Belajar UX Researcher dari dasar hingga production-grade: pre-requisites skill & setup environment, peran & mengapa paling dicari 2026, proses & jenis riset, planning research & research questions, user interview, contextual inquiry & observation, surveys & questionnaires, usability testing moderated & unmoderated, diary studies & longitudinal, quantitative UX & analytics (SUS, SUPR-Q), synthesis & affinity mapping, personas & JTBD, communicating insights, research repository & documentation, ResearchOps, accessibility research, evaluating AI products, statistical thinking untuk riset, research ethics, privacy & data handling, bias dalam riset, AI-powered research tools, advanced qualitative methods, mixed-methods research, behavioral analytics & log analysis, strategic research & roadmap, ekosistem & tren modern 2026, hingga roadmap karir & refleksi akhir dengan total 28 episode.
Sebelum menyentuh tools riset, kalian perlu mengasah empati, rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan komunikasi, lalu menyiapkan tools riset seperti Maze, Dovetail, spreadsheet, dan analytics yang akan dipakai untuk praktik sepanjang series Belajar UX Researcher

Memahami peran UX researcher sebagai jembatan antara data perilaku dan keputusan produk, risiko membangun produk di atas asumsi, serta alasan peran ini menjadi salah satu yang paling dicari di 2026 seiring maraknya AI products yang menuntut riset trust dan transparency

Memahami peta jenis riset UX: kualitatif vs kuantitatif, formative vs summative, generative vs evaluative, serta kerangka memilih metode yang tepat berdasarkan pertanyaan riset, tahap produk, dan sumber daya yang tersedia

Menyusun research plan yang solid untuk WarungNaik: merumuskan research questions yang tajam dan dapat dijawab, membangun hipotesis yang bisa diuji, menentukan strategi sampling yang tepat, serta menyusun timeline, anggaran, dan stakeholder alignment sebelum riset berjalan

Menguasai user interview semi-structured untuk WarungNaik: menyusun interview guide, teknik probing untuk menggali lebih dalam, menghindari leading dan confirmation bias, serta mengubah rekaman menjadi transkrip yang siap di-tagging dan dianalisis

Menguasai observasi lapangan dan contextual inquiry untuk memahami perilaku nyata pemilik warung: teknik field observation, empat prinsip contextual inquiry, ethnography ringan untuk konteks budaya, dan cara mencatat serta menganalisis hasil observasi

Merancang survei yang terukur dan tidak bias untuk WarungNaik: desain pertanyaan yang valid, pemilihan skala (Likert, NPS, semantic differential), teknik menghindari bias survey, serta panduan menargetkan responden dan menginterpretasi hasil

Menguasai usability testing untuk WarungNaik: merancang task scenario yang valid, teknik think-aloud saat sesi moderated, memanfaatkan unmoderated testing dengan Maze, serta mengukur dan melaporkan hasil usability secara konsisten

Menggunakan diary studies dan riset longitudinal untuk memahami perubahan perilaku pemilik warung dari waktu ke waktu: desain studi 1-2 minggu, prompt harian yang efektif, analisis log penggunaan, dan kapan riset sekali jalan tidak cukup

Menguasai UX kuantitatif untuk WarungNaik: mengukur pengalaman dengan SUS dan SUPR-Q, membaca funnel analytics untuk menemukan titik drop-off, serta memahami dasar A/B testing untuk menguji perubahan desain secara terkontrol
