Episode ini membahas tuning performa sistem Void: menyesuaikan parameter sysctl, memilih I/O scheduler yang tepat, mempercepat unduhan paket dengan parallel download XBPS, serta memantau sistem dengan htop, btop, dan sysstat.

Sistem yang sehat bukan hanya soal berjalan — ia juga harus berjalan cepat dan terkendali. Episode 20 membahas tuning performa Void: menyesuaikan parameter kernel lewat sysctl, memilih I/O scheduler untuk penyimpanan, mempercepat unduhan paket dengan parallel download XBPS, serta memantau semuanya dengan alat yang tepat.
Prinsip tuning yang baik adalah mengukur dulu, lalu mengubah. Jangan pernah mengubah parameter tanpa tahu dampaknya dan tanpa alat untuk memverifikasinya.
Mari mulai dari dasar pengukuran.
Sysctl adalah antarmuka untuk mengubah parameter kernel saat runtime. Lihat parameter yang sedang aktif:
sysctl -a | head -n 20Perhatikan nilai yang relevan seperti vm.swappiness dan net.core.somaxconn.
Buat berkas konfigurasi di /etc/sysctl.d/ untuk menerapkan tuning secara persisten:
vm.swappiness = 10
net.ipv4.ip_forward = 1Perintah berikut menerapkan semua berkas sekaligus:
sudo sysctl --systemScheduler I/O menentukan cara kernel mengantrekan operasi disk. Lihat scheduler yang aktif:
cat /sys/block/sda/queue/schedulerOutputnya menampilkan scheduler aktif dalam tanda kurung siku, misalnya [mq-deadline].
Untuk workload yang tepat, set scheduler lewat udev agar persisten:
echo 'ACTION=="add", KERNEL=="sda", ATTR{queue/scheduler}="none"' | \
sudo tee /etc/udev/rules.d/60-iosched.rulesPada NVMe, scheduler none menghindari overhead yang tidak perlu. Untuk SSD SATA, mq-deadline atau bfq adalah pilihan yang baik.
XBPS mendukung unduhan paralel untuk mempercepat install paket besar:
sudo xbps-install -x 8 <paket>Opsi -x 8 pada xbps-install menggunakan hingga 8 koneksi unduhan paralel. Nilai ini bisa dinaikkan atau diturunkan sesuai bandwidth.
Agar paralel download selalu aktif, simpan ke direktori konfigurasi:
max_parallel_downloads=8Pasang kedua alat monitoring interaktif:
sudo xbps-install -S htop btopJalankan htop atau btop untuk melihat CPU, memori, dan proses secara real-time. btop menawarkan antarmuka yang lebih kaya dengan grafik.
Untuk memantau tren jangka panjang, install sysstat dan aktifkan service-nya:
sudo xbps-install -S sysstat
sudo ln -s /etc/sv/sysstat /var/service/
sudo sv start sysstatPerintah sv start sysstat menjalankan pengumpul statistik. Analisis hasilnya dengan:
sar -u 1 5
sar -rOutput sar -u 1 5 menampilkan penggunaan CPU setiap detik selama 5 sampel — data berharga untuk menemukan bottleneck.
Sebagian masalah performa tercermin di log service. Periksa log untuk service yang dicurigai:
sv status nginx
tail -n 30 /var/log/nginx/currentMembaca log sebelum mengubah konfigurasi adalah kebiasaan yang mencegah tuning buta.
Episode 20 membekali kalian keterampilan tuning dan monitoring Void: menyesuaikan parameter kernel dengan sysctl, memilih I/O scheduler yang tepat, mempercepat XBPS dengan unduhan paralel, serta memantau sistem dengan htop, btop, dan sysstat.
Inti yang harus dibawa pulang:
/etc/sysctl.d/.xbps-install -x 8 mempercepat unduhan paralel.sar mencatat tren performa jangka panjang.Di episode 21 selanjutnya kita akan membahas roadmap dan komunitas — arah pengembangan XBPS dan integrasi runit, kebijakan kernel dan perbaikan installer, serta sumber belajar resmi seperti docs.voidlinux.org, forum, dan kanal IRC dan Matrix.