Belajar Zabbix (platform monitoring open source enterprise-grade) dari dasar hingga production-ready: setup environment, sejarah & arsitektur, instalasi server, agent deployment & active/passive monitoring, host host groups & templates, items data collection & preprocessing, triggers events & problem detection, actions media & alerting, dashboards graphs & maps, proxy & distributed monitoring, auto-registration & discovery, data management, monitoring infrastructure network cloud & applications, Zabbix API & automation, authentication RBAC & security, high availability, performance tuning, observability & business metrics, OpenTelemetry & Zabbix 8.0, hingga ekosistem alternatif & refleksi akhir dengan total 23 episode.
Sebelum menyentuh Zabbix, kalian perlu menguasai Linux administration, konsep database relasional, dan dasar networking seperti SNMP dan ICMP. Di episode ini kalian juga menyiapkan environment, menginstall server Zabbix, dan memverifikasi instalasi pertama.

Episode ini mengupas sejarah dan latar belakang lahirnya Zabbix, evolusinya dari rilis 1.0 hingga 8.0 LTS yang membawa OpenTelemetry, serta masalah nyata yang diselesaikannya: monitoring fragmented yang menyatukan collection, storage, visualisasi, dan alerting dalam satu platform.

Episode ini membedah arsitektur Zabbix secara menyeluruh: Zabbix Server, Agent, Proxy, Frontend, Database, dan API. Kalian juga memahami alur data dari collection hingga notifikasi, serta perbedaan mode collection aktif dan pasif.

Episode ini menuntun kalian menyelesaikan instalasi Zabbix server all-in-one: membuat database MySQL, import schema, mengonfigurasi zabbix_server.conf, dan menyelesaikan setup wizard frontend. Di akhir episode, server Zabbix kalian benar-benar hidup.

Episode ini membahas deployment agent Zabbix: menginstall agent2, mengonfigurasi zabbix_agent2.conf, memahami perbedaan agent generasi lama dengan agent2, serta mengetes collection aktif dan pasif dengan zabbix_get dan zabbix_sender.

Episode ini membahas manajemen host di Zabbix: menambahkan host target, menautkan host group untuk organisasi dan permission, serta memanfaatkan template library agar ratusan item dan trigger terpasang otomatis. Kalian juga mengenal HostMetadata untuk auto-registration.

Episode ini membedah item sebagai unit dasar data collection: jenis-jenis item mulai dari agent, SNMP, ICMP, hingga HTTP agent, pemahaman keys dan interval, serta preprocessing untuk menormalkan data mentah dengan JavaScript, JSONPath, dan multiplier.

Episode ini membahas otak dari alerting Zabbix: trigger dengan expression builder, severity levels, dan dependencies. Kalian juga memahami siklus hidup event dari problem hingga recovery, event tags, dan correlation untuk menyaring alarm palsu.

Episode ini membahas alerting end-to-end: action dengan conditions dan operations, media seperti email, webhook, Telegram, dan SMS, serta escalation dan penjadwalan notifikasi agar operator tidak tenggelam dalam alarm palsu.

Episode ini membahas sisi visual Zabbix: merancang dashboard dengan widget graph, gauge, map, dan problem hosts, membuat custom graph, network map untuk topology, serta slideshows dan laporan berkala agar data monitoring mudah dibaca semua pihak.
