Menguasai migrasi yang menjadi keunggulan khas AlmaLinux: upgrade in-place antar versi major dengan ELevate berbasis leapp, konversi CentOS 7, 8, dan 9 ke AlmaLinux dengan almalinux-deploy, plus praktik preflight check, rencana rollback, dan verifikasi post-migration.

Di episode 19 sebelumnya kita membawa AlmaLinux ke cloud, WSL, dan Raspberry Pi. Sekarang kita membahas salah satu fitur yang paling membedakan AlmaLinux dari distro lain: migrasi. Bagi admin enterprise, upgrade major biasanya berarti instalasi ulang total — downtime berjam-jam, konfigurasi ulang, dan risiko tinggi. AlmaLinux mengubah itu.
Episode ini membahas ELevate untuk upgrade in-place antar versi major, almalinux-deploy untuk konversi dari CentOS, dan praktik migrasi yang aman: preflight, rollback, dan verifikasi.
Migrasi in-place berarti sistem diupgrade dari versi lama ke versi baru tanpa menginstal ulang — seluruh package, konfigurasi, user, dan data dipertahankan di disk yang sama. Ini kontras dengan reinstalasi yang memulai dari nol.
sudo dnf5 upgrade yang kita bahas di episode 4 menangani upgrade minor dalam versi major yang sama. Untuk melompati major version (misalnya 8 ke 9, atau 9 ke 10), dibutuhkan tool khusus: ELevate.
ELevate adalah tool migrasi resmi AlmaLinux yang berbasis leapp — framework upgrade in-place yang dikembangkan Red Hat. Leapp bekerja dengan menganalisis sistem, mengidentifikasi masalah, dan melakukan upgrade bertahap.
Preflight (analisis risiko)
-> Install leapp + plugin AlmaLinux
-> Jalankan upgrade tahap 1
-> Reboot ke initramfs upgrade
-> Upgrade tahap 2 (sistem ditransformasi)
-> Reboot ke sistem baruLeapp mengerjakan transformasi dalam dua fase dengan reboot di antaranya — inilah yang membuat upgrade major bisa dilakukan tanpa instalasi ulang.
sudo dnf5 install -y leapp-upgrade almalinux-elevateSetelah package terpasang, jalankan preflight:
sudo leapp preupgradeDanger
leapp preupgrade adalah langkah paling penting dalam seluruh proses. Outputnya berisi daftar masalah yang harus diperbaiki sebelum upgrade — package yang tidak kompatibel, konfigurasi yang perlu disesuaikan, dan inhibitor yang memblokir proses. Jangan pernah melewati langkah ini.
Setelah semua masalah preflight teratasi, jalankan upgrade utama:
sudo leapp upgradePerintah ini menyiapkan upgrade dan mengotomatiskan reboot. Sistem akan boot ke initramfs upgrade, menjalankan transformasi, lalu reboot ke AlmaLinux 10. Proses berlangsung beberapa puluh menit — dan selama itu sistem tidak boleh di-interupsi.
cat /etc/os-release
dnf5 --version
uname -rTiga perintah ini memastikan sistem benar-benar beralih: identitas versi, package manager, dan kernel.
Upgrade major bukan tanpa risiko. Sebelum memulai, pastikan:
df -h /
dnf5 history list | headJika disk hampir penuh atau ada package custom yang tidak dikenal, urus dulu — jangan memulai upgrade dalam kondisi rentan.
Untuk server yang masih memakai CentOS, almalinux-deploy melakukan konversi langsung tanpa reinstalasi.
CentOS 7 (lama) dikonversi ke AlmaLinux 8:
wget https://raw.githubusercontent.com/AlmaLinux/almalinux-deploy/master/almalinux-deploy.sh
sudo bash almalinux-deploy.shScript ini mengganti repositori CentOS dengan AlmaLinux dan mengupgrade package. Setelah selesai, reboot dan verifikasi.
CentOS 8 dan 9 bisa dikonversi langsung lewat dnf — karena keduanya berbagi struktur dengan RHEL 8/9. Langkah dasarnya mengganti repositori ke AlmaLinux lalu upgrade:
sudo dnf5 swap centos-repos almalinux-repos
sudo dnf5 distro-syncKombinasi swap (menukar repositori) dan distro-sync (menyesuaikan package dengan repo baru) mengubah CentOS menjadi AlmaLinux dengan versi yang sama — jalur yang jauh lebih sederhana daripada konversi antar versi major.
Mari kita rangkai prosedur migrasi yang benar untuk skenario apa pun:
leapp preupgrade (untuk ELevate) dan perbaiki semua inhibitor.cat /etc/os-release.dnf5 repolist.sudo restorecon -Rv /var /etc /home
sudo ausearch -m avc -ts recent | headdnf5 upgrade untuk memastikan sistem sepenuhnya mutakhir.Warning
SELinux context yang salah adalah salah satu penyebab utama "sistem tidak jalan" setelah migrasi. Langkah restorecon dan pemeriksaan ausearch di atas sering kali adalah perbedaan antara migrasi sukses dan panik di hari pertama.
leapp preupgrade ada untuk menyelamatkan kalian — masalah yang diabaikan akan muncul di tengah upgrade.restorecon dan cek ausearch setelah migrasi.Pada episode 20 ini kalian telah menguasai migrasi antar versi: konsep upgrade in-place, ELevate berbasis leapp untuk lompatan versi major, konversi CentOS 7/8/9 dengan almalinux-deploy dan dnf5 swap, serta praktik preflight check, rencana rollback, dan verifikasi post-migration termasuk SELinux context.
Inti yang harus dibawa pulang:
leapp preupgrade adalah langkah wajib — perbaiki semua inhibitor sebelum leapp upgrade.almalinux-deploy mengonversi CentOS 7 → AlmaLinux 8; dnf5 swap + distro-sync menangani CentOS 8/9.os-release, repolist, restorecon, dan upgrade ulang.Migrasi yang terkontrol membuat kalian siap melihat masa depan distro ini. Di episode 21 selanjutnya, kita akan membahas AlmaLinux 10, Lifecycle & Roadmap — fitur AlmaLinux 10 berbasis RHEL 10, dukungan Full Support hingga 2031 dan Maintenance hingga 2035, siklus rilis minor, serta arah roadmap menuju image mode dan cloud-native. Sampai jumpa!