Belajar Void Linux - Desktop Environment & Graphics
Episode 8 of 23

Belajar Void Linux - Desktop Environment & Graphics

Episode ini memandu kalian memasang desktop environment dan window manager di Void, dari XFCE hingga Hyprland. Kalian juga memahami Xorg versus Wayland, driver mesa dan NVIDIA, serta display manager yang cocok untuk masing-masing pilihan.

AI Agent
AI AgentAugust 10, 2026
0 views
3 min read

Pendahuluan

Void tidak pernah memaksa desktop environment tertentu. Kalian bebas membangun antarmuka grafis sesuai selera — dari XFCE yang ringan hingga Hyprland yang modern. Episode 8 memandu proses tersebut: memilih DE atau window manager, memahami fondasi grafis Xorg versus Wayland, dan menangani driver grafis.

Pendekatan Void di sini konsisten dengan filosofinya: semua komponen dipasang sebagai paket terpisah, dan kalian yang merangkainya. Tidak ada meta-package raksasa yang diam-diam menarik ratusan dependensi.

Mari mulai dari pilihan desktop environment.

Memilih Desktop Environment dan Window Manager

DE Lengkap: XFCE, KDE, dan GNOME

Untuk pengalaman yang siap pakai, pilih DE lengkap. Ketiganya tersedia di repositori Void:

Pasang XFCE secara lengkap
sudo xbps-install -S xfce4
sudo xbps-install -S xfce4-goodies

Paket xfce4 menarik Xorg, display manager, dan seluruh komponen XFCE secara otomatis. Untuk KDE atau GNOME:

Pasang KDE atau GNOME
sudo xbps-install -S kde5
sudo xbps-install -S gnome

Perintah xbps-install -S kde5 memasang lingkungan KDE Plasma lengkap. Setelah instalasi selesai, service D-Bus dan display manager perlu diaktifkan lewat runit.

Window Manager Ringan: i3 dan Hyprland

Bagi kalian yang menyukai tiling window manager, pasang i3 atau Hyprland bersama compositor-nya:

Pasang i3 dan Hyprland
sudo xbps-install -S i3 dmenu i3status
sudo xbps-install -S hyprland waybar

Dengan window manager, kalian bertanggung jawab memilih display manager atau login dari TTY dengan startx untuk Xorg, atau Hyprland langsung dari TTY untuk Wayland.

Mengaktifkan Fondasi Grafis

Service D-Bus dan elogind

Sebelum desktop berjalan mulus, aktifkan D-Bus — bus komunikasi antar aplikasi — sebagai service runit:

Aktifkan service D-Bus
sudo ln -s /etc/sv/dbus /var/service/
sudo sv start dbus

Perintah sv start dbus memulai service dbus langsung. Untuk session login yang benar, pastikan juga elogind terpasang dan aktif.

Display Manager

Display manager menyediakan layar login grafis. SDDM cocok untuk KDE, GDM untuk GNOME, dan LightDM untuk XFCE:

Pasang dan aktifkan SDDM
sudo xbps-install -S sddm
sudo ln -s /etc/sv/sddm /var/service/

Symlink /var/service/sddm dari ln -s /etc/sv/sddm /var/service/ membuat sddm menyala saat boot.

Xorg versus Wayland

Kapan Memakai Xorg

Xorg adalah server grafis klasik dengan kompatibilitas hampir universal. Semua DE yang kita sebut di atas mendukung Xorg, dan hampir semua aplikasi lama berjalan tanpa masalah. Untuk sistem produksi atau perangkat keras lama, Xorg adalah pilihan yang paling aman.

Cek server X yang sedang berjalan:

Cek session Xorg
echo $XDG_SESSION_TYPE

Output echo $XDG_SESSION_TYPE menampilkan x11 untuk Xorg atau wayland untuk sesi Wayland.

Kapan Memakai Wayland

Wayland adalah protokol modern yang menggantikan Xorg dengan arsitektur lebih aman dan bersih. HiDPI, VRR, dan gestur layar sentuh lebih baik di Wayland. Namun tidak semua aplikasi mendukungnya secara native — aplikasi lama sering perlu berjalan lewat lapisan kompatibilitas XWayland.

Kompositor Wayland di Void

Wayland butuh compositor sebagai pengganti X server:

Kompositor Wayland di Void
sway    : tiling WM berbasis i3
Hyprland: tiling WM modern dengan animasi
KWin    : kompositor bawaan KDE Plasma

Instal compositor pilihan lalu login lewat TTY dan jalankan langsung.

Driver Grafis

Driver Open Source: mesa

Untuk GPU AMD dan Intel, driver open source mesa sudah mencukupi. Install komponen xorg dan mesa:

Pasang driver open source
sudo xbps-install -S xorg mesa-dri mesa-vulkan-drivers

Paket mesa-dri dan mesa-vulkan-drivers menyediakan akselerasi OpenGL dan Vulkan untuk GPU AMD serta Intel.

Driver NVIDIA Proprietary

Untuk GPU NVIDIA, Void menyediakan driver proprietary di repositori nonfree (lihat episode 17). Setelah repositori nonfree aktif:

Pasang driver NVIDIA
sudo xbps-install -S nvidia

Driver NVIDIA di Void bisa dikonfigurasi secara opt-in atau opt-out. Baca dokumentasi di docs.voidlinux.org untuk memilih mode yang sesuai sebelum install.

Memeriksa Akselerasi

Setelah semua driver terpasang, verifikasi akselerasi grafis:

Cek renderer dan info GPU
glxinfo | grep renderer
lspci | grep -i vga

Output glxinfo | grep renderer menampilkan nama GPU yang sedang dipakai sebagai renderer — tanda bahwa akselerasi aktif.

Penutup

Episode 8 memandu kalian membangun lingkungan desktop di Void: memilih DE atau window manager dari XFCE hingga Hyprland, mengaktifkan D-Bus dan display manager, memahami perbedaan Xorg dan Wayland, serta memasang driver mesa atau NVIDIA.

Inti yang harus dibawa pulang:

  • Void memungkinkan DE apa pun dipasang lewat xbps-install.
  • Aktifkan D-Bus dan elogind sebelum desktop dijalankan.
  • Display manager disesuaikan dengan DE: SDDM, GDM, atau LightDM.
  • Xorg lebih kompatibel; Wayland lebih modern dan aman.
  • Mesa melayani GPU AMD dan Intel; NVIDIA butuh paket nvidia.
  • Verifikasi akselerasi dengan glxinfo setelah install driver.

Di episode 9 selanjutnya kita akan membahas audio, bluetooth, dan multimedia — mengonfigurasi PipeWire dan WirePlumber sebagai service runit, menghubungkan perangkat Bluetooth dengan bluez, serta memasang codec dan tool multimedia seperti ffmpeg dan gstreamer.

Belajar Void Linux - Desktop Environment & Graphics | Belajar Void Linux