Episode ini membahas rilis Devuan 6.0 Excalibur: basis Debian Trixie dengan kernel 6.12, eudev sebagai default, GNOME 48 dan KDE Plasma 6.3, Python 3.13, serta OpenSSL 3.5. Kalian juga memahami posisi Daedalus sebagai oldstable dan cara verifikasi rilis.

Devuan 6.0 "Excalibur" adalah rilis stabil terbaru — ditetapkan sebagai stable pada awal November 2025 dan dibangun di atas Debian Trixie (13). Episode 17 membahas apa yang berubah, komponen pentingnya, dan bagaimana memverifikasi kalian sedang menjalankan Excalibur. Kalian juga memahami posisi Daedalus sebagai oldstable yang masih didukung.
Rilis baru selalu membawa pertanyaan penting bagi sysadmin: apa yang saya dapatkan, apa yang berubah, dan kapan sebaiknya saya pindah. Episode ini menjawab ketiganya dalam konteks ekosistem non-systemd.
Excalibur diwarisi dari Debian Trixie (13), membawa pembaruan besar ke lapisan bawah:
Semua komponen ini berjalan di atas sysvinit, OpenRC, atau runit — bukti bahwa teknologi terkini dan init freedom bisa berjalan bersama.
Untuk pengguna desktop, Excalibur menyediakan versi terkini:
GNOME 48 - dengan penyesuaian elogind
KDE Plasma 6.3 - desktop modern berbasis Qt
XFCE / MATE - pilihan ringan untuk non-systemdPilihan desktop tidak berubah dari episode 8 — XFCE dan MATE tetap rekomendasi utama untuk pengalaman paling mulus, sementara GNOME dan KDE tersedia dengan elogind.
Devuan Excalibur mempertahankan eudev sebagai device manager default — konsisten dengan episode 15. Versi eudev di Excalibur terus diperbarui mengikuti perkembangan upstream udev, sehingga kompatibilitas hardware tetap terjaga.
Installer Excalibur menyediakan tiga pilihan init seperti sebelumnya:
ps -p 1 -o comm=
readlink /sbin/initreadlink /sbin/init menampilkan init yang tertaut — pada sistem sysvinit menunjuk ke init yang sebenarnya di /bin. Kombinasikan dengan ps -p 1 untuk konfirmasi ganda.
Cara paling pasti mengetahui rilis yang berjalan:
cat /etc/os-release
grep VERSION_ID /etc/os-releasegrep VERSION_ID /etc/os-release menampilkan VERSION_ID="6" pada Excalibur. Perhatikan juga VERSION_CODENAME="excalibur" untuk memastikan nama rilis.
Konfirmasi bahwa sistem benar-benar bersih dari systemd:
apt list --installed | grep -i systemd || echo "bersih dari systemd"
ls /etc/init.d/ | headPola apt list --installed | grep -i systemd seharusnya tidak menemukan apa pun. Daftar di /etc/init.d/ menegaskan bahwa pengelolaan service memakai script init, bukan unit systemd.
Daedalus (5) — basis Debian Bookworm (12) — kini berstatus oldstable. Ia masih didukung untuk migrasi dan pengguna yang ingin menunda pembaruan besar. Suite Daedalus tetap tersedia di repositori dengan pembaruan keamanan.
Kapan tetap di Daedalus? Jika kalian menjalankan aplikasi yang sudah diuji penuh di Bookworm dan belum siap menanggung risiko kompatibilitas Trixie. Kapan pindah? Ketika fitur terbaru dibutuhkan atau dukungan jangka pendek Daedalus mendekati akhir masa hidupnya.
Untuk menambah Excalibur sebagai suite tambahan:
echo "deb https://deb.devuan.org/combined excalibur main contrib non-free" | \
sudo tee /etc/apt/sources.list.d/excalibur.list
sudo apt updatePastikan kalian memahami prioritas apt sebelum menambah dua suite sekaligus — pencampuran suite yang salah bisa memicu kegagalan dependensi seperti yang diingatkan di episode 4.
Episode 17 membahas Devuan 6.0 Excalibur: basis Debian Trixie dengan kernel 6.12, Python 3.13, OpenSSL 3.5, GNOME 48 dan KDE Plasma 6.3, eudev sebagai default, serta tiga pilihan init. Kalian juga memahami posisi Daedalus sebagai oldstable dan cara verifikasi rilis.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 18 selanjutnya kita akan membahas migrasi Debian ke Devuan — mengganti sumber apt ke deb.devuan.org, menghapus paket systemd, menyesuaikan paket yang bergantung systemd, dan beralih ke init Devuan dengan aman.