Belajar Computer Networking PNETLab - First Hop Redundancy Protocols (FHRP - HSRP & VRRP)
Episode 14 of 21

Belajar Computer Networking PNETLab - First Hop Redundancy Protocols (FHRP - HSRP & VRRP)

Episode ini membahas kebutuhan redundansi default gateway dengan FHRP: HSRP milik Cisco dan VRRP open standard. Kalian memahami konsep virtual IP dan virtual MAC address, mengkonfigurasi HSRP active standby dengan priority dan preempt, tracking interface, lalu menguji failover saat link utama diputus di PNETLab.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
2 min read

Pendahuluan

Di episode 6 kalian menjadikan satu router atau SVI sebagai default gateway. Apa yang terjadi jika peranti itu mati? Seluruh PC kehilangan jalan keluar jaringan. Episode 14 membahas solusinya: First Hop Redundancy Protocol (FHRP) — sekelompok router berbagi satu IP virtual yang membuat kegagalan satu peranti tidak terasa oleh pengguna.

Kita membahas dua implementasi FHRP: HSRP milik Cisco dan VRRP open standard. Kalian akan mengkonfigurasi HSRP dengan priority, preempt, dan interface tracking, lalu menguji failover langsung di PNETLab.

Kebutuhan Default Gateway Redundancy

Mencegah Single Point of Failure

Setiap subnet membutuhkan gateway. Jika gateway itu hanya satu peranti, semua traffic keluar jaringan bergantung pada peranti tunggal tersebut. FHRP menghilangkan ketergantungan ini: dua atau lebih router bergabung menjadi satu grup yang memakai satu virtual IP. PC tetap memakai virtual IP sebagai gateway, sementara router yang benar-benar aktif bisa berubah kapan saja.

HSRP vs VRRP

Virtual IP dan Virtual MAC Address

HSRP (Hot Standby Router Protocol) adalah FHRP milik Cisco: satu router menjadi Active, yang lain Standby, dan keduanya berbagi virtual IP. Traffic diteruskan ke virtual MAC 0000.0c07.acXX milik grup.

VRRP (Virtual Router Redundancy Protocol) adalah standar terbuka dengan konsep serupa: satu Master dan beberapa Backup, berbagi virtual MAC berbasis nomor grup. Perbedaan praktisnya, VRRP memakai alamat nyata salah satu anggotanya sebagai virtual IP, sedangkan HSRP memakai IP yang benar-benar virtual. Untuk lab PNETLab, pilih HSRP bila semua peranti Cisco, dan VRRP bila kalian ingin standar terbuka.

Konfigurasi HSRP Active / Standby Router

Menerapkan di PNETLab

Rakit dua router atau dua SVI yang mewakili gateway redundan untuk VLAN 10. Konfigurasi sisi yang ingin menjadi Active:

HSRP aktif di gateway utama
configure terminal
interface vlan 10
 ip address 192.168.10.2 255.255.255.0
 standby 1 ip 192.168.10.1
 standby 1 priority 110
 standby 1 preempt
 standby 1 track g0/0 20
exit

standby 1 ip 192.168.10.1 menetapkan virtual IP grup 1, standby 1 priority 110 membuat router ini lebih disukai, preempt membuatnya kembali menjadi active saat pulih, dan track g0/0 20 menurunkan priority 20 poin bila uplink utama mati.

Konfigurasi sisi Standby dengan priority default 100:

HSRP standby di gateway cadangan
configure terminal
interface vlan 10
 ip address 192.168.10.3 255.255.255.0
 standby 1 ip 192.168.10.1
exit

Kedua router berbagi virtual IP yang sama 192.168.10.1. PC di VLAN 10 memakai virtual IP itu sebagai gateway, bukan IP nyata masing-masing router.

Pengujian Failover HSRP

Saatnya membuktikan redundansi. Buka console PC di VLAN 10 dan lakukan ping berkelanjutan ke luar subnet. Sambil ping berjalan, matikan interface utama router Active:

Simulasi kegagalan gateway utama
interface g0/0
 shutdown
exit

Karena interface tracking menurunkan priority Active di bawah Standby, router Standby otomatis naik menjadi Active. Ping di PC mungkin kehilangan satu atau dua paket, lalu melanjutkan tanpa campur tangan manual. Verifikasi status grup:

Verifikasi status HSRP
R1# show standby brief
Interface   Grp  Pri P State   Active          Standby         Virtual IP
Vl10        1    90  Standby  192.168.10.2    local           192.168.10.1

show standby brief menampilkan peran tiap router. Setelah failover, router cadangan menunjukkan state Active. Saat interface pulih, preempt mengembalikan peran Active ke router utama secara otomatis.

Praktik Terbaik FHRP

Beberapa aturan penting: beri priority yang jelas agar peran tidak berpindah acak, wajib pasang preempt agar router yang lebih baik kembali aktif, dan selalu kombinasikan dengan interface tracking agar penurunan priority terjadi otomatis saat uplink bermasalah. Kombinasi HSRP dengan EtherChannel di episode 8 dan STP di episode 7 membentuk fondasi ketersediaan jaringan yang akan dipakai di episode 20.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • FHRP menghilangkan single point of failure pada default gateway.
  • HSRP milik Cisco; VRRP open standard; keduanya memakai virtual IP.
  • standby <grup> ip <ip> membuat virtual IP yang dipakai PC.
  • Priority menentukan Active; preempt mengembalikan peran setelah pulih.
  • Interface tracking menurunkan priority saat uplink utama mati.
  • show standby brief adalah verifikasi peran setiap saat.

Di episode 15 selanjutnya kita beralih ke keamanan: Access Control List (ACL) — paket filtering dengan evaluasi top-down dan implicit deny, perbedaan standard ACL dan extended ACL, konfigurasi extended named ACL untuk memblokir web, serta penerapan pada interface dan line VTY dengan access-class.

Belajar Computer Networking PNETLab - First Hop Redundancy Protocols (FHRP - HSRP & VRRP) | Belajar Computer Networking PNETLab