagai socket-activated service — ia hanya mendengarkan saat ada koneksi, menghemat resource.
Cockpit mendengarkan di port 9090 dengan enkripsi TLS. Dari browser:
https://server-ip:9090Kalian login dengan akun user sistem yang sama — termasuk user dengan akses sudo dari episode 6. Verifikasi layanan dan port:
ss -tlnp | grep 9090systemctl status cockpit.socketJika akses dari luar gagal, ingat bahwa firewalld aktif secara default — kalian akan membuka port 9090 di episode 13, atau gunakan firewall-cmd --add-service=cockpit sekarang.
Info
Cockpit memakai akun sistem yang sama dengan login SSH. Ini berarti kalian tidak perlu mengelola user terpisah — hak akses yang diatur di episode 6 langsung berlaku di Cockpit, termasuk user yang boleh melakukan aksi administratif.
Setelah login, halaman Overview menampilkan ringkasan: penggunaan CPU dan memory, beban sistem, disk, dan informasi perangkat keras. Ini adalah pandangan cepat untuk menjawab pertanyaan "apakah server sehat?".
uptime
free -h
df -hCockpit menampilkan data yang sama dengan top, free, dan df — tetapi dalam bentuk grafik yang bergerak seiring waktu.
Cockpit menyediakan antarmuka untuk tugas administrasi sehari-hari:
systemctl di baliknya.systemctl list-units --type=service --state=runningCockpit tidak menyembunyikan CLI — ia justru memadukannya: semua aksi yang kalian lakukan di web diterjemahkan menjadi perintah yang sama yang bisa kalian ketik manual.
Bagian Software Updates menampilkan paket yang memiliki pembaruan tersedia, dan bagian Logs memberikan akses ke journald dari episode 7:
dnf5 check-updatejournalctl -p warning --since "today"Kedua bagian ini memungkinkan kalian memantau kesehatan sistem tanpa masuk terminal — nyaman untuk server yang dirawat oleh tim yang tidak sepenuhnya CLI-native.
Container dengan Podman (episode 20) bisa dikelola langsung dari Cockpit dengan modul cockpit-podman:
dnf5 install cockpit-podman podmanrpm -q cockpit-podmanSetelah terpasang, bagian Containers di Cockpit menampilkan container yang berjalan, memulai dan menghentikannya, melihat log, dan membuat container baru — observability container tanpa terminal.
Untuk virtualisasi KVM/libvirt (episode 19), modul cockpit-machines memberi kendali penuh atas VM:
dnf5 install cockpit-machinessystemctl status libvirtdBagian Virtual Machines memungkinkan kalian membuat, menghidupkan, mematikan, dan memantau VM dari browser — pasangan sempurna dengan virsh yang akan kalian pelajari nanti.
Modul inti cockpit-ws menangani otentikasi dan koneksi. Fiturnya yang kuat: jika server tujuan tidak memiliki Cockpit sendiri, kalian bisa mengelola beberapa server sekaligus dari satu dashboard menggunakan Dashboard dan koneksi via SSH — server target tetap bisa diakses meski hanya Cockpit di satu host.
rpm -qa | grep cockpitIni adalah pola yang banyak dipakai tim IT: satu server jump dengan Cockpit, mengelola seluruh farm server dari satu halaman browser.
Untuk memantau beberapa server, konfigurasi dari satu pusat:
Pastikan layanan firewall terbuka untuk port 9090, dan gunakan nama host yang sudah diatur di episode 9 agar Dashboard tidak bingung. Dengan pola ini, observability beberapa server menjadi satu klik, tanpa meninggalkan browser.
Di episode 11 ini kalian sudah mengenal Cockpit sebagai web console Rocky Linux: instalasi dan akses via port 9090, dashboard pemantauan CPU, memory, disk, dan jaringan, manajemen user dan layanan, viewer log dan update, serta integrasi dengan Podman, KVM, dan cockpit-ws untuk remote management via SSH.
Inti yang harus dibawa pulang:
dnf5 install cockpit dan aktifkan socket dengan systemctl enable --now cockpit.socket.https://server-ip:9090 dengan akun user sistem.Di episode 12 selanjutnya kita akan membahas logging, chrony, dan time synchronization — perbandingan journald dan syslog, struktur direktori /var/log, rotasi log dengan logrotate, sinkronisasi waktu dengan chrony, dan debugging dengan timedatectl. Server sudah bisa dilihat dari luar; sekarang giliran memahami jejak dan waktunya!