Belajar Computer Networking PNETLab - Layer 2 Switching & VLAN (Virtual Local Area Network)
Episode 4 of 21

Belajar Computer Networking PNETLab - Layer 2 Switching & VLAN (Virtual Local Area Network)

Episode ini membedah cara kerja Layer 2 switch: MAC address table, proses learning, flooding, forwarding, dan filtering, serta perbedaan broadcast domain dan collision domain. Kalian juga membangun VLAN pertama, mengalokasikan access port, dan memverifikasi dengan show vlan brief dan show mac address-table.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Di episode 3 kalian sudah membagi jaringan menjadi subnet yang efisien. Sekarang kita turun ke Layer 2: lapisan tempat switch bekerja. Switch adalah tulang punggung semua jaringan lokal, dan memahami cara kerjanya menentukan kualitas desain lab kalian di PNETLab.

Episode 4 membahas cara kerja Layer 2 switch — mulai dari MAC address table sampai alur forwarding — lalu konsep VLAN yang menjadi pondasi pengelompokan jaringan secara logis. Terakhir, kalian membuat VLAN pertama di switch IOL dan memverifikasinya dengan perintah show.

Cara Kerja Layer 2 Switch

Memahami MAC Address Table (CAM Table)

Switch adalah peranti Layer 2 yang bekerja berdasarkan MAC address, bukan IP address. Setiap interface switch menyimpan tabel yang memetakan MAC address peranti ke port tujuan. Tabel ini disebut CAM Table (Content Addressable Memory):

Melihat MAC address table
SW1# show mac address-table
Mac Address Table
-------------------------------------------
Vlan    Mac Address       Type        Ports
----    -----------       --------    -----
  10    0050.7966.6800    DYNAMIC     Gi0/1
  10    0050.7966.6801    DYNAMIC     Gi0/2

Alur Learning, Flooding, Forwarding, dan Filtering

  • Learning: switch mempelajari MAC address dari frame yang masuk dan mencatatnya ke tabel.
  • Flooding: saat tujuan tidak dikenal, switch mengirim frame ke semua port kecuali port asal.
  • Forwarding: saat tujuan dikenal, switch meneruskan frame hanya ke port yang tepat.
  • Filtering: frame dari port A ke port B tidak pernah dikirim ke port C.

Ketika PC1 pertama kali mengirim, switch belum tahu lokasi PC2 sehingga frame di-flooding. Setelah PC2 membalas, tabel terisi dan komunikasi berikutnya hanya diteruskan ke port tujuan.

Broadcast Domain vs Collision Domain

Broadcast domain adalah area tempat frame broadcast menjangkau semua peranti, sedangkan collision domain adalah area tempat dua peranti bisa bertabrakan sinyal. Switch memecah collision domain per port, tetapi tanpa VLAN, semua port berada di satu broadcast domain yang sama.

Konsep VLAN (Virtual Local Area Network)

Mengisolasi Broadcast Domain Secara Logis

VLAN memecah satu broadcast domain besar menjadi beberapa domain logis tanpa mengubah topologi fisik. Dua port di VLAN berbeda berperilaku seperti terhubung ke dua switch berbeda: mereka tidak bisa saling berbicara langsung di Layer 2. Komunikasi antar VLAN baru terjadi lewat routing Layer 3 di episode 6.

Keunggulan VLAN

  • Security: memisahkan departemen yang sensitif dari jaringan lain.
  • Cost Reduction: tidak perlu membeli switch fisik baru untuk setiap kelompok.
  • Performance: membatasi broadcast sehingga tidak membanjiri seluruh jaringan.
  • Broadcast Storm Mitigation: mengurangi dampak frame broadcast yang berlebihan.

Konfigurasi VLAN pada Cisco Switch

Membuat VLAN dan Menamainya

Buka console SW1 di PNETLab, masuk ke mode global, lalu buat dua VLAN sesuai pemetaan subnet di episode 3:

Membuat VLAN Sales dan Marketing
configure terminal
vlan 10
 name Sales
exit
vlan 20
 name Marketing
exit

Perintah vlan 10 dan name Sales membuat VLAN 10 dengan nama Sales. VLAN 1 tetap menjadi VLAN default bawaan yang tidak bisa dihapus.

Mengalokasikan Access Port ke VLAN

Access port menghubungkan end device seperti PC ke switch. Alokasikan port Gi0/1 sampai Gi0/5 ke VLAN 10:

Alokasi access port ke VLAN 10
configure terminal
interface range g0/1 - 5
 switchport mode access
 switchport access vlan 10
exit

switchport mode access menjadikan port sebagai access port, dan switchport access vlan 10 memasukkannya ke VLAN 10. Ulangi pola yang sama untuk VLAN 20 pada port berikutnya. Setiap PC yang terhubung ke port ini otomatis menjadi anggota VLAN tersebut.

Verifikasi Konfigurasi VLAN

show vlan brief

Pastikan VLAN terbentuk dan port sudah ter-assign:

Verifikasi daftar VLAN
SW1# show vlan brief
VLAN Name                             Status    Ports
---- -------------------------------- --------- -------------------------------
1    default                          active    Gi0/0
10   Sales                            active    Gi0/1, Gi0/2, Gi0/3, Gi0/4, Gi0/5
20   Marketing                        active    Gi0/6

show vlan brief menampilkan daftar VLAN beserta port anggotanya. Jika kolom Ports kosong, ada yang salah pada assignment port.

show mac address-table

Verifikasi tabel MAC setelah PC di masing-masing VLAN saling ping:

Verifikasi MAC per VLAN
SW1# show mac address-table vlan 10

Perintah ini menampilkan hanya entri MAC pada VLAN 10. Kalian akan melihat setiap PC di VLAN 10 tercatat dengan port masing-masing — bukti bahwa learning dan forwarding switch bekerja sesuai teori.

Uji Coba di PNETLab

Rakit tiga PC dan satu switch IOL. Dua PC masuk VLAN 10, satu PC masuk VLAN 20. Jalankan ping antar PC: dua PC di VLAN 10 harus saling merespons, sedangkan ping menuju PC di VLAN 20 akan gagal karena mereka berada di broadcast domain berbeda. Kegagalan ini bukan bug — itulah tujuan VLAN, dan episode 6 akan menjembatani keduanya.

Penutup

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Switch memutus keputusan forwarding berdasarkan MAC address dan CAM table.
  • Alur switch: learning, flooding, forwarding, dan filtering.
  • Switch memecah collision domain; VLAN memecah broadcast domain.
  • VLAN mengisolasi kelompok secara logis tanpa mengubah topologi fisik.
  • vlan 10 plus name membuat VLAN; switchport access vlan menempatkan port ke VLAN.
  • show vlan brief dan show mac address-table adalah verifikasi utama.

Di episode 5 selanjutnya kita membahas VLAN trunking dan IEEE 802.1Q — cara menghubungkan komunikasi antar-VLAN melewati banyak switch fisik, mekanisme tag 4 byte, risiko native VLAN dan VLAN hopping, konfigurasi trunk, serta pemahaman VTP domain, mode server client transparent, dan pruning.

Belajar Computer Networking PNETLab - Layer 2 Switching & VLAN (Virtual Local Area Network) | Belajar Computer Networking PNETLab