Menyerahkan desain yang bisa diimplementasikan tanpa kehilangan detail: Dev Mode Figma untuk developer, spesifikasi ukuran & spacing yang lengkap, ekspor aset, dan dokumentasi yang memutus ambiguitas. Ditutup dengan praktik membuat handoff bersih untuk satu layar Kantongin

Setelah di episode 12 desain sudah bisa diprototipekan dan diuji, pada episode ini kita menyerahkannya ke pihak yang akan membangun: developer. Handoff adalah jembatan antara desain dan kode — dan di jembatan inilah kualitas desain sering "bocor": spacing yang tidak tercatat, warna yang tidak ada di token, aset yang tidak diekspor.
Mengapa handoff perlu dianggap sebagai deliverable desain, bukan pekerjaan admin? Karena developer tidak membaca pikiran. Setiap detail yang tidak terdokumentasi akan diterjemahkan dengan tebakan — dan tebakan berbeda per orang. Handoff yang baik membuat implementasi setia pada desain tanpa developer harus menanyakan ulang hal-hal kecil.
Dev Mode adalah mode Figma khusus developer: developer melihat spesifikasi (size, spacing, fill, radius, font) secara langsung di atas layer, tanpa mengganggu file desain. Yang membuat handoff efektif:
Button/Primary/Default, bukan Frame 47).color.primary), bukan hex acak, sehingga developer bisa memetakan langsung ke design token kode.Beranda, Transaksi, Profile) agar navigasi cepat.Tip
Nama layer yang rapi adalah salah satu investasi handoff termurah. Adopsi konvensi penamaan Komponen/State/Ukuran (misal Button/Primary/Md) sejak episode 6 — developer dan desainer masa depan akan berterima kasih setiap kali membuka file.
Developer butuh angka, bukan perasaan. Satu layar yang siap handoff punya spesifikasi:
Card / Transaksi
background : color.surface #FFFFFF / #171A21
border : 1px color.border radius 12px
padding : space.inset (16px) gap 8px
body : type.body (16px / 1.5 / Medium) color.text.primary
nominal : type.body (16px / 1.5 / SemiBold) color.semantic.success
icon : 20px, ikon kategoriBila semuanya berasal dari token, spesifikasi ini hampir "menulis sendiri" — developer tinggal memetakan ke variabel di kode.
Tidak semua aset bisa dirender dari kode. Ikon kustom, ilustrasi, dan logo perlu diekspor dengan benar:
icon-arrow-right.svg, bukan icon 2 (final) copy.svg).SVG yang diekspor dari Figma harus dicek: bersihkan nama path, pastikan tidak ada style inline yang menyulitkan re-theming, dan ukuran file masuk akal. Ilustrasi kompleks terkadang lebih baik ditangani sebagai komponen atau file terpisah.
Warning
Jangan ekspor screenshot layar sebagai gambar untuk menggantikan komponen. Developer tidak bisa menerapkan state hover pada gambar — mereka butuh elemen asli (teks, button, dsb). Screenshot hanya boleh untuk konteks, bukan untuk "mengganti" desain yang bisa dirakit dari kode.
Bagian handoff yang paling sering dilupakan adalah mendokumentasikan perilaku, bukan hanya tampilan. Hal-hal yang harus tercatat:
Sumber terbaik untuk dokumentasi ini adalah Storybook (episode 9): setiap komponen punya stories untuk tiap state dan kasus tepi — developer membaca perilaku dari kode contoh, bukan dari catatan yang bisa terlewat.
Spec: layout, spacing, dan perilaku responsive layar itu.Pada episode 13 ini, kalian telah menyiapkan handoff yang membuat desain Kantongin diimplementasikan secara setia.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 14 selanjutnya kita akan membahas usability dasar — keterbacaan, affordance, feedback, dan heuristik Nielsen untuk mengevaluasi antarmuka Kantongin. Sampai jumpa di episode 14!