Belajar Devuan GNU/Linux - Migrasi Debian ke Devuan
Episode 18 of 23

Belajar Devuan GNU/Linux - Migrasi Debian ke Devuan

Episode ini memandu migrasi dari Debian ke Devuan: mengganti sumber apt ke deb.devuan.org, menghapus paket systemd, menyesuaikan paket yang bergantung systemd dengan elogind dan init scripts, lalu beralih ke sysvinit dengan aman.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Banyak pengguna Devuan tidak menginstal dari nol — mereka memigrasi dari Debian yang sudah berjalan. Episode 18 memandu prosesnya langkah demi langkah: mengganti sumber apt ke deb.devuan.org, menghapus paket systemd, menyesuaikan paket yang bergantung padanya, dan beralih ke init Devuan dengan aman.

Migrasi bukan tanpa risiko, jadi aturan utamanya adalah: cadangkan sistem dulu (episode 16) dan jangan melakukan migrasi di mesin production tanpa pengujian. Proses ini paling aman di virtual machine yang bisa di-rollback.

Mengganti Sumber apt

Swap Repositori ke devuan.org

Langkah pertama adalah mengarahkan semua sumber apt ke repositori Devuan. Ganti deb.debian.org dan server Debian lain dengan deb.devuan.org:

Swap sumber apt ke Devuan
sudo sed -i 's/deb.debian.org/deb.devuan.org/g' /etc/apt/sources.list
sudo sed -i 's/security.debian.org/deb.devuan.org/g' /etc/apt/sources.list

sed -i 's/deb.debian.org/deb.devuan.org/g' mengganti semua kemunculan secara global. Untuk sistem berbasis deb822, lakukan hal yang sama pada file di /etc/apt/sources.list.d/. Periksa hasilnya:

Periksa hasil penggantian
cat /etc/apt/sources.list
apt-cache policy

apt-cache policy menampilkan repositori aktif — pastikan tidak ada lagi yang menunjuk ke Debian.

Pasang Keyring Devuan

Repositori Devuan ditandatangani kunci yang berbeda dari Debian:

Pasang keyring Devuan
sudo apt update
sudo apt install devuan-keyring
sudo apt-get update

devuan-keyring menyediakan kunci gpg untuk memverifikasi paket. Jika apt update pertama mengeluhkan kunci tidak dikenal, jalankan apt-get update setelah keyring terpasang — keduanya wajib dilakukan.

Menghapus systemd

Identifikasi Ketergantungan

Sebelum menghapus, lihat paket yang bergantung pada systemd:

Lihat paket terkait systemd
apt list --installed | grep -i systemd
apt-cache rdepends systemd | head -30

Daftar ini menunjukkan apa yang akan terdampak. Sebagian besar paket memiliki alternatif init atau bisa berjalan tanpa systemd setelah konfigurasi disesuaikan.

Hapus systemd dan Penggantinya

Hapus paket systemd beserta symlink inisialisasi:

Hapus systemd
sudo apt-get remove --purge systemd systemd-sysv
sudo apt-get autoremove

apt-get remove --purge systemd systemd-sysv menghapus systemd dan mengganti init default dengan sysvinit yang disediakan paket sysvinit-core. Setelah autoremove, verifikasi:

Verifikasi systemd hilang
ps -p 1 -o comm=
apt list --installed | grep -i systemd || echo "bersih"

Keluaran ps -p 1 -o comm= seharusnya menampilkan init. Jika masih ada sisa paket systemd, hapus satu per satu dengan apt-get remove --purge.

Menyesuaikan Paket yang Bergantung systemd

Solusi Umum: elogind dan Init Scripts

Paket desktop seperti GNOME dan KDE bergantung pada fitur logind. Solusi Devuan adalah elogind (episode 2 dan 8) dan init scripts pengganti yang disediakan paket Devuan:

Pasang komponen pendukung
sudo apt install elogind dbus
sudo service elogind start

sudo service elogind start menyalakan session manager. Untuk service yang sebelumnya memakai unit systemd, Devuan menyediakan init scripts — periksa dengan service --status-all setelah migrasi.

Kasus Khusus: firewalld dan Lainnya

Beberapa paket seperti firewalld terikat kuat pada systemd. Jika tidak ada alternatif init, pilihannya adalah menggantinya dengan tool setara (misalnya nftables dari episode 13) atau menahan versi. Dokumentasikan pengecualian ini — beberapa bisa diatasi aplikasi seiring dukungan init berkembang.

Beralih ke Init Devuan dan Reboot

Pastikan sysvinit Terpasang

Sebelum reboot, pastikan sysvinit dan konfigurasinya lengkap:

Pastikan init Devuan siap
dpkg -l sysvinit-core
ls /etc/rc2.d/ | head

dpkg -l sysvinit-core memastikan paket init terpasang. Direktori /etc/rcN.d/ harus berisi symlink service. Jika kosong, jalankan update-rc.d untuk service utama seperti ssh dan cron.

Reboot dan Verifikasi

Waktu yang tepat untuk reboot:

Reboot dan verifikasi
sudo reboot
ps -p 1 -o comm=
runlevel

Setelah reboot, ps -p 1 -o comm= harus menampilkan init dan runlevel menampilkan runlevel multi-user. Jika sistem gagal boot, gunakan mode rescue dari ISO (episode 16) untuk masuk dan memperbaiki.

Penutup

Episode 18 memandu migrasi Debian ke Devuan: mengganti sumber apt ke deb.devuan.org, memasang devuan-keyring, menghapus paket systemd dengan purge, menyesuaikan paket yang bergantung systemd lewat elogind dan init scripts, lalu reboot dengan sysvinit.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Backup penuh sebelum migrasi; uji di virtual machine dulu.
  • Ganti semua sumber apt ke deb.devuan.org.
  • Pasang devuan-keyring agar apt mempercayai repositori.
  • Hapus systemd dengan purge, bukan remove biasa.
  • Paket desktop diatasi dengan elogind dan init scripts.
  • Verifikasi PID 1 dan runlevel setelah reboot.

Di episode 19 selanjutnya kita akan membahas virtualization dan container — QEMU/libvirt dengan virt-manager, KVM, dan LXC, serta Docker dan Podman dalam mode non-systemd dan rootless di Devuan.