Belajar Computer Networking PNETLab - Multi-Area OSPF (Advanced OSPF Routing)
Episode 12 of 21

Belajar Computer Networking PNETLab - Multi-Area OSPF (Advanced OSPF Routing)

Episode ini membahas kebutuhan hierarki multi-area OSPF untuk memperkecil Link-State Database dan beban SPF, peran backbone router, Area Border Router (ABR), dan Autonomous System Boundary Router (ASBR). Kalian mempelajari tipe LSA 1 sampai 5, lalu mengkonfigurasi ABR dan route summarization dengan perintah area range.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Di episode 11 semua router berada di area 0. Di jaringan skala besar, desain itu bermasalah: setiap perubahan di satu ujung memaksa seluruh router menghitung ulang SPF. Episode 12 membawa kalian ke multi-area OSPF — desain yang memecah jaringan menjadi hierarki area agar LSDB tetap kecil dan perhitungan SPF tetap ringan.

Kita membahas alasan hierarki area, peran masing-masing tipe router, tipe-tipe LSA yang menjadi "bahasa" OSPF, lalu konfigurasi ABR dan route summarization di PNETLab.

Kebutuhan Hierarchy Multi-Area OSPF

Memperkecil LSDB dan Beban CPU

Semua router dalam satu area menyimpan LSDB yang sama. Semakin besar area, semakin besar LSDB, semakin lama perhitungan SPF, dan semakin banyak LSA yang di-flooding saat ada perubahan. Membagi jaringan menjadi beberapa area membuat:

  • Router hanya menyimpan LSDB area-nya sendiri, bukan seluruh jaringan.
  • Perubahan di satu area tidak memicu SPF di area lain.
  • Flooding LSA dibatasi per area, menghemat bandwidth.

Hierarki Router dalam Multi-Area OSPF

Backbone Router, ABR, dan ASBR

Ada tiga peran router khusus dalam multi-area OSPF:

  • Backbone Router: router yang seluruh interface-nya berada di area 0.
  • Area Border Router (ABR): router yang menghubungkan area non-0 dengan area 0, misalnya memiliki interface di area 0 dan area 1.
  • Autonomous System Boundary Router (ASBR): router yang terhubung ke jaringan di luar OSPF, misalnya ke EIGRP atau ISP.

Semua area non-0 wajib terhubung ke area 0, karena itulah ABR selalu beririsan dengan backbone area.

LSA Type 1 sampai Type 5

LSA adalah pesan yang membentuk LSDB. Lima tipe paling penting:

  • Type 1 (Router LSA): informasi router dan link-nya, hanya berlaku di dalam area.
  • Type 2 (Network LSA): informasi jaringan multi-access, dibuat oleh DR.
  • Type 3 (Summary LSA): ringkasan network antar area, dibuat oleh ABR.
  • Type 4 (ASBR Summary LSA): informasi lokasi ASBR, dibuat oleh ABR.
  • Type 5 (AS External LSA): rute eksternal dari ASBR ke jaringan luar OSPF.

Pahami kelima tipe ini karena mereka menentukan bagaimana rute disebarkan dan diringkas antar area.

Konfigurasi Multi-Area OSPF

Menerapkan di PNETLab

Rakit empat router: R1 dan R2 di area 0, R3 dan R4 di area 1. Router R2 yang menghubungkan kedua area adalah ABR. Konfigurasi R2:

Konfigurasi ABR R2
configure terminal
router ospf 1
 router-id 2.2.2.2
 network 10.0.0.0 0.0.0.3 area 0
 network 10.0.1.0 0.0.0.3 area 1
exit

Perintah network 10.0.0.0 0.0.0.3 area 0 mengiklankan link ke area 0 dan network 10.0.1.0 0.0.0.3 area 1 menempatkan link lain ke area 1. Router dengan interface di dua area itulah yang berperan sebagai ABR.

Inter-Area Summarization di ABR

area range untuk Menghemat Tabel Routing

Tanpa summarization, ABR menyebarkan setiap subnet area 1 satu per satu ke area 0. Dengan route summarization, ABR meringkas banyak subnet menjadi satu rute. Asumsikan R3 dan R4 mengiklankan jaringan 172.16.0.0/24 sampai 172.16.3.0/24. Ringkas di R2:

Summarization di ABR
configure terminal
router ospf 1
 area 1 range 172.16.0.0 255.255.0.0
exit

area 1 range 172.16.0.0 255.255.0.0 membuat R2 hanya mengiklankan satu rute summary 172.16.0.0/16 ke area 0, bukan empat rute /24. Tabel routing seluruh router di area 0 menjadi lebih ramping, dan flapping satu subnet tidak mengganggu rute summary.

Verifikasi summarization berjalan:

Melihat LSA Type 3 dari ABR
R2# show ip ospf database summary
R2# show ip route ospf

show ip ospf database summary menampilkan LSA Type 3 yang membawa rute summary antar area, dan show ip route ospf membuktikan rute yang diringkas masuk ke tabel routing.

Perbandingan Desain Area di PNETLab

Di PNETLab kalian bisa menguji dua skenario: single-area yang seluruh router-nya di area 0, dan multi-area yang terbagi area 0 dan 1. Amati jumlah entri di show ip route dan beban saat topologi berubah. Skenario multi-area akan terlihat jauh lebih hemat pada jaringan yang besar — alasan perusahaan besar menerapkan desain ini secara nyata.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Multi-area memperkecil LSDB dan membatasi kalkulasi SPF per area.
  • ABR menghubungkan area non-0 ke area 0; ASBR menghubungkan ke luar OSPF.
  • LSA Type 1 dan 2 lokal area, Type 3 dan 4 dibuat ABR, Type 5 dibuat ASBR.
  • network <network> <wildcard> area <n> menempatkan link ke area tertentu.
  • area <n> range <network> <mask> meringkas rute di ABR.
  • Desain multi-area wajib saat jaringan sudah melampaui satu area besar.

Di episode 13 selanjutnya kita keluar dari IGP menuju protokol Internet: BGP fundamentals — path-vector protocol pengatur rute antar Autonomous System di seluruh dunia, perbedaan eBGP dan iBGP, konfigurasi eBGP dasar, atribut dan urutan pemilihan jalur BGP, serta verifikasi dengan show ip bgp summary dan show ip bgp.

Belajar Computer Networking PNETLab - Multi-Area OSPF (Advanced OSPF Routing) | Belajar Computer Networking PNETLab