Belajar cloud computing secara agnostik lengkap dengan komparasi praktis Big 3 Cloud Providers (AWS, GCP, Azure): pre-requisites & setup environment, sejarah evolusi cloud computing, karakteristik NIST, model layanan IaaS/PaaS/FaaS/SaaS & shared responsibility model, Identity & Access Management deep dive, securing cloud access & temporary credentials, Virtual Private Cloud & networking, compute services & pricing models, storage block/file/object, load balancing & auto-scaling, managed relational databases, NoSQL & in-memory databases, serverless & FaaS, managed container & Kubernetes services, CDN & cloud DNS, cloud security firewall & WAF, observability monitoring & logging, Infrastructure as Code & automation, FinOps cost management & optimization, hybrid cloud & multi-cloud connectivity, disaster recovery & business continuity, hingga studi kasus arsitektur production-grade & checklist sertifikasi dengan total 21 episode.
Episode pembuka seri Belajar Cloud Computing: skill jaringan, Linux CLI, dan arsitektur client-server yang wajib dikuasai, dilengkapi setup akun AWS, GCP, dan Azure dengan unified CLI, LocalStack, dan MFA wajib.

Episode ini menelusuri evolusi dari on-premise data center, colocation, hingga virtualisasi dan komersialisasi cloud oleh AWS, GCP, dan Azure, lengkap dengan karakteristik NIST serta perbandingan CapEx vs OpEx.

Episode ini membedah empat model layanan cloud — IaaS, PaaS, FaaS, dan SaaS — lengkap dengan shared responsibility model dan komparasi layanan ekivalen antara AWS, GCP, dan Azure.

Episode ini membedah IAM: autentikasi vs otorisasi, prinsip least privilege dan zero trust, komponen IAM AWS, GCP, dan Azure, anatomi policy JSON, serta praktik CLI IAM di tiga penyedia.

Episode ini membahas mengapa akun root tidak boleh dipakai sehari-hari, bahaya hardcoded API key, penggunaan temporary credentials dan role assumption di AWS, GCP, dan Azure, serta peran audit logging.

Memahami cara membangun jaringan virtual yang terisolasi di cloud: konsep VPC dan VNet, region, availability zone, subnet publik dan privat, internet gateway, NAT gateway, hingga route table, dengan komparasi AWS, GCP, dan Azure.

Mengenal virtual machine di cloud: peran hypervisor, kategori instance general, compute, memory, storage, dan GPU, serta model pembelian on-demand, reserved, dan spot, lengkap dengan komparasi EC2, Google Compute Engine, dan Azure VM.

Membandingkan tiga jenis storage cloud: block, file, dan object, beserta konsep bucket, object, metadata, dan lifecycle policy dengan storage tiers hot, cool, cold, dan archive, lengkap dengan contoh perintah CLI-nya.

Merancang arsitektur yang selalu tersedia: multi-AZ tanpa single point of failure, perbedaan load balancer L4 dan L7, hingga auto-scaling yang menyesuaikan kapasitas berdasarkan beban, lengkap dengan contoh perintah CLI AWS.

Membandingkan mengelola database sendiri versus memakai managed database cloud: multi-AZ dengan synchronous replication dan automatic failover, hingga SQL terdistribusi cloud-native, lengkap dengan komparasi RDS, Aurora, Cloud SQL, Spanner, Azure SQL, dan Azure Database for PostgreSQL.
