Episode ini membedah kernel Void: perbedaan linux, linux-lts, dan linux-zen, cara membangun kernel custom, memahami peran initramfs dracut, serta memasang linux-firmware dan mikrocode Intel atau AMD untuk dukungan perangkat keras yang lengkap.

Kernel adalah jiwa dari setiap sistem Linux, dan Void menyediakan beberapa varian untuk dipilih. Episode 11 membedah kernel Void: perbedaan antara linux, linux-lts, dan linux-zen, cara mengganti dan membangun kernel, peran initramfs yang dibangun dengan dracut, serta kelengkapan firmware dan mikrocode.
Karena Void adalah rolling release, kernel juga terus mengikuti upstream. Ini artinya kalian perlu memahami kebijakan update kernel — termasuk regenerasi initramfs — agar sistem selalu boot dengan benar.
Mari mulai dari pilihan kernel.
Void menyediakan tiga varian kernel utama:
linux : kernel terbaru upstream, fitur lengkap
linux-lts : kernel long-term support, paling stabil untuk produksi
linux-zen : kernel dengan tuning interaktif dan performance desktoplinux-lts mendapat dukungan upstream lebih lama, sementara linux selalu di versi terbaru. linux-zen cocok untuk gaming dan workstation yang butuh low-latency.
Cek kernel mana yang terpasang dan berjalan:
xbps-query -l | grep '^ii linux-'
uname -rOutput xbps-query -l | grep '^ii linux-' menampilkan paket kernel yang terpasang. Bandingkan dengan versi yang berjalan pada uname -r.
Untuk pindah ke linux-lts, install paketnya lalu reboot:
sudo xbps-install -S linux-lts
sudo xbps-reconfigure linux-ltsPerintah xbps-reconfigure linux-lts membangun initramfs untuk kernel LTS dan menyiapkan GRUB entry. Setelah reboot, pilih kernel LTS di menu GRUB.
Terkadang kalian butuh kernel dengan konfigurasi khusus — misalnya hanya modul yang dibutuhkan, atau patch tambahan. Void menyediakan paket linux-source untuk keperluan ini:
sudo xbps-install -S linux-sourceSource kernel diekstrak ke /usr/src/linux. Konfigurasi bisa diadaptasi dari kernel berjalan:
cd /usr/src/linux
zcat /proc/config.gz > .config
make menuconfigPerintah zcat /proc/config.gz > .config mengambil konfigurasi kernel yang sedang berjalan sebagai titik awal. Setelah itu, make menuconfig membuka editor konfigurasi interaktif.
Setelah konfigurasi siap, bangun dan install:
make -j$(nproc) bzImage modules
sudo make modules_install install
sudo xbps-reconfigure linuxOutput build bisa memakan waktu lama tergantung perangkat keras. Setelah make install, jangan lupa regenerasi GRUB seperti di episode 7.
Initramfs adalah filesystem sementara yang dimuat kernel saat boot. Ia berisi modul dan hook yang dibutuhkan untuk memuat device, decrypt LUKS, atau mengaktifkan LVM sebelum root ter-mount. Void membangunnya dengan dracut.
Regenerasi initramfs secara manual:
sudo dracut --force /boot/initramfs-$(uname -r).img $(uname -r)Perintah dracut --force membangun ulang initramfs untuk kernel yang sedang berjalan. Konfigurasi tambahan diletakkan di /etc/dracut.conf.d/.
Beberapa skenario — seperti enkripsi LUKS — membutuhkan modul tambahan di initramfs:
add_dracutmodules+=" crypt "Setelah menambah berkas konfigurasi, regenerasi initramfs agar perubahan diterapkan.
Firmware untuk berbagai perangkat keras — WiFi, GPU, sound — disediakan dalam paket linux-firmware:
sudo xbps-install -S linux-firmwareBeberapa driver membutuhkan firmware tambahan dari paket terpisah. Cek paket yang relevan dengan perangkat kalian di repositori.
Mikrocode adalah patch CPU yang diterapkan saat boot. Void menyediakan paket intel-ucode dan amd-ucode:
sudo xbps-install -S intel-ucode
sudo xbps-reconfigure -f grubPerintah xbps-reconfigure -f grub memperbarui konfigurasi GRUB agar memuat mikrocode Intel. Untuk CPU AMD, ganti dengan amd-ucode.
Pastikan semua bekerja dengan memeriksa modul yang dimuat dan mikrocode:
lsmod | head
dmesg | grep -i microcode | headOutput dmesg | grep -i microcode menampilkan versi mikrocode yang diterapkan CPU. Jika muncul microcode: current update berarti patch sudah aktif.
Episode 11 membekali kalian pengelolaan kernel Void: memilih antara linux, linux-lts, dan linux-zen, mengganti dan membangun kernel custom, memahami peran initramfs dracut, serta memasang linux-firmware dan mikrocode.
Inti yang harus dibawa pulang:
linux-lts adalah pilihan paling stabil untuk produksi.xbps-install lalu xbps-reconfigure.linux-source dengan make.linux-firmware melengkapi dukungan perangkat keras.Di episode 12 selanjutnya kita akan membangun web server dan database stack — memasang nginx dengan PHP-FPM dan MariaDB atau PostgreSQL, mengaktifkannya sebagai service runit, serta mengelola log di /var/log/nginx.