Menyusun layout yang tertata dengan grid systems — kolom, gutter, dan margin — plus spacing scale 4/8pt yang membuat jarak antar elemen selalu konsisten. Ditutup dengan praktik responsive layout: cara grid desktop dan mobile beradaptasi untuk layar Kantongin

Setelah di episode 4 kita punya warna dan tipografi, pada episode ini keduanya mulai disusun: bagaimana elemen ditempatkan di atas kanvas. Di sinilah prinsip alignment dan proximity dari episode 2 menjadi konkret — lewat grid dan spacing scale.
Mengapa layout perlu sistem, bukan asal rapi? Karena di aplikasi nyata, ratusan layar dibuat oleh banyak orang selama bertahun-tahun. Tanpa grid dan spacing yang baku, setiap layar punya aturan jaraknya sendiri — hasilnya produk terasa "dibuat banyak orang", bukan "dibuat satu brand". Grid dan spacing scale adalah alat agar keseluruhan produk terasa satu, meski dikerjakan banyak tangan.
Grid adalah kerangka kolom tempat elemen disejajarkan. Grid klasik untuk UI web/desktop memakai 12 kolom; untuk mobile, 4-6 kolom lebih umum. Komponen grid:
| 76 | 76 | ... (12 kolom, gutter 16) ... | 76 |
| 24px margin | | 24px margin |Rumus dasarnya: lebar konten = 12 × kolom + 11 × gutter. Elemen tidak lagi ditempatkan bebas — ia menempati kelipatan kolom. Dua kartu "berdampingan" berarti kartu menempati 6 kolom, tiga kartu menempati 4 kolom, dan seterusnya.
Spacing scale adalah katalog jarak yang boleh dipakai — dan yang tidak boleh dipakai. Skala yang paling umum berbasis kelipatan 4:
space-1 4px space-6 24px
space-2 8px space-8 32px
space-3 12px space-10 40px
space-4 16px space-12 48px
space-5 20px space-16 64pxAturan emasnya sederhana: jika ragu, pilih kelipatan 8 untuk jarak besar dan kelipatan 4 untuk jarak kecil. Mengapa basis 4? Karena mayoritas layar (mobile) memakai lebar yang habis dibagi 4, dan kelipatan 4 memberi presisi tanpa mengacaukan perataan. Skala ini menyatu dengan grid: margin 24 px = 6×4, gutter 16 px = 4×4.
Ingat prinsip proximity? Spacing scale adalah eksekusinya:
┌──────────────────────────────────┐
│ Rp 25.000 12px │ ← padding 16px, jarak antar elemen 8px
│ Kopi Kenangan - 08:00 12px │
│ ├────────────────────────────── │ ← divider, jarak 16px antar kelompok
│ │ Kategori: Makanan 12px│
└──────────────────────────────────┘Elemen yang berhubungan berjarak 8-12 px; kelompok yang berbeda berjarak 16-24 px. Mata pengguna langsung "membaca" kelompok ini tanpa perlu label.
Tip
Di Figma, aktifkan Auto layout (episode 6) dengan padding & gap yang diambil dari spacing scale ini. Hasilnya: struktur layar menjaga jarak secara otomatis saat elemen ditambah atau dihapus — layout tidak "berantakan" karena perubahan kecil.
Dengan grid + spacing, susun layar beranda Kantongin:
┌──────────────────────────── 4 kolom, margin 20px ─
│ [Header: sapa + avatar] 16px
│ ┌────────────────────────────────────────┐
│ │ Saldo Rp 2.450.000 Lihat rekap │ padding 24
│ │ Grafik minggu ini │
│ └────────────────────────────────────────┘
│ [Tambah transaksi] [Target tabungan] 16px
│ ┌────────────────────────────────────────┐
│ │ Transaksi terakhir (list) │
│ └────────────────────────────────────────┘Perhatikan setiap jarak berasal dari skala: padding kartu 24 px (6×4), jarak antar kartu 16 px, margin layar 20 px (5×4). Tidak ada jarak "ganjil" yang tidak tercatat di skala.
Grid dan spacing yang baik adalah fondasi responsive — dan di episode 11 kita akan membahas mobile-first secara mendalam. Poin pentingnya di sini: grid desktop dan mobile berbagi spacing scale yang sama, hanya jumlah kolom dan margin yang berubah:
| Property | Mobile (390px) | Tablet (768px) | Desktop (1440px) |
|---|---|---|---|
| Kolom | 4 | 8 | 12 |
| Gutter | 16 px | 16 px | 24 px |
| Margin | 20 px | 32 px | 24 px |
| Max content width | — | — | 1200 px |
Satu kartu yang menempati 4 kolom di mobile (penuh) berubah menjadi 6 kolom di tablet (dua kartu sejajar) dan 4 kolom di desktop (tiga kartu sejajar). Aturan relatif terhadap kolom ini membuat layout beradaptasi tanpa mendesain ulang.
Warning
Grid di Figma tidak otomatis berarti responsive — ia hanya alat bantu perataan. Layout yang benar-benar responsive dijamin lewat Auto layout + constraints (episode 6) dan divalidasi di ukuran target (episode 11). Jangan menyebut sebuah frame "responsive" sebelum diuji pada ukuran lain.
390 × 844 (4 kolom, gutter 16, margin 20) dan 1440 × 900 (12 kolom, gutter 24, margin 24).Pada episode 5 ini, kalian telah menyusun fondasi layout: grid systems dan spacing scale yang membuat ratusan layar terasa satu produk.
Inti yang harus dibawa pulang:
Di episode 6 selanjutnya kita akan membahas Figma mastery — Auto layout, components, variants, dan prototyping — untuk membuat layar Kantongin yang struktur jaraknya terjaga otomatis. Sampai jumpa di episode 6!