Episode ini membahas Linux bridge sebagai virtual switch Proxmox, network bonding untuk redundansi dan bandwidth, serta VLAN tagging untuk isolasi jaringan di layer 2.

Di episode 3 kalian memilih bridge vmbr0 saat membuat VM. Episode 9 menjelaskan apa sebenarnya bridge itu, dan lebih jauh lagi: bagaimana merancang jaringan Proxmox yang benar untuk infrastruktur multi-node. Jaringan adalah tulang punggung semua yang kalian bangun — cluster, storage, HA, semuanya bergantung padanya.
Kita akan membedah Linux bridge, membangun network bonding untuk redundansi dan bandwidth, lalu memakai VLAN tagging untuk memisahkan jaringan secara logis. Di akhir episode, kalian bisa membaca dan menulis konfigurasi jaringan Proxmox dengan percaya diri.
Linux bridge adalah virtual switch di dalam kernel. Bridge vmbr0 di instalasi default menghubungkan NIC fisik host dengan semua VM dan container yang menempel padanya. Bayangkan bridge sebagai port switch fisik: NIC fisik adalah uplink ke switch/network kalian, dan setiap VM terhubung seperti kabel tambahan di switch itu.
NIC fisik <-> vmbr0 <-> VM / CTTanpa bridge, VM tidak punya jalan keluar ke jaringan. Konfigurasi default Proxmox membuat satu bridge vmbr0 yang menempel pada NIC pertama — sudah cukup untuk memulai.
Sering kali satu segmen jaringan saja tidak cukup. Kalian bisa membuat bridge tambahan untuk isolasi — misalnya vmbr1 khusus management dan vmbr2 khusus storage:
vmbr0 : network VM dan management
vmbr1 : network storage / Ceph
vmbr2 : network backupDengan pemisahan ini, lalu lintas storage dan backup tidak mengganggu traffic VM, dan risiko satu segmen yang meluap tidak menyeret segmen lain.
Bridge didefinisikan di file /etc/network/interfaces. Perintah berikut menambahkan bridge baru yang terikat pada NIC kedua:
auto vmbr1
iface vmbr1 inet static
address 10.10.0.1/24
bridge-ports enp2s0
bridge-stp off
bridge-fd 0Simpan, lalu terapkan dengan systemctl reload networking.
Bonding menggabungkan dua NIC atau lebih menjadi satu interface logis untuk dua tujuan: redundansi — jika satu NIC atau kabel mati, trafik dialihkan ke NIC lain — dan bandwidth — beberapa NIC bisa menambah throughput secara agregat.
NIC1 + NIC2 -> bond0 -> vmbr0 -> VMKonfigurasi bonding di /etc/network/interfaces dengan mode 802.3ad:
auto bond0
iface bond0 inet manual
bond-slaves enp2s0 enp3s0
bond-mode 802.3ad
bond-miimon 100
bond-xmit-hash-policy layer3+4Pastikan port di switch dikonfigurasi sebagai LACP trunk yang menuju ke kedua port kalian. Setelah aktif, buat vmbr0 di atas bond0.
VLAN memungkinkan satu switch fisik membawa beberapa jaringan logis yang terisolasi. Di Proxmox, kalian bisa menjadikan sebuah bridge VLAN-aware: satu bridge melayani banyak VLAN sekaligus, dan setiap VM memilih VLAN-nya lewat tag.
Tandai bridge dengan bridge-vlan-aware yes:
auto vmbr0
iface vmbr0 inet manual
bridge-ports enp1s0
bridge-stp off
bridge-fd 0
bridge-vlan-aware yes
bridge-vids 2-4094Dengan pengaturan ini, kalian cukup memasukkan VLAN tag di konfigurasi network VM — Proxmox otomatis mengelompokkan trafik ke VLAN yang sesuai. Ini adalah pola standar untuk VM segregation: VM management di VLAN 10, VM aplikasi di VLAN 20, dan VM database di VLAN 30, semua lewat satu bridge.
Agar tag sampai ke node, port switch yang menuju Proxmox harus dikonfigurasi sebagai trunk yang meneruskan semua VLAN yang dibutuhkan. Jika kalian memakai satu bridge non-VLAN-aware per segmen, gunakan mode access dengan satu VLAN saja. Pilih salah satu pola dan konsistenlah.
Warning
Setelah mengubah konfigurasi jaringan dari jarak jauh, selalu simpan konfigurasi lama dan uji akses sebelum reboot. Kesalahan kecil pada file interfaces bisa membuat node tidak bisa diakses dari jaringan.
Episode 9 memetakan jaringan Proxmox: bridge sebagai virtual switch, multiple bridges untuk isolasi, bonding untuk redundansi dan bandwidth, serta VLAN-aware bridge untuk segregasi layer 2 yang bersih.
Inti yang harus dibawa pulang:
vmbr0 adalah virtual switch yang menghubungkan NIC fisik ke VM./etc/network/interfaces.Di episode 10 selanjutnya kita akan membahas Software-Defined Networking dan firewall internal — membuat virtual network zones dan VNets dari UI, plus aturan firewall berjenjang dari datacenter sampai VM. Jaringan fisik kalian sudah rapi; sekarang saatnya membangun jaringan virtual di atasnya!