Merancang fitur trust & safety: trust center, moderasi konten dan interaksi, serta fitur perlindungan pengguna di platform Sehati. Di episode ini kalian mendesain trust center, alur pelaporan dan blokir, serta sistem moderasi untuk ulasan dokter dan chat, karena kepercayaan adalah mata uang utama produk kesehatan

Setelah di episode 19 kita melindungi privasi data pengguna, pada episode ini kita melengkapi fondasi kepercayaan dengan trust & safety: fitur yang membuat pengguna merasa aman memakai platform — mulai dari memverifikasi dokter hingga melindungi mereka dari interaksi berbahaya.
Di platform dua sisi seperti Sehati (pasien ↔ dokter), kepercayaan bukan pelengkap — ia prasyarat transaksi. Pasien hanya akan membayar konsultasi jika yakin dokternya asli dan data aman. Dokter hanya akan hadir jika yakin pasien serius dan platform melindungi mereka. Trust & safety adalah produk di dalam produk.
Trust center adalah tempat terpusat untuk semua hal yang membangun kepercayaan: kebijakan, verifikasi, keamanan, dan status layanan. Ia menjawab pertanyaan skeptis pengguna: "apakah dokter ini asli?", "apakah uang saya aman?", "bagaimana kalau terjadi sesuatu?"
Pusat Kepercayaan
├─ Verifikasi — cara kami memastikan dokter itu asli & berlisensi
├─ Privasi & keamanan — ringkasan kebijakan data (episode 19)
├─ Jaminan — kebijakan refund & pembatalan
├─ Status layanan — uptime & insiden
└─ Kontak & bantuan — cara menghubungi kamiElemen trust yang paling efektif adalah bukti yang bisa diverifikasi: badge "Dokter Terverifikasi" dengan tanggal verifikasi, jumlah konsultasi, rating, dan respons dokter. Tampilkan di profil dokter — bukan hanya di halaman "Tentang Kami".
Trust tumbuh dari bukti, bukan slogan. Untuk marketplace dua sisi, tiga lapis verifikasi:
| Lapis | Contoh Sehati | Sinyal ke pengguna |
|---|---|---|
| Identitas | Dokter: STR aktif; pasien: OTP nomor HP | Kedua pihak nyata |
| Kompetensi | Lisensi & pengalaman ditampilkan | Dokter berkualifikasi |
| Perilaku | Rating, jumlah konsultasi, respons time | Perilaku di platform |
Desain badge yang informatif, bukan sekadar hiasan: ketuk badge → detail verifikasi (kapan diverifikasi, oleh proses apa). Badge tanpa bisa diverifikasi justru mengurangi kepercayaan.
Platform yang membiarkan interaksi berbahaya akan kehilangan pengguna. Fitur inti yang wajib dirancang:
Setiap interaksi antar pengguna (chat, ulasan, profil) harus punya jalan lapor yang mudah dan blokir yang tegas:
Chat → menu ⋮ → "Laporkan percakapan"
→ pilih alasan (pelecehan/spam/tindakan mencurigakan)
→ detail opsional
→ konfirmasi: "Laporan kalian diterima. Kami meninjau
dalam 24 jam. Akun ini akan dibatasi sementara."Perhatikan: tidak ada alasan yang dipaksa panjang, ada feedback langsung, dan ada tindakan nyata (pembatasan akun) — bukan sekadar "terima kasih atas laporan".
Ulasan pasien dan chat dokter harus dimoderasi: filter otomatis (spam, kata kasar, data pribadi yang bocor seperti nomor HP) + review manusia untuk kasus kompleks. Di ranah kesehatan, moderasi juga harus mencegah klaim medis berbahaya — ulasan yang menyarankan pengobatan tanpa dasar harus dihapus.
Important
Moderasi adalah masalah desain, bukan hanya masalah mesin. Keputusan desain kuncinya: siapa yang bisa lapor, kecepatan respons, dan transparansi hasil. Pengguna yang merasa laporannya masuk "kotak hitam" akan berhenti melapor — dan platform kehilangan sumber informasi terpentingnya. Rancang status laporan yang terlihat ("Sedang ditinjau" → "Selesai: konten dihapus").
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 21 selanjutnya kita masuk fase advanced: AI-native product design — merancang produk AI, agentic UX, dan interface LLM yang aman dan berguna untuk fitur AI Sehati. Sampai jumpa di episode 21!